
" Ayo tian'er, ceritakan apa yang terjadi setelah ayah di tahan oleh sekte Bunga Iblis."
" Baik ayah."
Kemudian, Hao Tian mulai menceritakan tentang semua yang terjadi setelah Hao Long menghilang, mulai dari saat Hao Tian dan ibunya yang melarikan diri dan berpisah demi menghindari orang-orang yang mengejar mereka.
Dan juga bergabungnya sekte Taring Serigala dan sekte beruang putih ke aliran hitam setelah penyerangan mereka terhadap sekte gunung cahaya.
Ia juga menceritakan dimana ia mendirikan paviliun cahaya bulan dengan bantuan beberapa pendekar pengelana dan anak-anak panti asuhan yang ia ajari ilmu bela diri. Serta memberitahukan tentang ibunya dan adiknya yang saat ini berada di gunung perawan.
" Syukurlah, keadaan ibumu dan adikmu baik-baik saja setelah melewati masa-masa sulit ini."
" Ia ayah."
" Tapi aku tidak menyangka kalau tian'er akan bisa mendirikan sebuah sektenya sendiri, aku bangga padamu nak." Hao long tidak menyembunyikan rasa senangnya tentang pencapaian Hao Tian.
" Hehe, itu bukan hanya saya yang mendirikan paviliun ayah, tapi aku juga dibantu oleh yang lainnya juga." Ucapnya sambil menggaruk-garuk belakang lehernya sambil tersenyum malu.
" Tapi itu tetap saja sudah bagus nak. Ditambah kamu juga sudah berda ditahap pendekar raja di usia semuda ini, ini sungguh membuat ayah bangga. Kakekmu pasti juga akan sangat bangga padamu." Hao Long masih larut dalam kebahagiaan namun di kalimat terakhirnya ia merendahkan suaranya seakan ada sesuatu rasa penyesalan dan sedih di dalamnya.
" Hehe, ia ayah." Hao Tian tidak menceritakan kalau ia sebenarnya adalah seorang pendekar kaisar pada ayahnya, dan sebagai gantinya ia mengatakan kalau ia sudah berada di tahap pendekar raja. Dan tentu Hao long percaya begitu saja dengan perkataan Hao Tian.
" Ayah, aku ingin tahu tentang ayah yang di tahan oleh sekte Bunga Iblis selama ini, dan apa yang ingin mereka inginkan sampai mereka tidak membunuh ayah dan hanya menahan ayah disini." Ucap Hao Tian dengan nada serius. Semua anggota dari sekte gunung cahaya telah terbunuh, kecuali Hao Long dan orang-orang yang berhasil melarikan diri termasuk Hao Tian dan ibunya yang berhasil melarikan diri saat itu.
__ADS_1
Hao Tian menduga kalau penyerangan Sekte Bunga Iblis, Taring Serigala, dan beruang putih, tidak hanya semata-mata hanya untuk menyingkirkan sekte gunung cahaya dan mengambil ribuan tanaman bunga tujuh warna yang sangat berharga, namun ada sesuatu yang lain yang mereka inginkan namun belum mereka dapatkan, sehingga ayah Hao Tian masih tetap dibiarkan hidup.
" Tapi ini mungkin tidak cerita yang menyenangkan tian'er."
" Tidak apa-apa ayah, aku sudah bukan anak yang tidak berdaya lagi. Aku sudah cukup kuat membela diri jika terjadi sesuatu."
Hao Long berbikir beberapa saat sebelum menceritakan semuanya, ia menceritakan setelah ia di kalahkan, ia dibawa ke beberapa tempat dimana ia tahan. Dan selama ia ditahan, ia selalu di tanya tentang pusaka milik gunung cahaya padanya yang sebelumnya ia berikan pada Hao Tian.
Namun Hao Long selalu tidak mau menjawab pertanyaan mereka sehingga selalu berakhir dengan penyiksaan yang dia terima.
Kemudian ia mulai bertemu dengan seseorang yang di panggil oleh pemimpin Bunga Iblis dengan nama tuan Xuan yang sepertinya sangat menginginkan pusaka milik gunung cahaya dimana orang itu juga menanyakan pertanyaan yang sama namun Hao Long tetap pada pendiriannya.
Hingga pada akhirnya tuan Xuan yang sudah kehilangan kesabarannya dan memukul Hao Long sampai membuatnya terluka parah. Beberapa urat nadinya terputus sehingga tenaga dalamnya rusak dan membuat ia tidak bisa lagi menjadi seorang pendekar.
Hao Long juga hanya tertunduk diam dengan apa yang sudah terjadi, dan hanya bisa menyesalkan.
" Maksud pusaka yang mereka tanyakan, apakah kalung ini yang ayah pernah berikan." Hao Tian memperlihatkan sebuah kalung yang terikat di lehernya yang tertutupi pakaiannya.
" Itu benar nak, sepertinya ada sebuah rahasia yang tersembunyi di dalam pusaka ini dan hanya mereka yang tahu rahasia apa itu."
' mungkin mereka mencari kalung ini demi membuka makam tuan Ming Feng, tapi bagaimana bisa mereka tahu tentang rahasia pusaka ini sedangkan gunung cahaya yang memilikinya sama sekali tidak mengetahuinya.' ucap Hao Tian dalam hatinya.
Cerita Hao Long perlahan mulai menjawab penyebab sebenarnya gunung cahaya diserang oleh tiga sekte besar.
__ADS_1
" Lalu ayah, orang yang bernama tuan Xuan ini apakah ayah tahu tentang dirinya?"
" Aku tidak tahu, dan sepertinya ia bukan juga bagian dari ketiga sekte yang menyerang gunung cahaya sebab aku belum pernah melihat orang ini sebelumnya."
' mungkin dia adalah dalang di balik penyerangan Sekte Gunung Cahaya, jika begitu maka ada pihak dari luar yang terlibat di dalamnya.' ungkap dalam hati Hao Tian sambil berpikir sejenak.
" Jadi maksud ayah, ada dalang yang menyebabkan penyerangan pada gunung cahaya dan dalang itu bukan dari ketiga sekte yang menyerang tapi dari luar dan orang itu adalah orang yang dipanggil dengan nama tuan Xuan." Ungkap Hao Tian.
" Ayah tidak begitu yakin, tapi kemungkinan besar memang seperti itu." Balas Hao Long.
Kemudian mereka mulai berpikir beberapa saat sehingga mereka masih terdiam dengan semua kemungkinan itu.
" Kita bisa nanti mencari tahu mengenai hal ini, lebih baik kita istirahat dulu karena besok kita akan pergi ke Sekte Gunung Perawan dan bertemu dengan ibu dan adikmu." Ungkap Hao long yang memecah kesunyian dengan tersenyum lembut pada Hao Tian.
" Baik ayah."
****
Di dalam sebuah bangunan besar terlihat ada sebuah meja besar dan beberapa kursi yang mengelilinginya. Dari kursi ada diisi semua oleh orang-orang yang memiliki aura yang sangat kuat.
" Baiklah, karena semua orang sudah ada disini maka kita mulai saja pertemuan ini. Pertemuan ini terjadi karena ada beberapa informasi penting yang baru saja kami terima. Kalau begitu silahkan GUI Yao kamu sampaikan."
" Terima kasih ketua." Pria yang dipanggil kemudian berdiri, pria itu terlihat hanya memiliki satu tangan, dan orang itu tidak lain adalah GUI Yao yang pernah melawan Hao Tian dan membuatnya kehilangan satu tangannya.
__ADS_1