Legendary Summoner

Legendary Summoner
Chapter 100


__ADS_3

"Venix!?"


Venix agak terkejut saat namanya dipanggil oleh seseorang, dia berbalik dan menoleh melihat seorang wanita dan seorang pria yang memandangnya saat ini.


Di depan matanya adalah Seniornya di masa lalu yaitu Fena, dan kekasihnya Rayen.


"Senior Fena? Dan saudara Rayen?" Venix terkejut dan tersenyum.


Dia berjalan mendekati mereka berdua : "Kalian sudah sampai sini, apakah kalian akan memesan rumah?"


Tempat ini tidak hanya untuk menyewa tempat tinggal, namun banyak urusan penting lainnya dilakukan di sini. Tapi sebagian besar orang datang ke sini untuk menyewa rumah, jadi Venix mengira Fena dan Rayen akan menyewa rumah.


"Tidak, kita memiliki hal lain untuk dilakukan di sini." Fena menggelengkan kepalanya dan tidak menjelaskan apa yang dia lakukan di sini.


"Ngomong-ngomong bagaimana kabarmu? Syukurlah kamu baik-baik saja." Fena menghela nafas lega.


"Yah semuanya berjalan lancar, bagaimana dengan yang lainnya? Apakah semuanya sampai dengan selamat di sini?" Venix bertanya.


Sejujurnya dia bisa saja pergi ke Desa lamanya untuk menjemput Fena dan lainnya, tapi jika dia melakukan itu, jumlah kelompoknya terlalu besar.


Membawa belasan orang sudah termasuk batas Venix, dengan jumlah itu, dia bisa memastikan bisa menjaga mereka semua dengan kekuatannya sendiri.


Tapi jika lebih dari itu, dia tidak yakin bisa menjaga semuanya.


Walaupun dia kuat, itu tidak berarti dia mahakuasa. Dengan kemampuan Wave Controller miliknya, dia hanya bisa menjaga belasan orang dan memastikan mereka aman.


Dan satu hal lagi, Desa lamanya berada di arah berlawanan, jika dia harus pergi ke sana, waktu perjalanannya akan jauh lebih lama.


Semakin besar kelompok tim, semakin lama perjalanan yang dibutuhkan oleh mereka.


Jadi Venix berencana datang ke Dermaga terlebih dahulu untuk melihat apakah orang-orang di Desa lamanya sudah berada di sini atau belum.


Menurut peta dunia yang ada di tangan Venix, dari Desa lamanya, terdapat dua jalan dermaga terdekat dengan Desa, dan salah satunya adalah Dermaga yang dia tempati ini.


Dia tidak menyangka bahwa jalan Dermaga mereka sama dengan Dermaga yang dia tuju.

__ADS_1


"Semuanya berjalan dengan lancar. Lalu berkat kamu, banyak orang bergabung dengan Desa dan ukuran Desa juga semakin besar. Dengan itu kita juga bisa menjelajah dan menemukan banyak orang lainnya yang membutuhkan bantuan. Setidaknya terdapat sekitar 80 orang yang berasal dari Benua Manusia yang berkumpul di Desa. Dan dengan bantuan pemimpin Desa, kita semua dengan aman sampai di sini." Fena menjelaskannya dalam sekali jalan.


"Apakah Desa baik-baik saja?" Venix bertanya, kehilangan 80 orang bukan jumlah yang kecil.


"Tidak apa-apa, faktanya Desa mulai mendekati kekuatan tingkat Kota dan telah membentuk aliansi dengan ras lain yang ada disekitar wilayah mereka." Fena tersenyum.


Venix menatap Rayen dan tersenyum berkata : "Sepertinya hubungan kalian masih berjalan lancar."


Mendengar itu, Fena dan Rayen tersenyum malu.


Fena dan Rayen saling memandang, akhirnya setelah mencapai suatu kesimpulan dalam pandangan mereka, Rayen membuka mulutnya : "Sejujurnya… Kita sudah memiliki seorang anak perempuan…"


Mendengar itu, mata Venix bersinar cerah, dan menepuk bahu Rayen sambil tertawa : "Kamu benar-benar mampu mengambil hatinya! Jika kamu tahu seperti apa dia di masa lalu, kamu mungkin tidak memiliki kepercayaan diri untuk mendekatinya."


Jika Venix ingat dengan benar, Fena memang orang yang sulit didekati oleh pria. Bagaimanapun dia salah satu murid paling mencolok di Akademi, bagaimana dia bisa dengan mudah dibawa oleh pria lain?


Mendengar kata-kata Venix, Fena hanya bisa tersenyum malu.


Jika itu di masa lalu, mungkin ini akan membuat kerinduannya akan Benua Manusia muncul lagi dan membuat hatinya sakit.


"Aku tidak hadir saat putri kalian lahir, setelah aku memesan Rumah, aku akan mengunjunginya dan memberinya hadiah." Venix tersenyum lembut.


Harta di cincin penyimpanannya cukup kaya, bisa dikatakan kekayaan saat ini setara dengan Martial Master Emas Hitam!


Karena Venix tidak mengambil Naga Shensu, jadi Naga Shensu memutuskan untuk memberi kompensasi lain kepada Venix yaitu harta dan kekayaan. Dengan identitasnya, dia setara dengan tuan rumah di Reruntuhan Summoner.


Tentu saja ada alasan lain kenapa Naga Shensu memberikan hadiah ini kepada Venix, salah satunya adalah karena Agir.


Akhirnya mereka bertiga mengobrol tentang banyak hal sebelum keduanya berpisah saat nama Fena di panggil yang sepertinya dia berurusan dengan sebuah dokumen penting?


Venix memikirkannya dan mungkin itu untuk anak perempuan mereka?


Orang dari Benua Kegelapan bisa kembali dan tinggal di Benua Manusia, tapi mereka memiliki banyak batasan, tidak seperti penduduk asli Benua Manusia.


Dan Fena membawa Rayen, yang perlu membuat dokumen identitasnya sendiri, dan juga anak perempuan mereka, yang memerlukan akta kelahiran agar anak mereka bisa hidup dengan nyaman di Benua Manusia.

__ADS_1


Setelah itu Venix memesan Rumah untuk semua orang.


Dari obrolan dengan Fena sebelumnya, Venix memilih rumah kosong terdekat dengan orang-orang Desa lamanya.


Memilih beberapa rumah kosong, akhirnya Venix membayar harga sewa yang cukup mahal.


Membayar semuanya, Venix membawa kartu di tangannya yang berfungsi sebagai kunci pintu masuk rumah.


Kembali ke Benua Manusia memiliki harganya, salah satunya adalah setiap orang yang ingin kembali ke Benua Manusia harus tinggal di Perumahan ini.


Kapal akan tiba di sini tiga bulan lagi, jadi rumah sewa saat ini memiliki banyak tempat yang kosong.


Untuk kembali ke Benua Manusia, orang lain harus menyewa rumah selama satu bulan setidaknya sebelum di ijinkan kembali ke Benua Manusia.


Itulah kenapa sebagian besar orang yang miskin hanya mengambil bulan terakhir untuk menyewa rumah.


Apakah pemerintah manusia begitu kejam untuk menetapkan aturan ini? Tidak!


Walaupun Pemerintah Benua Manusia dan Wilayah Manusia di Benua Kegelapan terlihat satu, tapi itu berbeda. Situasi politik dan keuntungan yang menyebabkan hal ini terjadi.


Lagipula saat berada di Benua Kegelapan, walaupun masih terhubung dengan Benua Manusia, mereka yang berkuasa di Benua Kegelapan bisa dikatakan adalah kekuatan mandiri dan tidak termasuk ke dalam kekuatan Benua Manusia.


Jadi sebagian besar kenapa mereka harus menginap di perumahan agar bisa naik ke kapal untuk kembali ke Benua Manusia adalah aturan penguasa Dermaga ini.


Harga menyewa rumah cukup mahal, dan uang yang diberikan orang-orang lainnya kepadanya tidak cukup, jadi Venix diam-diam membayar semua kekurangan.


Akhirnya Venix sampai di luar tempat tunggu, dan membagikan kartu masuk kepada semua orang.


Venix tidak mengatakan kepada semua orang bahwa harga menyewa rumah kurang, dan hanya membiarkan semua orang menunggu sampai Fena dan Rayen selesai.


Menunggu selama setengah jam, Fena dan Rayen akhirnya keluar.


Venix memperkenalkan Fena dan Rayen kepada semua orang, dan semuanya berkenalan dengan mudah.


Dengan itu, Fena dan Rayen membawa kelompok Venix ke daerah perumahan yang telah mereka sewa.

__ADS_1


__ADS_2