Legendary Summoner

Legendary Summoner
Muak


__ADS_3

Tim Ras Manusia tercengang. Musuh yang mengejar mereka selama ini dengan mudah di hancurkan oleh satu orang. Dan orang itu masih berasal dari Ras Manusia!


Mereka mengira manusia itu akan menyerang mereka. Namun, mereka tidak menyangka bahwa tujuan manusia itu adalah untuk menyerang tim musuh yang mengejar mereka.


Sosok Manusia Muda yang tampan dan gagah berani dengan Royal Sword melayang di punggungnya terlihat sangat kuat di mata tim manusia.


Venix berbalik dan bertanya pada tim manusia : "Bisakah kita berbicara dengan baik?"


Tim manusia meneguk ludah mereka dan tidak berani menjawab. Terutama manusia yang telah menuduh Venix sebagai penghianat Ras Manusia.


Saat semua orang diam, seorang Wanita maju ke depan, memberi salam tinju dan membungkuk pada Venix : "Aku adalah kapten tim ini. Maafkan perkataan bawahanku yang berlebihan. Dia hanya memiliki kenangan yang buruk tentang manusia yang mengkhianatinya di masa lalu."


Venix tidak menjawab dan hanya mengangguk.


Wanita itu mengangkat tubuhnya, menatap wajah Venix dengan tenang. Menunggu Venix berbicara terlebih dahulu.


Venix juga mengamati wanita yang ada di depannya.


Namun semakin dia melihat lebih dekat dan lebih jelas, Venix merasa aneh.


"Senior?" Tanya Kapten Wanita itu pada Venix.


Karena Venix jauh lebih kuat darinya, itu adalah normal untuk memanggil Venix senior.


"Laura Solen?" Tanya Venix pada wanita itu.


Mendengar Venix menyebutkan nama itu, wanita itu terkejut : "Kamu?"


"Kamu benar-benar Laura Solen? Aku tidak menyangka akan bertemu denganmu di tempat seperti ini." Kata Venix dengan senyum dan meletakkan kembali Royal Sword di kotak yang ada di punggungnya.


"Namaku lengkapku memang Laura Solen. Bolehkah aku tahu bagaimana senior mengetahui namaku?" Tanya Laura.


"Itu karena kamu cukup terkenal." Kata Venix dan melanjutkan : "Yang aku maksud adalah, kamu cukup terkenal di Benua Manusia."


Mendengar itu, hati Laura bergetar. Dia memandang Venix dengan pandangan yang berbeda.


Dia mengamati wajah Venix dan tidak menemukan ingatan atau sosok kuat yang dia tahu di masa lalu.


"Kita sama-sama korban. Jadi, ini jauh lebih memudahkan semuanya." Kata Venix dengan senyum.


"Terimakasih. Ngomong-ngomong, siapa nama senior?" Tanya Laura dengan hati-hati.


Walaupun Venix mengatakan bahwa dia terkenal di Benua Manusia, itu adalah masa lalu. Kebanggaan yang dia miliki di masa lalu sudah hilang sejak dia terjebak di Benua Kegelapan.

__ADS_1


"Namaku Yan Venix, aku berasal dari sekolah Azure Bull." Jawab Venix dengan mudah.


"Yan Venix? Berasal dari sekolah Azure Bull? Tidak pernah mendengarnya." Kata Laura sambil menggelengkan kepalanya.


Dalam ingatannya, dia tidak pernah mendengar seseorang yang kuat yang berasal dari Azure Bull bernama Yan Venix.


"Aku hanya murid biasa di sekolah Azure Bull. Tentu saja kamu tidak akan mengenaliku." Kata Venix sambil menggelengkan kepalanya.


Laura Solen adalah seorang wanita jenius muda yang bersinar di Benua Manusia.


Laura Solen berasal dari keluarga Solen.


Keluarga Solen adalah sebuah keluarga yang cukup terkenal di Benua Manusia. Namun yang aneh adalah, Keluarga Solen tidak berasal dari kota yang sama dengan Venix. Dan Laura Solen juga tidak berasal dari kota yang sama dengannya.


Ini berarti bahwa, selain di kota tempat tinggalnya, kota lain sepertinya diserang dan di jebak oleh Ras Beast Goblin.


Laura Solen berasal dari Sekolah Crimson Phoenix.


Sekolah Crimson Phoenix terkenal karena muridnya di dominasi oleh perempuan dan menjadi banyak dambaan bagi para pria muda untuk masuk ke sekolah Crimson Phoenix.


Dan Laura Solen adalah adalah satu jenius muda yang bersinar.


Pada tahun ketiganya, Laura berhasil menerobos ke Level Perak. Dengan wajah yang cantik dan anggun, dia menjadi terkenal dengan cepat di kalangan kaum muda.


Namun, Laura saat ini memiliki penampilan yang tidak terawat.


Walaupun kecantikannya tidak bisa di sembunyikan sepenuhnya, tapi penampilannya saat ini membuktikan bahwa hidupnya tidak mudah.


Ngomong-ngomong, karena Venix bersama Agir, penampilannya jauh lebih bersih dan normal. Dengan Agir di sekitar, Venix tidak perlu khawatir terlalu banyak dan dengan rajin membersihkan tubuhnya.


Jika Venix ingat dengan benar, dia terjebak di Benua Kegelapan saat Laura baru saja terkenal selama 6 bulan.


"Sudah berapa lama kamu terjebak di sini?" Tanya Venix pada Laura.


"Hampir 5 tahun. Bagaimana denganmu?" Laura bertanya balik.


"Itu hampir sama denganmu. Sepertinya waktu kita di teleportasi ke Benua Kegelapan hampir sama." Kata Venix dan bertanya lagi : "Ada berapa orang yang berasal dari Benua Manusia yang selamat?"


Mendengar pertanyaan Venix, hati Laura menjadi lesu : "Disini hanya tersisa aku dan juniorku dari sekolah lamaku. Sebelumnya terdapat 7 orang yang berasal dari Benua Manusia. Namun semuanya tidak selamat saat melawan musuh yang kamu bunuh sebelumnya."


Mendengar itu, Venix menghela nafas : "Maaf, aku tidak bermaksud."


Laura menggelengkan kepalanya dan berkata : "Tidak apa-apa."

__ADS_1


Setelah itu, Venix membawa Laura dan lainnya untuk bertemu dengan Tim Agir.


"Apakah kamu bersekutu dengan Tim Goat Beast ini?" Tanya Laura dengan rasa penasaran.


Dengan wajah yang santai dan tenang, Venix menjawab : "Tidak, mereka adalah musuhku di masa depan. Lebih tepatnya, Bos tim ini adalah musuhku."


"…." Laura.


Jika Bos tim ini adalah musuhmu, bagaimana kamu masih bisa dengan santai berjalan di tengah-tengah tim musuh!? Laura berpikir di dalam benaknya.


"Ada sesuatu hal yang terjadi antara aku dan bos tim ini. Intinya, untuk sekarang, mereka bisa dikatakan sekutuku. Namun untuk hubungan nyata antara aku dan mereka, kita sebenarnya masih musuh." Kata Venix menjelaskan secara sederhana.


Di sisi lain, Agir hanya menonton dan tidak ikut campur.


Venix mengenalkan Laura pada Agir, yaitu musuh masa depan Venix.


Laura merasa bahwa Agir sangat kuat. Jadi dia bersikap rendah hati dan sopan. Di sisi lain, Agir hanya membalas dengan singkat tanpa banyak bicara.


Setelah itu, Venix bertanya di mana Laura tinggal saat ini.


Saat Venix menanyakan hal itu, seorang pria manusia yang menuduh Venix penghianat sebelumnya angkat bicara : "Jangan dengarkan dia, Kapten Laura! Dia mungkin berencana untuk merampok tempat tinggal kita!"


Mendengar kata-kata pria itu, mata Venix berubah menjadi dingin.


Dalam satu langkah, tubuh Venix menghilang dan muncul di depan pria yang menuduhnya terus-menerus.


"Kamu-" Pria itu ingin mengatakan hal lain. Namun Venix telah mencekik lehernya dengan tangan kanannya sehingga pria itu tidak mampu melanjutkan kata-katanya.


"Apakah kamu pikir karena aku berasal dari Ras yang sama, aku akan mentolerirmu berulang kali? Apakah karena aku kenal Laura, jadi kamu pikir kamu aman?" Kata Venix dengan dingin.


"Tunggu! Venix! Jangan sakiti Tobi!" Laura berteriak dari belakang dan berusaha untuk menghentikan Venix.


Tapi, Venix tidak tergerak oleh kata-kata Laura.


"Apakah kamu tahu apa yang aku benci?" Venix menatap mata Tobi dengan dingin : "Itu adalah seorang manusia yang membuat kekacauan dan perpecahan di antara kita manusia. Jika aku ingin membunuh makhluk hidup yang berada di sekitarku saat ini, aku lebih memilih untuk membunuhmu daripada membunuh Tim Goat Beast yang memiliki status musuh yang jelas denganku."


Tobi tidak bisa menjawab dan terdiam.


Tiba-tiba, pakaiannya tiba-tiba membesar seolah udara mengisi ke dalam pakaiannya.


Ledakan!


Pakaian Tobi meledak. Venix melepaskan cengkraman tangannya pada Tobi saat pakaiannya meledak dan membuat tubuh Tobi terlempar ke belakang.

__ADS_1


__ADS_2