Legendary Summoner

Legendary Summoner
Ujian Ketiga


__ADS_3

Venix yang memiliki tubuh gemuk dan tinggi mulai menghilangkan armor energi yang ada di tubuhnya secara perlahan. Dia tidak peduli dengan tatapan Nero yang memandangnya dengan aneh.


"Peserta telah menyelesaikan ujian. Selamat bagi peserta ujian."


Suara seorang wanita terdengar mengumumkan pengumuman.


"Ujian telah berhasil di lewati, apakah kita menuju ujian terakhir?" Tanya Nero pada Venix yang bertubuh gemuk.


Venix menghilangkan armor energi satu persatu, dan ukuran tubuhnya menyusut secara perlahan : "Aku perlu beristirahat. Menggunakan energi untuk membentuk armor sangat sulit dan hampir mengkonsumsi semua energi yang aku miliki."


"Siapa suruh kamu menggunakan teknik itu?" Nero berkata dengan jijik.


"Apakah kamu pernah berusaha meyakinkan aku bahwa kamu akan berhasil?" Venix bertanya balik pada Nero.


Jika Nero berusaha meyakinkannya bahwa dia akan berhasil, Venix tidak akan melakukan ini.


"Ngomong-ngomong, armor energi yang kamu buat cukup mengagumkan. Apakah kontrol energi milikmu sudah mencapai level ini?" Nero bertanya dengan rasa penasaran.


Karena mereka sebelumnya dalam perjalanan, Nero tidak tahu sejauh mana kekuatan Venix berkembang dan juga sebaliknya. Tidak ada bahaya yang mengharuskan mereka menggunakan seluruh kemampuan mereka berdua. Di tambah, Agir ada di sisi mereka. Adalah hal normal untuk menyembunyikan kekuatan sejati di depan musuh masa depan.


"Aku menggunakan domain Wave Controller. Ini aneh, sepertinya setelah mencapai Level Ungu, kekuatanku meningkat sedikit demi sedikit tanpa aku sadari." Venix berkata dengan nada yang heran.


Pada awalnya, tubuhnya mengalami transformasi dan inti jiwanya yang unik. Venix merasa bahwa semuanya terjadi tidak sesederhana karena teknik Kultivasi Summoner. Dia tidak tahu jawabannya, tapi dia memiliki firasat seperti itu.


"Aku khawatir kamu telah masuk ke dalam jajaran Wave Controller level pemula." Nero berkata dengan bersungguh-sungguh.


"Level pemula? Sepertinya memang itu yang terjadi. Baiklah, dengan ini, kekuatan gabungan kita semakin kuat!" Venix berkata dengan percaya diri.


Wave Controller sejati hanya di akui setelah seseorang memiliki Domain. Dalam level Wave Controller sejati, Venix hanya mencapai level pemula.


Harus di garis bawahi bahwa setiap kontrol dan manipulasi seorang Wave Controller unik. Level hanya di tentukan dari kekuatan dan kontrol kasar, untuk kekuatan sejatinya, tidak ada yang tahu. Namun sebagian besar ukuran level Wave Controller ini cukup tepat jika dilihat dari sejarahnya.


Menyelesaikan ujian, Venix tidak terburu-buru untuk mengambil hadiah. Dia beristirahat dan memulihkan seluruh energinya. Ujian ketiga adalah yang terakhir. Dilihat dari ujian pertama dan kedua, Venix 90 persen yakin bahwa ujian ketiga mengharuskan dia dan Nero bergabung untuk melewati ujian.


Jadi Venix menghabiskan waktu Lima hari di lantai ujian kedua.

__ADS_1


Tidak hanya beristirahat saja, Venix dan Nero juga berlatih tarung di antara mereka sendiri, dan mengenali masing-masing kekuatan mereka. Dengan ini, kerja sama di antara mereka akan jauh lebih mantap.


Setelah mengetahui kekuatan sejati masing-masing, Nero menyadari bahwa ujian sebelumnya cukup mudah bagi mereka. Walaupun Nero kalah dari Venix, dia akhirnya sadar bahwa, jika Venix tidak memicu Level Tersembunyi, semuanya akan berjalan lancar.


Venix juga tahu kekuatan sejati Nero jauh lebih tinggi. Akibat timbal balik kultivasi Summoner, Nero memiliki kekuatan yang sangat kuat, berbeda dengan Binatang lainnya. Meningkatkan garis keturunannya hanya melepaskan semua potensi yang tersembunyi akibat timbal balik kultivasi Summoner. Di masa depan, Nero akan semakin kuat saat garis keturunannya meningkat lebih jauh.


Akhirnya, keduanya selesai berlatih dan beristirahat, dan di teleportasi ke ruangan hadiah.


Hadiah kali ini tidak semewah sebelumnya, hanya ada 3 kotak perak dan satu emas, dan Nero memiliki ijin untuk memilih dua kotak hadiah. Tentu saja Nero memilih kotak emas dan perak.


Merasakan bahwa tubuhnya telah memiliki kekuatan puncak, Venix dan Nero tidak menunggu lama dan segera memasuki ujian ketiga.


Cahaya menyinari tubuh keduanya, dan di teleportasi ke tempat lain.


Membuka matanya, Venix melihat bahwa dia berada di sebuah padang rumput dengan langit biru di atasnya. Ini adalah area terbuka. Melihat tempat ini, Venix menebak ujian selanjutnya.


"Ujian terakhir dimulai. Karena Master hanya memiliki satu Binatang Kontrak, hadiah akhir akan digandakan. Ujian terakhir cukup sederhana, cukup kalahkan musuh yang kamu hadapi. Setelah mengalahkan musuh, peserta secara otomatis melewati ujian."


"Harap di ingat bahwa ada ujian tersembunyi lain yang ada di reruntuhan ini. Setelah peserta melewati semua ujian, semua nilai ujian peserta akan di hitung dan di nilai apakah berhak untuk mengikuti ujian tersembunyi. Semoga berhasil."


"Gunakan mode bertempur. Dilihat dari tempat kita berada, sepertinya ini akan menjadi pertarungan." Venix berkata sambil mengendalikan Royal Sword miliknya ke belakang punggungnya. Dia juga mengaktifkan Domainnya dalam sekejap.


Tubuh Nero bergetar saat tubuhnya secara perlahan membesar dan berubah menjadi Harimau Hitam.


Di depan Venix, sebuah cahaya muncul. Tidak lama kemudian, sosok Manusia yang memiliki tanduk Rusa di kepalanya muncul di hadapan Venix.


Mata manusia itu tidak memiliki emosi. Dia dengan dingin mengangkat kepalanya melihat Venix dan Nero.


Dengan cepat, sebuah lingkaran formasi muncul di tanah, satu, dua, tiga... Total enam formasi muncul di tanah!


Segera satu persatu Binatang muncul. Serigala, Burung Elang, Roh Pohon, Beruang Neraka, dan dua Makhluk hidup Neraka.


Perlu di ingat, Dunia Heavenly Beast tidak hanya di tinggali oleh Binatang Biasa. Bahkan ada ras-ras yang unik dan aneh dan bukan binatang sama sekali.


Contohnya seperti Roh Pohon, Makhluk Neraka, dan lainnya.

__ADS_1


Lawan Venix memanggil monster Neraka yang memiliki tubuh berwarna merah dengan duri hitam pekat yang menempel di punggung dan tangannya. Dan monster neraka lain memiliki bentuk Humanoid seperti iblis, memiliki tubuh berwarna merah dengan sayap di punggungnya, iblis itu memegang tombak bermata tiga di tangannya.


"Ujian terakhir sepertinya bertarung melawan Summoner lain." Venix tersenyum sedikit dan bersemangat untuk melawan musuh yang ada di depannya.


Binatang Kontrak seperti Roh Peri dan makhluk neraka masuk dalam jajaran Roh Kontrak. Binatang Kontrak dan Roh Kontrak sama saja, tidak ada yang berbeda. Hanya saja, Binatang Roh memiliki populasi yang sedikit dan langka. Dan masuk dalam jajaran Roh Kontrak yang unik. Dan kekuatan Roh Kontrak pada umumnya jauh lenih kuat daripada Binatang Kontrak.


Memiliki Binatang Kontrak Unik seperti mengukur kemampuan Summoner. Karena tidak mudah membuat kontrak dengan mereka.


Contohnya Yago, dia memiliki Cerberus sebagai Binatang kontraknya. Namun Cerberus tidak termasuk ke dalam jajaran Roh Kontrak. Tapi Cerberus tetap termasuk ke dalam penghuni Neraka, dan memiliki kualitas yang agak langka, sedikit lebih rendah daripada Roh Kontrak.


"Serang!"


Venix berteriak saat tubuhnya melaju ke depan, diikuti oleh Nero yang ada di sampingnya.


Manusia Rusa di sisi lain hanya diam, namun Binatang yang dia panggil langsung bergerak saat Venix dan Nero maju.


Hal yang paling sulit dihadapi bagi Venix saat ini adalah Binatang yang bisa terbang. Jika Venix terlalu fokus menghadapi musuh yang ada di darat, Binatang yang ada di udara akan memiliki ruang serangan yang mudah ke tubuhnya.


Dalam sekejap, Nero melewati Venix dan maju ke depan, berhadapan dengan Serigala, Beruang Neraka, dan Monster neraka berduri.


Saat Nero memiliki jarak 10 meter dari meraka, Venix di belakang menggunakan kemampuan Domainnya untuk mendukung Nero.


"Kekuatan Angin!"


Venix menggunakan energinya untuk menciptakan angin yang menyelimuti tubuh Nero, dan membawa Nero terbang ke udara dalam sekejap.


Di udara, Burung Elang telah sampai duluan, dan sedang menunggu bentrokan yang terjadi di tanah dan melancarkan serangan ke musuh. Namun, siapa sangka bahwa Nero tiba-tiba terbang ke udara dalam sekejap dan membuatnya lengah?


Dengan dukungan Venix, Nero terbang di udara dengan cepat dan menghampiri burung elang. Tubuh Nero di selimuti api ungu saat dia menggunakan cakarnya yang terbakar api ungu untuk menyerang burung elang.


"Mati!"


Dalam sekejap mata, Nero mendaratkan serangan di tubuh elang.


Boom!

__ADS_1


Ledakan terjadi dan membuat Nero terhuyung mundur ke belakang.


__ADS_2