Legenda Hao Tian

Legenda Hao Tian
ch. 68 segera


__ADS_3

Setibanya Hao Tian di paviliun cahaya bulan, terlihat cukup banyak pengunjung di dalam paviliun. Itu dikarenakan paviliun cahaya bulan yang menjual bahan yang sangat di minati oleh masyarakat luas.


Dari mulai pakaian, senjata, gula, garam, dan lainnya. Jika ada orang yang ingin mencari sesuatu maka mereka pasti akan terlebih dulu mampir ke Paviliun cahaya bulan.


Para bangsawan juga tidak terlepas dari ketergantungan pada produk paviliun cahaya bulan, terutama kebutuhan akan pakaian, dimana mereka akan membeli pakaian atau memesan pakaian ke paviliun cahaya bulan.


Dari segi kualitas bahan pakaian terbuat dari bahan yang nyaman dan memiliki berbagai macam motif unik dan khas.


Pakaian yang paling mahal adalah kain yang terbuat dari kain sutra dan di jahit dengan sangat rapi dan sangat hati-hati.


Saat Hao Tian masih melihat-lihat sekeliling, ia langsung di hampiri oleh salah satu pelayan yang melihat kedatangannya.


" Permisi tuan, apa ada sesuatu yang anda butuhkan?"


" Apakah ada pengurus paviliun ini?"


" Ada tuan, tapi sekarang dia sedang sibuk. Jika ada sesuatu yang anda butuhkan maka cukup dengan saya, saya bisa menunjukkan bahan-bahan yang berkualitas yang anda butuhkan."


" Tidak, aku tidak ingin membeli sesuatu di sini, tolong temui pengurus paviliun dan bilang kalau bulan purnama ingin bertemu dengannya."

__ADS_1


Mendengar itu pelayan tersebut terkejut beberapa saat namun ia kembali tenang." Baik tuan, tolong ikuti saya." Pelayan yang telah mendengar kode dari Hao Tian yang berarti seorang petinggi dari paviliun cahaya bulan yang sedang meminta untuk bertemu. Oleh karena pelayan itu langsung membawa Hao Tian ke dalam untuk menemui pengurus paviliun.


Setelah memasuki beberapa pintu, akhirnya mereka tiba di suatu ruangan kosong yang hanya berisikan meja dan dua kursi." Tunggu disini tuan, saya akan segera membawa pengurus paviliun ke sini."


Hao Tian mengangguk dan pelayan itu berjalan keluar. Tak berselang lama ada suara langkah kaki yang menuju ke ruangan di mana Hao Tian berada.


Pintu kemudian terbuka dan memperlihatkan seorang wanita yang terlihat empat puluh tahunan dan berpakaian serba putih. " Maaf tuan karena telah membuat anda menunggu lama."


" Lupakan semua acara basa-basinya, kita langsung saja ke intinya. Apakah informasi yang aku minta telah ada?"


" Sudah tuan, saya telah menyiapkan semuanya. Informasi tentang GUI Yao adalah ia terakhir terlihat di kota shui dan bertemu dengan seseorang yang belum di ketahui identitasnya namun besar kemungkinan kalau orang itu adalah rekannya. Mereka kemudian pergi ke esokan harinya namun orang yang kita utus untuk mengikuti mereka kehilangan jejak keduanya sehingga sekarang kita tidak mengetahui keberadaan mereka."


' jika benar kalau GUI Yao bertemu dengan seseorang yang merupakan rekannya maka pasti tidak butuh waktu lama informasi tentang diriku akan segera tersebar di kalangan sekte bunga iblis. Jika itu terjadi, maka bisa saja ayahku di pindahkan ke tempat lain demi menghindari aku menemukan ayahku.'


' walaupun ini masih perkiraan namun aku tidak boleh menyepelekan hal ini, jika aku sampai kehilangan jejak ayahku maka akan butuh waktu lama lagi untuk menemukannya. Jadi lebih baik aku mempercepat proses dalam membebaskan ayahku dari pada terjadi sesuatu yang tidak diinginkan.' Hao Tian berbicara dalam hatinya dan memilah-milah dalam melakukan tindakan kedepannya.


" Perluas pencarian GUI Yao dan jika sudah menemukannya segera hubungi aku, dan tetap awasi sekte bunga iblis serta tempat dimana Hao Long ditawan. Jika ada pergerakan yang aneh segera hubungi aku lewat burung gagak pengirim pesan."


" Baik tuan, saya akan melaksanakan perintah anda."

__ADS_1


" Bagus, kalau begitu aku akan pergi."


" Semoga anda baik-baik." Ucap wanita itu sambil menundukkan kepalanya ke arah Hao Tian yang sudah mulai berjalan ke luar dari paviliun.


Setelah ia keluar dari paviliun, ia segera berjalan dengan sedikit lebih cepat dari biasanya dan ia menuju ke tempat dimana penginapannya berada.


Tak berselang lama, Hao Tian akhirnya tiba di penginapan dan memasukinya, terlihat Xue Yun sedang makan di salah satu meja.


Melihat itu, Hao Tian berjalan menemuinya. " Percepat makanmu, kita akan langsung berangkat hari ini."


" Apa? Sekarang? Kenapa tiba-tiba seperti ini? Apa terjadi sesuatu?" Ucap Xue Yun dengan mulut yang masih penuh dengan makanan.


";Sudah, jangan banyak tanya, cepat berdiri dan bersiap-siap untuk pergi."


" Apa kamu tidak bisa menunggu aku selesai makan."


" Jika kamu masih tetap disini, maka aku akan pergi sendiri." Setelah itu Hao Tian mulai kembali berjalan ke arah tempat kamarnya mereka.


Melihat Hao Tian yang pergi dengan terburu-buru sentak membuat Xue Yun berdiri dan memanggilnya namun Hao Tian tidak menggubris dan terus berjalan.

__ADS_1


Melihat itu, Xue Yun juga sedikit bingung sesaat, ia mulai menatap makanannya yang masih tersisa selama beberapa detik namun ia berbalik dan mengejar Hao Tian. " Sial, Hao Tian tunggu aku, aku juga akan pergi."


__ADS_2