Legendary Summoner

Legendary Summoner
Informasi Summoner (2)


__ADS_3

"Aku tahu bahwa Binatang Heavenly Beast bisa meningkatkan Garis keturunan mereka. Tapi apa hubungannya itu dengan bakatku?" Tanya Venix.


"Sepertinya kamu memang kekurangan informasi." Kata Pelayan Gill tersenyum : "Binatang Heavenly Beast memang memiliki kesempatan untuk meningkatkan garis keturunan mereka, tapi tidak semua Binatang memiliki masa depan seperti itu. Bisa dikatakan bahwa entah kamu beruntung atau karena bakatmu, kamu bisa memanggil Binatang dengan masa depan yang bagus dengan formasi pemanggilan acak."


"Apakah formasi pemanggilan acak itu tidak sederhana acak?" Tanya Venix.


"Memang, itu tidak sesederhana pemanggilan acak." Kata Pelayan Gill dan melanjutkan : "Ini adalah informasi Summoner tingkat tinggi. Formasi Pemanggilan Acak dan Teknik Kultivasi Summoner yang kamu gunakan memiliki rumor bahwa itu diciptakan oleh orang yang menciptakan Dunia Heavenly Beast dan membuatnya terhubung ke dunia ini."


Mendengar itu, jantung Venix berdetak kencang!


Semua yang aku gunakan dari awal hingga saat ini adalah peninggalan orang yang menciptakan Dunia Heavenly Beast!? Venix sangat terkejut dengan informasi ini. Walaupun hanya Rumor, tapi menurut penjelasan yang dikatakan oleh Pelayan Gill tentang Formasi Pemanggilan acak sebelumnya, ada kemungkinan besar bahwa ini adalah kenyataannya.


Kenapa orang yang memiliki bakat tinggi di sarankan untuk menggunakan Formasi Pemanggilan Acak? Itu tidak lain karena itu tidak sesederhana acak!


Itu adalah metode yang di tinggalkan oleh pencipta Dunia Heavenly Beast untuk menentukan Binatang mana yang cocok bagi orang itu sendiri!


Menenangkan hatinya yang terkejut, Venix bertanya lagi : "Lalu, bagaimana kamu tahu Nero memiliki kesempatan untuk meningkatkan garis keturunannya?"


Untuk Binatang Heavenly Beast yang bisa meningkatkan garis keturunannya menjadi informasi umum. Jadi saat membuat Kontrak dengan Nero, Venix tidak khawatir karena garis keturunan Nero karena hanya tingkat rendah. Di masa depan, jika dia mampu, dia juga bisa memberikan Nero kesempatan untuk meningkatkan garis keturunannya.


Pelayan Gill tersenyum dan menjawab : "Lihat garis-garis ungu yang ada di tubuhnya. Ya, semua Binatang Heavenly Beast memiliki garis warna lain dalam tubuh mereka. Namun perhatikan simbol kecil yang ada di jantung kucing hitam itu. Itu adalah inti Garis-garis ini. Lihatlah lebih dekat, kamu akan tahu bahwa simbol itu tidak lama lagi akan menjadi sempurna. Apakah kamu tidak memperhatikan hal ini?"


Venix mengerutkan kening dan melihat Nero lebih teliti.


Garis-garis ungu di tubuh Nero sangat kecil dan hampir tidak terlihat dalam bentuk kucingnya. Saat dia berubah bentuk menjadi Harimau, garis-garis ungu ini juga tidak terlihat begitu mencolok.


Tapi di kulit bagian jantungnya memang ada sebuah simbol misterius dan aneh. Venix mengamatinya dengan hati-hati dan memang bahwa simbol itu berbeda dari simbol yang dia ingat di masa lalu. Dan saat ini, simbol itu tidak jauh dari sempurna.

__ADS_1


"Aku mengerti." Kata Venix sambil tersenyum. Dia senang karena Nero tidak jauh untuk meningkatkan garis keturunannya.


"Sebenarnya... Aku sudah tahu akan mengalami peningkatan garis keturunan. Namun aku ingin memberikan kejutan kepadamu saat aku berhasil meningkatkan garis keturunanku." Kata Nero dengan malu.


Venix mengangkat jempolnya dan berkata : "Itu bagus! Akhirnya statusmu berubah dari Rakyat Jelata menjadi Binatang Normal tidak lama lagi."


"…." Nero.


Rakyat Jelata Keluargamu! Nero mengumpat di dalam benaknya.


Pelayan Gill berpikir sejenak sebelum membuka mulutnya lagi : "Dengan perkembangan yang kamu miliki, aku yakin bahwa bakat Summoner kamu setidaknya berada di Level Emas atau bahkan lebih tinggi."


"Level Emas?" Tanya Venix dengan bingung.


Di Benua Manusia, bakat Summoner hanya di hitung layak atau tidak untuk menjalani jalan sebagai seorang Summoner. Tapi tidak ada tingkatan Level bakat.


"Level Emas sama seperti Level Kultivasi. Dari Perunggu sampai Legenda. Itu adalah tingkatan Level bakat Summoner." Jawab Pelayan Gill.


Di sisi lain, Agir terus mendengarkan dari samping dan tidak ikut campur. Topik ini entah kenapa menarik minatnya dan terus mendengarkan.


"Bukankan Tuan ingin tahu kenapa manusia bernama Venix ini bisa mencapai prestasi seperti itu?" Tanya Pelayan Gill.


"Memang, aku ingin tahu. Apakah kamu tahu sesuatu?" Tanya Agir.


"Aku tidak bisa memastikannya dengan pasti, namun aku punya tebakan." Kata Pelayan Gill dan melanjutkan : "Pertama dan yang terpenting adalah Bakat Summoner dan Binatang Kontraknya. Jika Bakat Summoner cukup tinggi, mereka akan mampu membawa perkembangan Binatang Kontrak lebih jauh. Dan juga, Binatang Kontrak itu sendiri harus cocok dengannya."


"Inilah salah satu syarat untuk mengolah Teknik Kultivasi Summoner. Dengan bakat dan Binatang Kontrak yang cocok, tingkat sinkronisasi mereka akan meningkat dengan cepat. Tentu saja Binatang Kontrak yang cocok hanya penilaian kasar. Bagaimana mereka berdua bisa saling mengisi kekosongan mereka masing-masing, itu masih bergantung pada diri mereka sendiri." Jelas Pelayan Gill.

__ADS_1


Venix mengangguk setuju. Setelah dia tiba di Benua Kegelapan, tingkat Sinkronisasi dia dan Nero meningkat dengan cepat karena situasi mereka mengharuskan mereka berdua untuk memahami satu sama lain lebih jauh.


"Dan poin kedua, itu juga bergantung pada bakat Kultivasi Venix sendiri. Jika bakat Kultivasinya tidak tinggi, dia hanya akan memotong masa depannya." Kata Pelayan Gill dan melanjutkan : "Karena bakatnya sangat tinggi dalam kultivasi, dia mampu mencapai prestasi seperti ini. Walaupun sumberdaya yang dia gunakan juga penting, tapi semuanya masih bergantung pada dirinya sendiri."


Semua orang diam dan tidak ada yang membantah, terus mendengarkan.


"Poin ketiga dan yang terakhir adalah, Master dan Binatang kontrak harus mampu melengkapi teknik Kultivasi Summoner. Bisa dikatakan bahwa Teknik Kultivasi Summoner seperti selembar kertas kosong. Master dan Binatang kontrak harus mengisi selembar kertas kosong itu agar cocok dengan mereka berdua, ini langkah yang penting." Kata Pelayan Gill menjelaskan semuanya.


Mencerna semua informasi yang Pelayan Gill katakan, Venix mengangguk setuju : "Aku tidak yakin apakah ini benar atau tidak. Namun semua yang kamu katakan memang benar-benar masuk akal dan terhubung dengan pengalaman yang aku alami saat berkultivasi hingga saat ini. Tuan Gill, pengetahuan yang kamu miliki sangat luas."


Venix membungkukkan tubuhnya ke Pelayan Gill.


Tanpa Pelayan Gill, Venix harus mencari informasi ini sendiri di masa depan.


"Itu hanya tebakan. Aku tidak yakin apakah transformasi yang kamu miliki akan sama seperti orang lain yang mencapai prestasi yang sama denganmu." Kata Pelayan Gill dan melanjutkan : "Tidak bisa dipungkiri bahwa setiap makhluk hidup itu unik. Memang semua yang aku sebutkan di atas pasti berhubungan erat dengan prestasi yang kamu miliki hari ini. Namun itu juga bisa terjadi karena kamu sendiri memang unik dan spesial daripada orang lain."


Venix menggerakkan bola matanya dan melihat sosok Agir. Memang, setiap makhluk hidup itu unik. Bakat yang dimiliki Agir sangat tinggi dan unik di dunia ini. Tentu saja banyak orang lain yang memiliki bakat yang unik seperti Agir. Namun bisa di pastikan bakat Agir berada dalam Level tingkat tinggi.


Di sisi lain, Agir menganggukkan kepalanya dan berkata : "Aku tidak menyangka bahwa bakat yang kamu miliki cukup dalam dan misterius. Aku benar-benar tidak tega untuk membunuhmu di masa depan."


"Kamu hanya perlu membatalkan kesepakatan di tempat dan semuanya berakhir." Jawab Venix dengan tenang.


"Hahahaha! Bukankah itu yang kamu inginkan? Asal kamu tahu, aku adalah tipe orang yang sangat sulit untuk memberikan sesuatu yang orang itu inginkan. Semakin kamu menginginkannya, semakin aku menolak untuk mewujudkannya." Kata Agir sambil tertawa.


"Cih." Venix membuang muka dan tidak lagi ingin membujuk Agir lebih jauh.


Namun yang tidak diketahui Venix, Agir tidak akan pernah mengatakan hal seperti itu. Bisa di katakan bahwa saat Agir mengatakan itu, ada sesuatu yang berubah secara perlahan di dalam dirinya.

__ADS_1


Faktanya, Agir memang agak penasaran dengan masa depan Venix. Terlalu lama bosan karena dia tidak bisa menemukan lawan yang setara, Agir menjadi terbiasa untuk menonton kehidupan orang lain.


Mendengar kisah Venix dan Pelayan tuanya menjelaskannya, Agir juga memiliki tunas harapan yang tidak dia sadari yang berada jauh di dalam jiwanya.


__ADS_2