
Di sebuah gunung terdapat seorang pemuda yang berdiri sambil memandang pemandangan dari atas gunung. Pemuda itu terlihat cukup tampan dan memiliki tubuh yang tegap dengan tinggi kurang dari 170 cm. Ia memakai pakaian putih dengan sedikit corak berwarna merah sehingga ia terlihat elegan.
Pemuda itu tidak lain adalah Hao Tian. Saat ini sudah berlalu dua tahun sejak insiden Huo Xiuying yang hilang kendali, semenjak itu perkembangan paviliun cahaya bulan sudah berkembang pesat. Ada lebih dua ratus cabang yang telah berdiri di seluruh kekaisaran song.
Paviliun cahaya bulan bergerak di bidang perdagangan, seperti menjual, pakaian, dari pakaian yang sederhana sampai pakaian yang biasa di pakai oleh seorang bangsawan. Kemudian mereka menjual senjata, dari senjata tingkat dasar sampai tingkat tinggi. Kemudian ada garam, gula, teh, kopi, dan lainnya.
Namun yang paling banyak di minati adalah gula, garam, teh dan kopi dikarenakan sulitnya bahan tersebut di dapatkan. Pada awalnya untuk mendapatkan garam, gula, teh dan kopi kekaisaran song harus membelinya di Kekaisaran lain dengan harga tinggi sehingga hanya beberapa keluarga bangsawan saja yang bisa mendapatkannya.
Namun setelah paviliun cahaya bulan berhasil memproduksinya, kebutuhan kekaisaran song ke kekaisaran lain mengenai barang tersebut segera lenyap. Paviliun cahaya bulan menjual barang tersebut dengan harga setengah dari harga yang di tetapkan oleh penjual dari kekaisaran lain, sehingga harganya terjangkau bahkan untuk rakyat biasa.
Oleh sebab itu dalam dua tahun ini paviliun cahaya bulan sudah menjadi salah satu toko dagang terbesar di kekaisaran song dan sangat di hormati oleh banyak kalangan rakyat biasa, pendekar, maupun bangsawan.
Tidak hanya itu para anak-anak yang di latih di paviliun cahaya bulan tumbuh menjadi pendekar yang cukup hebat. Walaupun masih ada yang berada di tahap pendekar tingkat dasar namun kebanyakan sudah di tahap pendekar menengah bahkan sudah ada puluhan anak berada di tahap pendekar tingkat tinggi. Di tambah jumlah keseluruhan mereka yang lebih dari 10.000 orang di mana biasanya di suatu sekte paling banyak itu berjumlah 5.000 orang, membuat semakin kuat paviliun cahaya bulan memantapkan pondasi atau kedudukan mereka di kekaisaran song.
Namun karena inilah banyak yang mulai memperhatikan kegiatan dari paviliun cahaya bulan mulai dari para bangsawan dan para pendekar. Namun walaupun ada yang memiliki niat buruk baik itu ingin menghancurkan atau menguasai dari paviliun cahaya bulan namun mereka tidak berani bertindak gegabah.
__ADS_1
Walaupun paviliun cahaya bulan tidak banyak memiliki pendekar yang bisa membuat sekte tingkat tinggi takut tapi mereka curiga kalau yang ada keberadaan seseorang yang kuat yang mendukung paviliun cahaya bulan dari belakang yang membuat paviliun cahaya bulan sebesar sekarang ini. sehingga mereka masih tetap tidak mengambil tindakan sampai sekarang dan hanya mengawasi paviliun dari kejauhan.
Tapi kenyataannya kecurigaan mereka salah. Tidak ada seorangpun yang kuat dan mendukung paviliun cahaya bulan dari belakang. Itu hanyalah rumor yang sengaja di sebarkan atas ide Long Xuan untuk mengelabui orang yang berniat jahat pada paviliun.
Dan bagusnya ide ini berhasil, karena sampai sekarang tidak ada tindakan agresif dari pihak manapun dalam menguasai atau menghancurkan Paviliun cahaya bulan. Mereka hanya bisa memantau dari jauh sehingga sampai sekarang paviliun masih tetap aman-aman saja.
Beberapa saat kemudial sesosok berbaju hitam muncul di belakang Hao Tian kemudian menyapanya." Kakak Hao, aku sudah mendapatkan informasi tentang ayah anda. Ia sekarang berada di salah satu markas sekte bunga iblis di hutan bambu merah."
Sesosok hitam itu tidak lain adalah kojiro. Ia bertugas sebagai pengumpul informasi bagi paviliun cahaya bulan. Dan ada puluhan anak yang berada di bawah pimpinan kojiro dalam membantunya mengumpulkan informasi.
" Benarkah? Baguslah. dengan begini aku bisa membebaskan ayahku dari sekte bunga iblis. Kerja bagus kojiro, bagus sekali." Mendengar itu Hao Tian langsung berjalan ke arah kojiro dan memegang kedua pundaknya. Terlihat Hao Tian sangat senang dan antusias dengan berita yang baru saja ia dengar.
" Tentu saja kakak Hao, ini sudah menjadi tugasku sebagai pengumpul informasi."
Selama dua tahun ini juga Hao Tian mencari informasi tentang ayahnya di karenakan keberadaannya yang masih tidak di temukan. Sedangkan ibunya baik-baik saja walaupun terkadang kondisinya sedikit mengkhawatirkan dikarenakan beban pikirannya selama ini namun sejauh ini masih baik-baik saja.
__ADS_1
Sebenarnya ingin segera menemui ibunya namun menurutnya ini belum waktunya. Ia berniat akan menjenguk ibunya segera setelah ia berhasil membebaskan ayahnya dan mempertemukan mereka keduanya.
Oleh karena itu ia menahan keinginannya itu, tapi sekarang setelah ia mendapat informasi tentang ayahnya maka ia merasa akan tidak lama lagi keluarga mereka bersatu.
" Kalau begitu sampaikan ini pada bibi Yu, bibi Huo, dan paman Long tentang hal ini. Dan katakan pada mereka kalau aku akan langsung berangkat sendiri untuk membebaskan ayahku jadi mereka tidak perlu mengkhawatirkan aku."
" Cukup jaga paviliun saat aku pergi, dan berhati-hatilah. Karena kita masih di awasi oleh orang-orang itu." Ucap Hao Tian dan kemudian melepaskan kedua tangannya dari bahu kojiro.
" Baik kakak Hao, aku akan segera menyampaikan hal ini. Jadi kakak tidak perlu khawatir, fokus saja dalam menyelamatkan paman. Urusan paviliun akan kami tangani."
Tidak berbeda dengan kojiro, anak lainnya seperti Rin, Xu Kai, Long Fei, dan Huo Xiuying juga berkembang pesat ilmu bela dirinya. Mereka yang dulunya adalah hanya pendekar tingkat tinggi sekarang sudah berhasil menerobos ke tahap pendekar ahli.
Tidak hanya itu, long xuan dan Huo Yu juga berhasil meningkatkan ilmu bela diri mereka yang tadinya mereka hanyalah pendekar ahli tapi sekarang mereka telah berhasil menjadi pendekar raja.
Karena hal ini membuat kedalaman kekuatan dari paviliun cahaya bulan setidaknya sudah setara dengan sekte menengah. Oleh karena itu Hao Tian tidak terlalu khawatir dengan keadaan paviliun saat ia pergi nanti.
__ADS_1
" Baguslah, kalau begitu aku pergi." Setelah itu Hao Tian langsung bergerak menuju ke tujuannya, yaitu markas sekte bunga iblis di hutan bambu merah.