Legenda Hao Tian

Legenda Hao Tian
ch. 45 Xue Yun


__ADS_3

Di dalam sebuah gua terdapat dua orang yang berada di dalamnya. Dia adalah Hao Tian dan gadis yang terluka sebelumnya.


Terlihat Hao Tian sedang mengalirkan tenaga dalamnya guna mempercepat proses penyembuhan pada gadis yang sedang terbaring tak sadarkan diri di depannya.


Setelah beberapa lama, akhirnya Hao Tian menghentikan aliran tenaga dalamnya." Sepertinya kondisinya sudah lebih baik,jadi kurasa ini sudah cukup. Dengan begini ia pasti akan segera siuman, paling cepat besok ia akan bangun."


Hao Tian kemudian segera pergi dari dekat gadis itu kemudian ia pergi ke tempat tidurnya yang telah ia siapkan. Sebelum tidur ia duduk bersila selama beberapa saat guna memulihkan tenaga dalam yang ia keluarkan dalam membantu penyembuhan gadis itu. Kemudian ia memutuskan untuk tidur.


Pagi hari pun tiba, terlihat gadis itu mulai menunjukkan beberapa gerakan pertanda ia akan segera siuman.


Tak lama kemudian gadis itu membuka matanya." Ah dimana ini?"


" Ini di gua, aku melhat kamu sedang di rampok jadi aku sedikit membantumu. Setelah itu aku membawamu kesini. Jadi begitulah kejadian yang terjadi sehingga kamu bisa berada di sini. " Hao Tian juga memperhatikan kalau gadis itu sudah sadarkan diri kurang dari lima meter dari tempat tidurnya.


Gadis itu yang mendengar suara Hao Tian langsung bangun seketika dan memasang posisi bertarung dan memandang Hao Tian dengan haus darah.


Melihat gadis itu yang tiba-tiba memasang posisi bertarung membuat Hao Tian heran dan bertanya-tanya." Kau sedang apa? Apakah kamu akan mengajakku bertarung sekarang?"


" Permisi teman, bukan begitu cara berterima kasih pada orang yang harus saja menyelamatkan dirimu dari kematian."


Mendengar perkataan Hao Tian ia kemudian mengingat kembali mengenai kejadian sebelumnya di mana dia hampir mati. Setelah mengingat itu ia kemudian sadar kalau ada seseorang yang menolongnya saat itu dan kemungkinan besar adalah itu pria yang sekarang berbicara dengannya.


" Maafkan aku saudara telah membuat Anda tak nyaman dan aku juga ingin berterimakasih karena telah membantu aku saat itu. Jasa ini pasti aku balas suatu hari nanti." Ucap gadis itu sambil sedikit membungkuk.


" Baguslah, setidaknya kamu bukan orang yang tidak tahu malu. Dan jangan panggil aku saudara aku bukan saudaramu. Panggil aku Hao Tian, kalau kamu? Kamu pasti memiliki nama juga bukan."


" Ia, namaku Xue Yun."


" Kalau boleh aku tahu aku sudah pingsan berapa lama?"


" Kalau tidak salah sudah tiga hari."

__ADS_1


Hao Tian mulai memperhatikan Xue Yun dengan detail dari atas sampai ke bawah.


Tatapan Hao Tian yang tidak biasa membuat Xue Yun sedikit tidak nyaman.


" Apakah kamu berasal dari negeri ini? Aku perhatikan sepertinya bukan." Ucap Hao Tian penasaran. Karena warna rambut Xue Yun yang sangat berbeda dengan kebanyakan penduduk di kekaisaran song serta pakaian yang berbeda dengan kebanyakan orang membuat Hao Tian menebak jika Xue Yun dari kekaisaran lain.


" Aku berasal dari kekaisaran Bing di benua Utara."


" Kekaisaran Bing? Benua Utara? Apakah itu benar? Benua Utara sangat jauh dari sini jadi aku sedikit tidak percaya."


" Percaya tidak percaya itu urusan anda, tapi aku mengatakan yang sebenarnya." Ucap Xue Yun yang mulai merasa sedikit jengkel dengan Hao Tian yang meragukannya.


" Benarkah? Kalau begitu mungkin memang seperti itu. Jadi apa yang membawa anda sampai ke ke sini.?


" Maaf aku tidak bisa mengatakan itu karena ada beberapa alasan."


" Oh kalau begitu apa boleh buat, maka aku juga tidak memaksa. Jadi apakah kamu pergi ke tempat ini dengan sendirian saja? Jika benar seperti itu maka bisa di katakan kalau kamu orang sangat berani "


" Oh ia, aku harus segera pergi dari sini guruku dan lainnya pasti sedang menungguku sekarang." Xue Yun langsung bersiap pergi namun tiba-tiba kepalanya pusing dan hampir saja jatuh.


" Jangan terburu buru, kamu belum pulih sekarang. Lebih baik kamu beristirahat sekarang setidaknya sampai besok atau lusa. Karena tubuhmu masih lemah dan juga masih ada sisa-sisa racun di tubuhmu. Jadi lebih baik kamu mengurungkan niatmu."


Xue Yun kemudian kembali ke tempat tidurnya dan duduk bersila." Kenapa aku tidak bisa mengalirkan tenaga dalamku."


" Sepertinya itu dikarenakan racun yang masih ada di tubuhmu jadi kamu belum bisa mengalirkan tenaga dalammu. Ambil pil ini ini akan sedikit membantumu cepat pulih "


Hao Tian melemparkan sebuah pil ke arah Xue Yun dan ia langsung menangkapnya. Namun ia tidak langsung memakannya dan malam menatap pil itu beberapa saat.


" Kenapa? Kamu takut aku meracunimu atau memberikanmu obat tidur. Tenang saja aku tidak akan seperti itu. Lagi pula aku tidak tertarik pada tubuh gadis yang sedikit berisi seperti ini." Terlihat Hao Tian menatap tubuh Xue Yun beberapa detik sebelum kembali melanjutkan perkataannya.


" Dan juga jika kamu di jual di rumah bordil, aku sangat yakin tidak akan ada yang mau membelimu."

__ADS_1


Mendengar itu membuat Xue Yun tidak bisa menahan wajah kekesalannya namun ia tetap diam dan kemudian memutuskan untuk memakan pil yang telah diberikan Hao Tian.


Kemudian Hao Tian membuat api unggun dan mengambil sebuah daging rusa yang ia tangkap pagi-pagi buta sebelum Xue Yun sadarkan diri dan mulai membakar setengah kedua kaki rusa dan sisanya ia simpan di cincin ruang miliknya supaya tidak busuk dan menyimpannya untuk lain waktu.


Tak lama kemudian daging yang ia bakar sudah matang. Ia mengambil satu satu kaki rusa yang sudah matang dan memberikannya pada Xue Yun yang sedang duduk di tempat tidurnya.


" Makan ini, kamu pasti lapar."


Xue Yun yang melihat daging di depannya membuat ia menelan ludah, namun ia menahan dirinya untuk mengambil daging di depannya." Aku tidak lapar."


Namun setelah ia mengatakan itu, tiba-tiba terdengar suara perutnya yang sudah keroncongan. Sontak membuat Xue Yun menjadi panik dan malu.


" Ambil saja, tidak perlu keras kepala."


Xue Yun dengan sedikit malu ia mulai mengambil daging itu dan memakannya sedikit demi sedikit. Dan Hao Tian juga duduk dan mulai menikmati makanannya.


Setelah mereka selesai makan Hao Tian lalu bertanya pada Xue Yun." Jadi apa rencana mu selanjutnya?"


" Aku harus segera berkumpul dengan guruku dan temanku. Mereka pasti sedang menungguku sekarang. Jadi aku ingin secepatnya menemui mereka."


" Kamu tahu di mana mereka berada sekarang?"


" Ia, mereka pasti ada di kota bunga karena kami berjanji akan bertemu di sana."


" Jadi begitu, kebetulan sekali aku juga akan melewati kota bunga jadi kita bisa berangkat bersama."


" Terimakasih saudara Hao."


" Tidak perlu berterima kasih, itu bukan sesuatu hal yang besar. Beristirahat saja, jika kamu sudah pulih besok maka kita langsung bisa berangkat besok."


" Ia, sekali lagi saya ucapkan terimakasih."

__ADS_1


__ADS_2