Legenda Hao Tian

Legenda Hao Tian
Ch. 80 paman Dao


__ADS_3

Jauh di dalam hutan, terdapat sebuah gua yang di tinggali oleh empat orang, namun tiga dari mereka sedang terbaring tak sadarkan diri dan dua dari mereka di balut dengan perban yang menunjukkan kalau mereka sedang terluka dan sekarang sudah diobati.


Sedangkan satu orangnya sedang duduk di sebuah batu dan sambil menatap api di depannya. Orang itu tidak lain adalah pria yang menyelamatkan Xue Yun dan lainnya dari kematian. Dan tiga lainnya adalah Xue Yun, Hao Tian, dan Hao Long yang masih tak sadarkan diri.


Setelah berhasil menolong Hao Tian, pria itu kemudian membawanya ke tempat Xue Yun dan Hao Long tak sadarkan diri. Ia kemudian mengeluarkan sebuah tali dan mengikat tubuh Hao long di punggungnya dan Xue Yun di dadanya sedangkan Hao Tian ia angkat menggunakan salah satu tangannya.


Pria itu kemudian membawa mereka pergi jauh dari sana, setelah ia rasa sudah cukup jauh dari tempat mereka sebelumnya, ia kemudian mencari tempat untuk beristirahat dan menemukan sebuah gua. Disitu ia memutuskan untuk beristirahat dan memasukinya.


Pria itu kemudian meletakkan Hao Tian dan lainnya di tanah, " sebenarnya mereka ini siapa? Dan kenapa nona Xue Yun terlibat dengan orang-orang ini hingga membuat dirinya dalam bahaya." Pria itu bergumam pelan sambil menatap Hao Tian dan Hao Long yang tidak ia kenal.


Setelah itu ia memutuskan untuk bermalam di dalam gua sambil menunggu ketiganya sadarkan diri dan memulihkan luka mereka.


Setelah satu hari kemudian dan hari berganti malam, tiba-tiba suara rintihan terdengar dari seseorang. Mendengar itu pria itu kemudian berbalik dan ternyata Xue Yun sudah mulai sadar dan membuka matanya.


Pria itu kemudian dengan cepat, mendekat dan memegang salah satu tangan Xue Yun, " nona Xue Yun syukurlah anda telah sadar, saya sangat mengkhawatirkan anda selama ini." Ucap pria itu dan menghela nafas lega.


" Paman Dao itu anda? Kita ada dimana sekarang?" Ucap Xue Yun dengan suara pelan dengan wajah yang masih pucat.


" Iya nona, ini aku. Sebenarnya apa yang terjadi nona? Bagaimana bisa nona bertarung dengan seorang pendekar raja? Itu sangat berbahaya nona, bahkan bisa membuat anda mati dengan begitu mudahnya. Untung saja aku bisa datang tepat waktu jika tidak maka sesuatu yang buruk akan terjadi pada anda." Pria itu bernama Xue Dao, ia adalah seorang pendekar yang berasal dari sekte yang sama dengan Xue Yun.


Setelah mendengar perkataan Xue Dao, Xue Yun kemudian mulai mengingat kembali kejadian yang dialaminya. Ia mengingat kalau ia sedang berhadapan dengan Xie lu dan melihat Hao Long yang tergeletak tak sadarkan diri, ia juga mengingat kalau Hao Tian masih bertarung dengan Jie Shi dan Yu Nuren.


Setelah mengingat semua itu, ia langsung mencoba menggerakkan tubuhnya dan berusaha bangun, " Hao Tian, paman Hao, aku harus mencari mereka, aarrrgg." Namun saat ia mencoba bangun, ia tiba-tiba merasakan sakit di dadanya.

__ADS_1


Melihat itu, Xue Dao langsung mencoba menghentikan Xue Yun yang mencoba bangun, " nona, tolong jangan bergerak dahulu, tubuh anda masih terluka saat ini."


" Tapi paman Hao Tian saat ini sedang bertarung dengan orang-orang itu dan juga paman Hao juga aku harus aku selamatkan." Ucap Xue Yun dengan wajah cemas.


" Maksud nona, kedua pria yang bersama anda? Mereka berdua ada di belakang anda sekarang." Ucapnya sambil menunjuk ke arah belakang.


Mendengar itu, Xue Yun mulai membalikkan wajahnya dan melihat Hao Tian dan Hao Long yang terbaring tak sadarkan diri dan tubuh mereka yang sudah di perban." Oh, syukur, mereka selamat." Melihat mereka yang baik-baik saja sontak membuat Xue Yun bernafas lega dan kemudian kembali lagi berbaring seperti semula.


Melihat Xue Yun yang mengkhawatirkan kondisi Hao Tian dan Hao Long membuatnya bertanya-tanya. " Nona Xue Yun, siapa mereka? Apakah mereka teman anda?" Ungkap Xue Dao dengan penasaran.


" Heh, pria yang terlihat muda itu adalah temanku sekaligus orang yang menyelamatkan aku saat aku di serang oleh orang tak dikenal."


" Apa! Diserang? Kenapa bisa itu terjadi? Sebenarnya apa yang dilakukan Xue muzhang? Bagaimana bisa ia membiarkan masalah besar itu terjadi pada anda." Ucap Xue Dao dengan wajah kesal.


" Tenang paman, ini bukan kesalahan guru, ini kesalahanku. Waktu itu aku dengan ceroboh dan tanpa memberitahu guru kalau aku akan ke hutan dan berlatih disana."


" Tenang paman, itu sudah berlalu yang penting aku masih hidup sehat-sehat saja." Mendengar perkataan Xue Yun, Xue Dao mengangguk dan tidak akan mempermasalahkan itu lagi karena sudah diyakinkan oleh Xue Yun.


" Jadi pria itu yang menyelamatkan Anda?" Ucap Xue Dao sambil menunjuk ke arah Hao Tian.


" Benar paman, dia adalah Hao Tian. Jika saja dia tidak membantu waktu itu maka mungkin paman tidak bisa melihat aku berbicara lagi." Ungkap Xue Yun sambil tersenyum.


" Baguslah, tapi kenapa anda terlibat dengan orang-orang yang hampir saja membunuh Anda?"

__ADS_1


" Ah, waktu itu Hao Tian bercerita kalau ayahnya sedang di tahan oleh salah satu sekte disini dan ia sekarang berusaha mencari ayahnya dan membebaskannya. Mendengar itu, aku ingin membantunya karena telah menolong aku sebelumnya. Bukankah paman yang mengajarkanku untuk membalas 10 kali lipat perbuatan yang orang lain lakukan pada kita, baik itu buruk maupun baik."


" Tapi nona, bukan dengan cara terlibat dengan masalah yang bisa membuat anda dalam bahaya. Bagaimana nona bisa bertarung dengan seorang pendekar raja sedangkan anda sendiri adalah pendekar ahli. Jika saja aku terlambat sedetik saja maka anda sudah benar-benar terbunuh." Ungkap Xue Dao sambil menekan wajah frustrasinya.


" Tenag saja paman, bukankah aku baik-baik saja sekarang, tidak terjadi apa-apa" ungkap Xue Yun dengan santai. Mendengar perkataan Xue Yun, Xue Dao juga tidak membantah lagi.


" Oh ia paman, apakah anda sudah bertemu dengan guruku? Dan bagaimana bisa paman ada di kekaisaran ini?" Ucap Xue Yun dengan penasaran.


" Aku ditugaskan ayahmu untuk mengawasimu, karena setelah anda pergi, ayah nona tidak bisa tidur dengan nyenyak, ia masih khawatir dengan nona walaupun sudah ada Xue muzhang yang sudah ada menemani perjalanan anda namun ia masih khawatir."


" Dan aku sudah menemui Xue muzhang tapi melihat anda yang tidak anda disana membuat aku bergegas pergi dan melacak keberadaan anda."


" Jadi begitu," ungkap Xue Yun, setelah berpikir, ia kemudian teringat sesuatu dan ingin meminta pendapat Xue Dao. " Paman, kurasa orang yang yang mencoba membunuh aku di hutan waktu aku pergi untuk berlatih adalah suruhan seseorang dan kemungkinan itu suruhan dari seseorang yang berasal dari sekte kita."


" A..apa maksud nona? Maksud anda ada orang yang sengaja mengincar anda? Terlebih lagi orang dari sekte kita?" Kali ini ekspresi wajah Xue Dao lebih terkejut lagi dari sebelumnya.


" Benar paman, saat aku sudah berhasil dipojokkan oleh para bandit itu, tiba-tiba mereka menyuruhku menyerahkan ilmu bela diri yang diberikan oleh tetua Sekte padaku."


" Hal ini membuat aku bertanya-tanya, kenapa mereka bisa tahu kalau aku menerima ilmu bela diri dari tetua sedangkan yang mengetahui hal itu hanya orang-orang penting dari sekte kita, sehingga aku pikir mereka adalah seorang pembunuh yang diutus untuk menyingkirkan aku dan mengambil dan merenbut ilmu bela yang telah aku terima." Ungkap Xue Yun dengan wajah serius.


" Jika memang seperti itu, maka besar kecurigaan nona benar, mungkin alasan ayah anda mengirim saya karena sudah memprediksi kalau hal ini akan terjadi." Jawab Xue Dao.


" Kalau begitu kita harus segera meninggalkan kekaisaran ini dan segera berkumpul dengan Xue muzhang dan lainnya setelah itu kita akan langsung pergi menuju sekte." Lanjut Xue Dao.

__ADS_1


" T..tapi bagaimana dengan Hao Tian dan paman Hao? Mereka masih tak sadarkan diri."


Xue Dao kemudian berbikir beberapa saat kemudian membuka mulutnya, " kalau begitu kita akan menunggunya beberapa hari dan menyembuhkan mereka dan setelah itu baru kita akan pergi, bagaimana?" Mendengar itu Xue Yun juga mengangguk setuju.


__ADS_2