
Mengambil semua kotak hadiah, Venix dan Nero melanjutkan untuk menantang ujian.
Pengelihatan Venix menjadi gelap sebelum akhirnya kembali normal.
Di depan matanya terlihat sebuah jeruji besi berdiri di depannya. Tidak hanya itu saja. Di sekeliling tubuhnya, jeruji besi itu mengelilingi tubuhnya dan memenjarakan tubuhnya di dalam.
"Kenapa aku di penjara? Apakah ujian ini mengharuskan aku lari dari penjara ini?" Venix berkata dengan lembut.
Dia melihat ke sampingnya untuk mencari Nero. Namun, seperti yang di harapkan Venix. Nero tidak ada di sisinya saat ini.
"Dimana kamu?" Venix mengirim telepati kepada Nero.
"Aku tidak tahu. Sepertinya aku terjebak di sebuah labirin? Itu sama denganmu sebelumnya. Namun, tempat yang aku miliki saat ini memiliki bentuk seperti labirin." Nero membalas dengan cepat.
"Apakah kamu yang menjadi peserta ujian? Dan aku menjadi pemandu sorak saat ini?" Venix menebak perannya saat ini.
Selagi keduanya menebak apa yang terjadi, suara seorang wanita kembali terdengar.
"Ujian kedua telah dimulai. Kali ini, Binatang Kontrak yang akan menjalani ujian. Karena Binatang Kontrak peserta ujian hanya satu, kesulitan ujian ini meningkat dan hadiah akhir akan dilipatgandakan."
"Binatang Kontrak harus melewati labirin dan melawan setiap rintangan di dalam labirin untuk sampai ke tempat Master yang sedang di penjara dalam waktu 30 menit. Jika melebihi waktu itu, Master Summoner akan jatuh ke dalam lava dan ujian kedua dianggap gagal."
"Kekuatan Master telah di uji, apakah Binatang Kontrak juga memiliki perkembangan yang baik? Apakah kamu percaya pada Binatang Kontrakmu? Dengan ini, ujian dimulai! Semoga berhasil ~"
"…." Venix.
Mendengar pengumuman itu, dia terdiam tidak bisa berkata-kata.
"Hei, ke arah mana aku harus pergi?" Nero bertanya pada Venix dengan telepati.
"Mana aku tahu! Aku bahkan tidak bisa melihat tempat kamu berada!" Jawab Venix dengan kesal.
Setelah itu, tanah bergetar di bawah kaki Venix.
Venix berada di sangkar burung yang di gantung di udara. Di bawahnya, kawah bumi terbelah dan menunjukkan lava api yang cair dan panas yang ada di bawahnya.
Saat kawah lava muncul, sangkar burung Venix turun 30cm ke bawah.
"…." Venix.
Apa-apaan ini!? Kenapa posisiku sangat sial!? Nero menjadi pemandu sorak! Dan sekarang, aku menjadi seorang putri yang di penjara menunggu di selamatkan oleh seorang pangeran!? Tidak hanya itu saja! Bahkan kawah lava akan menelanku dalam waktu 30 menit! Venix dengan sedih memikirkan nasibnya yang buruk.
__ADS_1
Kenapa ujian ini memberinya posisi yang sangat buruk? Kenapa harus ada Lava di bawah kakinya?
Venix melihat ke bawah. Dia memiliki jarak 100 meter antara Lava dan dirinya sendiri di udara.
Melihat lava yang menggelembung dan panas, Venix menelan ludah dengan sulit.
Itu pasti akan menyakitkan kan untuk di bakar hidup-hidup? Venix berpikir di dalam benaknya.
Sebagai Martial Master Level Ungu, daya tahan tubuh Venix sangat kuat. Dia tidak akan mati jika direndam di dalam lava untuk waktu yang singkat. Tapi yang pasti, itu pasti sangat menyakitkan!
"Cepat! Keluarkan aku dari sini!" Venix mengirimkan telepati kepada Nero.
"Aku juga sedang berusaha, oke? Aku akan membunuh hantu kerangka ini! Mati! Hahahaha ini mudah! Aku akan datang sebentar lagi... Eh? Tembok? Ah, sepertinya aku salah jalan. Aku akan berputar balik." Nero menjawab dengan santai sambil berjalan menyusuri labirin.
Venix berlinang air mata saat dia ingat bahwa Nero berada di dalam labirin. Hanya dengan labirin saja, itu akan membutuhkan waktu yang lama bagi Nero untuk sampai ke sini. Belum lagi rintangan yang ada di dalam labirin.
"Cepatlah! Aku tidak ingin dibakar hidup-hidup!" Venix berteriak kepada Nero menggunakan telepati.
"Bisakah kamu diam? Aku sedang berusaha mencari jalan yang benar! Tembok lagi? Ah, aku akan berputar balik. Ngomong-ngomong, kenapa kamu tidak menyiapkan dirimu sendiri untuk menahan lava? Dengan itu, rasa sakitnya akan berkurang banyak bukan?" Nero membalas dengan telepati dan memberikan saran.
"Apakah kamu berencana untuk gagal dalam ujian kedua?" Venix berkata dengan sedih. Bagaimana dia bisa mengandalkan kucing bodoh ini?
Di sisi lain, Venix juga memikirkan hal lain.
Venix juga telah berpikir untuk memanggil Bintang Kontrak yang lain. Namun dia ragu-ragu apakah Binatang kontrak itu mau secara sukarela mengikutinya seperti Nero.
Bagi Venix, tidak peduli garis keturunan dan ras binatang itu, selagi dia dan Binatang Kontrak bisa saling percaya, dan berdiri bahu membahu, dia akan membuat Kontrak dengan Binatang itu.
Venix juga tidak peduli dengan garis keturunan tingkat tinggi atau Ras yang langka seperti Naga dan Phoenix. Jika binatang itu tidak mau melihatnya sebagai rekan hidup dan matinya, bagaimana dia bisa berjalan lebih jauh di jalan Summoner?
Dari awal, informasi dasar tentang Summoner adalah, Master dan Binatang Kontrak adalah satu!
Jika mereka tidak bisa bersatu, untuk apa? Ya, Venix akan memiliki kekuatan yang sangat kuat jika dia mengontrak Binatang Suci. Namun, itu hanya Binatang Kontraknya yang kuat, untuk dirinya sendiri, Venix tetap akan menjadi lemah.
Master dan Binatang Kontrak perlu bersatu agar membawa keuntungan bagi kedua belah pihak, inilah yang Venix yakini. Jika Binatang Kontraknya kuat, tapi tidak membawakan keuntungan apapun untuknya, apa gunanya?
Selagi Venix memikirkan Binatang Kontrak baru, dan bersiap untuk menahan panasnya lava, Nero tanpa disadari tidak jauh dari garis finish dan sampai ke tempat Venix berada.
Nero memiliki kemampuan benang sensor. Dengan kemampuan itu, dia bisa menandai semua jalan yang salah.
Labirin sangat sulit dan membingungkan karena makhluk hidup yang berjalan di labirin bisa saja berjalan masuk ke jalan yang salah berulang kali, dan memakan waktu yang banyak.
__ADS_1
Untungnya kemampuan Nero sangat membantu saat ini.
"Aku datang." Nero mengirimkan telepati kepada Venix.
Dari hubungan jiwa mereka berdua, Nero bisa merasakan Venix tidak jauh darinya.
Venix mengangkat kepalanya dan melihat jejak jiwa Nero yang tidak jauh darinya.
"Cepatlah!" Teriak Venix dengan telepati.
Menghabiskan waktu tiga menit, Nero berbentuk Harimau segera terbang keluar dari dalam Labirin dan sampai di tempat Venix berada.
Dengan gaya yang indah, Nero melayang di udara dan dengan mantap mendarat di tanah.
Nero mengangkat kepalanya. Melihat Venix yang sedang berada di sangkar burung yang mengambang di udara, Nero tiba-tiba menjadi terdiam.
Itu bukan karena hal lain. Tapi, di mata Nero, Venix saat ini memiliki sebuah Helm dan baju gemuk yang menghiasi seluruh tubuhnya.
Baju dan Helm itu terbentuk dari Energi kental menggunakan kemampuan Wave Controller. Tubuh Venix terlihat besar dan kuat saat menggunakan armor energi untuk menahan panas lava.
"Apakah kamu masih memiliki waktu untuk melakukan Cosplay Golem di tempat seperti ini?" Nero berkata dengan raut wajah yang tidak bisa berkata-kata.
"Omong kosong apa! Cepat! Keluarkan aku dari sini!" Teriak Venix.
Nero memindai sekelilingnya. Segera dia menemukan sebuah tombol yang berada di sekitarnya.
Berjalan dan menekan tombol itu, Formasi pertahan di dalam sangkar burung hancur. Segera pintu sangkar burung terbuka.
Venix melompat di udara, dan jatuh di tempat Nero berada.
Boom!
Venix yang memiliki tinggi empat meter akibat Armor energi dia ciptakan. Saat dia mendarat di tanah, ledakan juga terjadi akibat tubuhnya yang besar dan berat.
"Bukankah kamu terlalu berlebihan?" Nero bertanya saat melihat bentuk Armor energi Venix yang tidak normal.
"Apanya yang berlebihan? Apakah kamu benar-benar ingin merasakan dibakar oleh lava? Jika itu aku, aku tidak mau. Karena itulah aku memakai armor energi yang tebal." Venix menjawab dengan mudah tanpa merasa ada yang salah dengan apa yang dia lakukan saat ini.
Nero menggelengkan kepalanya dan berpikir, apakah Venix tidak peduli dengan penampilan yang keren?
Bagi Nero, memiliki penampilan yang keren adalah suatu keharusan!
__ADS_1
Entah saat kamu bertarung, babak belur, dan sekarat, kamu harus memiliki penampilan yang keren!
Karena itulah Nero sangat senang dengan garis ungu di tubuhnya yang membuat penampilannya menjadi sangat keren!