Legenda Hao Tian

Legenda Hao Tian
Ch. 86 rumah lelang 2


__ADS_3

Setelah matahari terbit, Hao Tian dan Hao Long turun dari ruangan mereka dan bersama-sama menuju ke lantai satu satu untuk sarapan pagi.


" Ayah kita makan terlebih dahulu sebelum pergi ke pelelangan, Lagi pula pelelangan belum akan di mulai sekarang. Aku sudah bertanya kepada pelayan di sini, kalau pelelangan akan di mulai sekitar satu jam lagi, jadi lebih baik kita makan terlebih dahulu sambil menunggu." Ucap Hao Tian.


" Oh, jadi begitu."


Mereka berdua kemudian menuju ke sebuah meja kosong dan mulai memesan makanan. Beberapa menit kemudian mereka telah selesai makan dan kemudian bersiap untuk segera pergi ke pelelangan.


" Ayo ayah kita pergi." Ungkap Hao Tian sambil menatap ayahnya dan ayahnya juga mengangguk setuju.


Mereka berdua kemudian mulai berjalan keluar dari penginapan kemudian menuju ke tempat pelelangan diadakan.


Tak lama kemudian, setelah berjalan beberapa menit, akhirnya mereka sampai ke sebuah bangunan tiga lantai yang tampak mewah di lihat dari luarnya saja.


" Kurasa sudah ini tempat pelelangannya."


" Sepertinya begitu ayah."


Bangunan itu terlihat banyak dipadati oleh orang-orang, baik yang terlihat memakai pakaian sederhana ataupun mewah. Dan sebagian besar dari yang datang adalah para pendekar. Bangunan itu nampak di jaga oleh empat pemuda yang semuanya adalah pendekar ahli.

__ADS_1


" Sebaiknya kita masuk sekarang sebelum semua kursi penuh, jika itu terjadi maka kita tidak akan diijinkan masuk." Ungkap Hao long sambil menatap Hao Tian yang masih diam ditempatnya.


" Iya ayah, tapi sebelum itu ayo kita ke tempat itu terlebih dahulu." Hao Tian tersenyum sambil menunjuk ke arah para pedagang yang berjualan di pinggir jalan tidak jauh dari mereka.


" Apakah kamu ingin membeli sesuatu dulu nak?" Ungkap Hao long dengan nada bingung.


" Iya ayah, kita akan membeli topeng terlebih dahulu supaya identitas kita tidak di ketahui. Ayah baru saja keluar dari kurungan Sekte Bunga Iblis dan pasti mereka sedang mencari-cari ayah sekarang, jadi kita harus berhati-hati di dalam keramaian. Apalagi di sebuah pelelangan yang akan menarik banyak orang baik itu dari pendekar aliran putih, maupun hitam."


" Oh benar, kenapa aku tidak memikirkan hal itu, kalau begitu ayo kita pergi mencari topeng secepatnya."


Mereka berdua kemudian berjalan ke salah satu pedagang yang terlihat menjual topeng dari berbagai bentuk wajah hewan dan lainnya, dari singa, monyet, serigala, beruang, dan lain sebagainya.


" Sepertinya kalian bukan dari kota sini, pasti kalian datang ke kota ini untuk menghadiri pelelangan, jika benar maka lebih baik kalian membeli topengku untuk melindungi identitas kalian jika tidak, kalian bisa di targetkan oleh seseorang setelah membeli barang berharga dari pelelangan." Ungkap penjual topeng saat melihat Hao Tian dan Hao Long mendekat ke tempatnya.


" Harga setiap topeng murah saja tuan, itu hanya 10 koin perunggu."


" Baiklah, berikan kami dua." Hao Tian kemudian memberikan 20 koin perunggu kepada penjual itu yang diterimanya dengan senang hati.


" Hehe, silahkan Tuan pilih sendiri, yang mana akan anda pakai." Penjual itu tidak bisa menyembunyikan rasa senangnya sampai terus tersenyum bahagia.

__ADS_1


Hao Tian dan Hao Long kemudian maju dan masing-masing mengambil satu, Hao Tian mengambil wajah serigala dan Hao Long wajah beruang.


" Dan pakai ini juga ayah." Hao Tian mengeluarkan sebuah jubah hitam dari cincin ruang miliknya dan menjulurkannya pada Hao Long.


" Sepertinya kamu sudah mempersiapkannya jika terjadi sesuatu hal yang seperti ini." Ungkap Hao long sambil tersenyum dan mengambil jubah itu.


Hao Long kemudian memakai jubah itu, terlihat jubah itu menutupi sebagian besar pakaiannya dari ujung kaki dan kepalanya. Hao Tian juga kembali mengeluarkan jubah hitam lainnya dan kemudian memakainya.


" Sepertinya kita sudah siap, apakah kita bisa pergi sekarang?"


" Tunggu sebentar ayah." Hao Tian kembali membeli dua topeng yang bergambar beda dengan apa yang mereka beli sebelumnya.


" Kenapa kamu membeli topeng lagi? Apa itu untuk seseorang yang kamu kenal?" Hao Long sedikit bingung dengan apa yang dilakukan Hao Tian sehingga ia bertanya.


" Tidak ayah, ini hanya cadangan saja jika terjadi sesuatu yang merepotkan nantinya." Ungkap Hao Tian sambil tersenyum tipis.


" Baiklah ayo kita pergi sebelum kita tidak kebagian tempat duduk." Walaupun Hao Long masih bingung dengan tindakan Hao Tian tapi ia tidak memikirkannya dan kemudian mereka berjalan menuju pintu masuk pelelangan itu.


Sampainya mereka di pintu masuk mereka mulai mengantri dan setelah beberapa saat tiba giliran mereka namun di halang oleh dua dari empat orang pria berbadan besar." Untuk biaya masuknya 10 koin perak per orangnya." Ucap salah satu pria yang menghalang keduanya.

__ADS_1


Tanpa banyak tanya dan basa-basi, Hao Tian langsung memberikan 20 koin perak kepada salah satu pria didepannya.


" Kalian boleh masuk." Pria itu kemudian menerima koin itu dan memberikan dua buah papan yang bertuliskan 320 dan 331. Keduanya mengambil papan itu dan kemudian berjalan santai memasuki gedung pelelangan dan terkejut sekaligus terkesan dengan apa yang ada di depan mereka.


__ADS_2