Legendary Summoner

Legendary Summoner
Wok Agir


__ADS_3

Memutuskan untuk mengganti senjatanya, Venix pergi keluar untuk membuat senjata Royal Sword ke pandai besi Desa.


Ini aneh namun nyata. Pandai Besi yang ada di desa ini sangat berbakat. Bahkan Venix khawatir jika pandai besi ini berada di Benua Manusia, dia akan dengan mudah mendapatkan ketenaran di sana.


Tapi di Benua kegelapan, hal ini tidak terlalu mencolok.


Lagipula kekuatan adalah hal yang utama di Benua ini. Untuk peran pendukung seperti Pandai Besi dan Pembuat Pil, mereka memiliki status yang kurang di Benua Kegelapan.


Memesan Royal Sword baru, Venix memutuskan untuk menggunakan Royal Sword lamanya sebagai pondasi senjata baru.


Bisa di katakan bahwa Venix ingin mengupgrade senjata Royal Sword miliknya.


Kekurangan mengupgrade senjata adalah membutuhkan bahan yang sedikit lebih banyak. Dan hasilnya juga tidak akan sebaik senjata baru yang di buat berdasarkan bahan dalam jumlah yang sama.


Venix tahu ini, tapi dia tidak mengubah sikapnya dan dengan tegas memutuskan untuk mengupgrade senjatanya.


Dua dari Royal Sword ini adalah senjata Venix di masa lalu dan sebuah hadiah yang diberikan oleh ayahnya pada saat itu.


Entah kenapa Venix memiliki perasaan berbeda terhadap senjatanya ini.


Dengan itu, Venix menyelesaikan semua kebutuhan upgrade senjata dan kembali berkultivasi di rumahnya.


Dua hari kemudian, seorang pejuang desa datang ke rumah Venix dan mengatakan bahwa dia di panggil oleh Kapten Boro.


"Kapten Boro memanggilku? Apakah sesuatu terjadi?" Tanya Venix kepada pejuang desa itu.


Pejuang Desa itu menggelengkan kepalanya dan berkata : "Tidak ada hal khusus yang terjadi. Aku hanya di perintahkan oleh Kapten untuk memanggilmu ke ruang kerjanya. Untuk apa panggilan itu, aku tidak tahu."


"Baiklah. Terima kasih." Kata Venix.


Setelah itu, Venix merapihkan pakaiannya dan bersiap untuk pergi.


Keluar dari rumahnya, pejuang Desa dan Venix berjalan bersama menuju ke tempat Kapten Boro berada.


Faktanya Venix tidak perlu di antar untuk menuju ke Kapten Boro. Namun perintah militer mengharuskan orang yang di tugaskan harus menyelesaikan semua tugasnya sampai tuntas.


Tugas pejuang Desa itu adalah untuk membawa Venix ke kapten Boro. Jadi dia juga harus mengikuti aturan dan mengantarkan Venix walaupun sebenarnya tidak perlu.


Masuk ke dalam ruang kerja Kapten Boro, Pejuang Desa yang mengantarkan Venix membungkukkan tubuhnya sedikit ke Boro. Setelah itu, Pejuang Desa dengan sopan mengundurkan dirinya dan hanya tersisa Venix dan Boro di dalam ruangan ini.


"Duduk." Kata Boro.

__ADS_1


Venix mengambil tempat duduk dan duduk.


"Aku mengetahui bahwa kamu ingin mengupgrade senjata lama milikmu. Dengan ini, sebagai kompensasi dan kontribusimu sebelumnya, aku memutuskan untuk menambahkan bahan baku tingkat tinggi untuk senjata kamu. Apakah ini tidak apa-apa?" Tanya Boro.


Venix mengangguk dan menjawab : "Tidak apa-apa. Aku memang sedang fokus untuk meningkatkan teknik dan senjata milikku untuk saat ini."


"Itu bagus." Kata Boro.


Semua informasi Martial Master di Desa bisa di lihat oleh para petinggi Desa.


Saat Venix memesan untuk mengupgrade senjatanya, Boro dan petinggi lain juga mengetahui hal ini.


Dalam satu minggu terakhir, Venix hanya menukarkan poin kreditnya untuk Teknik dan bahan baku senjata. Ini sangat berbeda di masa lalu.


Walaupun aneh, Boro dan petinggi Desa lainnya hanya mengamati, tidak ingin ikut campur. Jalan kultivasi setiap orang berbeda. Orang lain hanya mampu memberi saran dan nasehat kepada orang lain. Untuk sisanya, orang itu perlu mencari jalannya sendiri.


"Karena kamu ingin fokus untuk meningkatkan Teknik dan Senjatamu, aku bisa membantumu." Kata Boro.


Dengan lambaian tangannya, sebuah token emas muncul di tangan Boro.


"Bawa Token ini ke aula pertukaran dan laporkan namamu. Setelah itu kamu akan mendapatkan beberapa barang tanpa menghabiskan sedikitpun poin kredit." Kata Boro.


Ini adalah hadiah dari para petinggi Desa untuk kontribusinya.


Walaupun kontribusi Venix pada kenyataannya tidak terlalu tinggi seperti Pejuang Desa lainnya, tapi hal yang di bawa Venix kembali sangat menguntungkan untuk perkembangan Desa di masa depan.


"Selain ini semua, apakah kapten punya tugas baru untukku?" Tanya Venix saat meletakkan token emas itu ke dalam cincin penyimpanan miliknya.


Karena dia tidak butuh sumberdaya lagi untuk saat ini, Venix tentu saja menyimpan cincin penyimpanan itu.


"Ini juga salah satu hal yang ingin aku katakan padamu." Kata Boro dan segera wajahnya berubah menjadi serius : "Setelah kamu kembali, tidak ada jejak musuh yang ditemukan. Selama satu minggu terakhir, tidak ada tim musuh yang datang ke daerah yang kita jaga sebelumnya."


"Apakah hal seperti itu terjadi?" Kata Venix dengan mata bingung.


Apa alasannya? Venix dan Boro juga bingung dengan situasi itu.


Apakah karena mereka takut karena kekuatan Venix sangat unik? Ini adalah omong kosong!


Walaupun Venix memang kuat, bahkan jika Boro ingin membunuhnya, Venix tidak berdaya untuk menghentikan Boro.


Dan saat ini, musuh yang ditakuti oleh Boro sendiri tiba-tiba mundur karena dia? Venix tidak berpikir bahwa lelucon ini bisa terjadi di dunia ini.

__ADS_1


"Aku juga sulit untuk mempercayai itu. Bahkan aku telah memerintahkan mereka semua untuk menjelajahi ke daerah yang lebih jauh. Namun hasilnya sama. Tidak ada jejak Ras Goat Beast ditemukan." Kata Boro.


"Ini aneh. Apakah karena mereka menemukan mangsa baru?" Tebak Venix yang menurutnya masuk akal.


"Mungkin." Kata Boro dan menambahkan : "Tapi mungkin, kamu juga berhubungan dengan ini. Tepat setelah kamu mengalahkan tim musuh, semua tim Ras Goat Beast yang tersebar mundur secara bersamaan."


Sudut mulut Venix berkedut. Jika orang yang ada di depannya bukan Boro dan orang lain, Venix ingin mencemooh orang itu!


Namun karena itu Boro, Venix tidak berani. Jadi dia menjawab dengan senyum masam : "Siapa aku? Apakah aku seekor Naga Legendaris? Kapten, kamu tahu bahwa itu tidak mungkin terjadi karena aku. Jika mereka melakukan itu karena aku, mungkin kepala mereka benar-benar di tendang oleh seekor keledai legendaris."


Setelah mengatakan itu, sebuah suara berat terdengar dengan tawa : "Hahahaha! Memang, mungkin Kepala Pemimpin Ras Goat Beast di tendang oleh seekor keledai Legendaris."


Itu bukan suara Venix ataupun Boro.


Mendengar suara itu, keduanya terkejut. Dan segera melihat ke arah suara itu berasal.


"Eh? Kenapa kalian terkejut? Aku adalah tamu di sini."


Di salah satu sudut ruangan ini terlihat sosok wajah manusia dengan tubuh mirip dengan Goat Beast yang sedang duduk dan menonton Venix dan Boro yang sebelumnya sedang mengobrol.


Wajah manusia itu tersenyum, namun Venix dan Boro merasa ngeri di hati mereka.


Mereka berdua tidak mendeteksi orang ini sebelumnya!


Segera Boro mengumpulkan kekuatannya. Dan secara rahasia, dia juga memanggil petinggi Desa lainnya. Namun di permukaan, wajah Boro tetap normal setelah terkejut saat melihat ras Goat Beast yang ada di depannya.


"Siapa kamu?" Tanya Venix dengan hati-hati sambil mempersiapkan diri untuk bertarung.


Saat ini, Venix datang sendirian tanpa Nero. Beberapa hari yang lalu, Nero mengatakan bahwa dia mungkin memiliki terobosan pada tubuh aslinya di Dunia Heavenly Beast. Jadi Nero fokus berkultivasi saat ini.


Karena ini adalah panggilan biasa dan masih berada di Desa, Venix tidak menggangu Nero dan datang ke sini sendiri.


Saat ini, Venix telah menghubungi Nero untuk datang ke sini dengan telepati antar jiwa.


Melihat Venix dan Boro, Goat Beast itu tersenyum dan berkata : "Aku adalah Wok Agir. Aku adalah salah satu pangeran yang berasal dari kerajaan Wok."


Mendengar itu, wajah Venix dan Boro berubah menjadi jelek.


"Aku mendengar obrolan kalian berdua. Ngomong-ngomong, apa yang kaptenmu katakan memang benar. Aku menarik mundur pasukanku karena memang bahwa sebenarnya semua itu berhubungan denganmu. Lebih tepatnya, kekuatanmu." Kata Goat Beast itu dengan senyum tulus.


Venix sebelumnya ingin mencemooh orang yang mengatakan hal ini padanya sebelumnya. Namun walaupun orang yang di depannya bukan Boro, Venix tetap tidak berani untuk mencemooh orang ini dan secara resmi membuat sebuah lelucon besar yang pernah terjadi dalam hidupnya!

__ADS_1


__ADS_2