
Setelah Agir masuk, hanya tersisa belasan orang yang belum masuk.
"Ayo kita masuk." Venix berkata pada Nero, dan membawanya masuk ke salah satu pintu.
Setelah masuk ke dalam pintu, pemandangan di depan Venix berubah.
Saat ini dia berada di sebuah tempat yang memiliki lebar dua meter. Di sampingnya, daun tembok tinggi mengelilingi kedua sisinya.
"Apakah ini akan menguji kekuatanku dengan menerima serangan? Bagaimana menurutmu, Nero?" Venix bertanya pada Nero dan menoleh ke sampingnya.
Namun, Venix tidak menemuka sosok Nero seperti yang dia harapkan. Dia terkejut dan mencoba untuk menghubungi Nero lewat telepati.
"Aku disini." Suara telepati Nero masuk ke dalam benak Venix.
"Hah? Dimana?" Venix bertanya.
"Tepat di depanmu." Jawab Nero.
Venix mengangkat kepalanya dan melihat Nero yang berada jauh di depannya. Jika dilihat lebih teliti, sepertinya tempat Nero berada adalah garis finish.
"Kenapa kamu ada di sana?" Venix bertanya dengan heran.
"Entahlah. Saat aku datang ke sini, aku sudah ada di sini. Mungkinkah ujian ini hanya untuk dirimu sendiri? Dan aku di sini menjadi pemandu sorak untukmu?" Nero berkata sambil memegang dagunya.
"…." Venix.
Sepertinya Nero memang menjadi pemandu sorak jika situasinya seperti ini.
- Yan Venix, Ras Manusia -
- Usia : Hampir 23 tahun -
- Level Kultivasi - Level Ungu Tahap Tengah -
- Jumlah Binatang Kontrak - Satu -
- Teknik Kultivasi - Kultivasi Summoner -
- Tingkat Sinkronisasi - 103% -
- Menentukan Level peserta ujian … -
Sebuah suara wanita datar bergema saat membacakan satu persatu data Venix.
Di sisi lain, Venix agak terkejut. Tingkat penilaian peserta di dalam Reruntuhan ini sangat tinggi sampai mengetahui semuanya. Hal ini sangat sulit dilakukan, bahkan oleh Ras yang memiliki kekuatan tingkat tinggi.
"Level ujian telah ditentukan. Silahkan maju ke depan untuk memulai ujian. Setiap 10 meter, level ujian akan di tingkatkan. Harap di ingat bahwa kematian bisa saja terjadi dalam ujian ini."
Suara wanita datar itu terdengar lagi.
Venix memegang dagunya dan berpikir. Bagaimana jika dia terbang saat ini?
Dengan rasa ingin tahu, Venix menggunakan energinya untuk terbang. Namun tidak ada yang terjadi, dan dia tetap berada di tanah.
"Formasi larangan terbang? Bagaimana jika aku langsung menuju garis finish?" Dengan rasa ingin tahu, Venix ingin mencoba hal itu.
Jarak antara dia dan Nero adalah 100 meter. Itu berarti ujian ini memiliki sepuluh level.
Jarak 100 meter bisa di tempuh oleh Venix dalam sekejap mata, jadi dia ingin mencobanya. Dia juga ingin tahu apakah ujian ini bisa dicurangi.
"Kalau begitu, ayo!" Venix berteriak saat menghentakkan kakinya di tanah.
Boom!
__ADS_1
Sebuah ledakan terjadi, dan Venix dengan cepat melaju ke depan dan mencapai jarak 100 meter dalam sekejap.
"Ini mudah!" Venix agak senang karena dia bisa mencurangi ujian ini.
Namun, saat dirinya dan Nero memiliki jarak 5 meter, Venix tidak bisa lagi bergerak seolah-olah sebuah tembok tak terlihat menghalangi jalannya.
"Memicu level tersembunyi, semoga berhasil ~"
Suara wanita itu kembali datang. Namun di akhir kalimat, nada suara wanita itu seolah-olah sedang menyenandungkan lagu dan bersenang-senang.
Hah? Level tersembunyi? Venix berpikir di dalam benaknya. Sebelum dia bisa memikirkan apa yang terjadi, sebuah formasi besar muncul di depannya dan memiliki tekanan kuat yang sangat mengancam nyawanya.
"Persetan!" Venix mengumpat dan segera mundur kebelakang, mengeluarkan Royal Sword miliknya, bersiap untuk menerima serangan formasi itu.
Boom!
Sebuah laser energi seukuran manusia muncul dari formasi dan menyerang Venix yang memiliki wajah yang jelek.
"Ayo! Venix! Semangat! Semangat!" Nero menari di garis finish. Sepertinya dia menikmati perannya sebagai pemandu sorak.
Menggunakan Wave Controller dan Royal Sword, Venix melapisi Royal Swordnya dengan energi kental dan membuat perisai energi di depan tubuhnya.
Boom!
Laser energi menghantam Venix dengan hebat.
Venix terbang mundur sejauh 50 meter sebelum dia bisa mendarat di tanah dengan mantap.
"Sial! Bagaimana aku bisa memicu level tersembunyi!?" Venix berkata dengan sedih saat pakaiannya hancur berantakan dengan luka yang tersebar di seluruh tubuhnya.
Kepalanya berdarah hingga darah menetes jatuh ke bagian matanya.
"Ayo! Venix! Venix! Semangat! Semangat!" Nero masih menari dan meningkatkan suaranya semakin tinggi.
Formasi di depan garis finish tidak menghilang, dan segera mengeluarkan 5 siluet serigala energi, dan menerjang menyerang Venix.
"Kekuatan serigala energi itu berada di Level ungu? Bahkan lima dari mereka?" Venix dengan sedih menatap lima serigala yang mendekatinya.
Auuuu! Auuuu!
Satu persatu serigala menyerang Venix saat dia berusaha menghindari setiap serangan, dan menyerang balik melawan serigala.
"Jika terus seperti ini, aku hanya memerlukan waktu untuk secara sepenuhnya mengalahkan serigala ini." Venix berkata dengan percaya diri.
Namun, selagi Venix melawan serigala, Formasi tidak tinggal diam. Segera tiga sosok Dryad berbentuk energi muncul dari formasi.
"Hah? Tiga Dryad?" Venix menatap tiga Dryad yang baru saja muncul dan mulai mendukung lima serigala.
"Hei hei hei! Apakah ujian ini rusak? Kenapa kamu menyerang tanpa jeda waktu?" Venix menghadapi lima serigala saat mengeluh kepada Formasi ujian.
Namun, Formasi ujian hanyalah benda mati. Dia tidak bisa mendengarkan Venix, dan terus melakukan serangan.
Segera Formasi mengeluarkan tiga Orb yang melayang di udara. Dan segera bergabung dengan pertempuran.
"Tiga Orb? Apakah aku harus menyerah?" Venix berkata dengan air mata yang mengalir di wajahnya.
Orb adalah sebuah teknik tingkat tinggi milik Wave Controller. Dengan Orb, mereka bisa mengeluarkan serangan laser energi dengan cepat dan mudah, yang sangat menggangu bagi lawan.
"Jangan menyerah! Bahkan jika kamu mati, lalu apa? Tidak ada yang terjadi!" Nero berteriak dari garis finish dan berusaha menyemangati Venix.
"Jika aku mati tentu saja aku akan mati! Semuanya berakhir! Apa yang kamu harapkan!?" Venix mengeluh pada Nero.
Dengan fokus tingkat tinggi, Venix menghadapi semuanya satu persatu.
__ADS_1
Sebagai seorang Wave Controller, ini adalah pertama kali baginya berada dalam situasi yang sangat sulit. Akhirnya, dia mengerti perasaan lawannya yang menghadapinya di masa lalu.
"Ayo! Keluarkan semuanya!" Venix dengan semangat juang yang tinggi menantang Formasi ujian lagi.
Berdengung ~
Formasi energi berdengung, dan segera mengeluarkan 50 tombak energi dan melesat ke arah Venix.
"…." Venix.
Aku bercanda, oke? Aku tidak serius mengatakan itu! Pikir Venix dengan sedih dan ingin menangis. Sejak kapan dia bermulut kotor?
50 tombak energi melesat dan mengunci posisi Venix.
Venix dengan serius mengunci setiap tombak yang akan datang. Keuntungan Wave Controller bisa mengunci dan menentukan arah serangan yang akan datang.
"50 tombak... Ini kerugian bagiku. Namun, tombak itu juga bisa membantuku bukan? Siapa bilang aku tidak bisa melawan racun dengan racun?" Venix segera membuat rencana di benaknya dengan cepat.
Venix berencana menggunakan tombak untuk menyerang Orb, Dryad dan Serigala.
"Flash of Static Shock!"
Venix segera menggunakan teknik gerakannya.
Dengan teknik itu, Venix bisa meningkatkan kecepatan dan kelincahannya.
Dengan percaya diri, Venix melewati serigala dan lainnya untuk maju ke depan menghadapi tombak yang akan datang.
"Ayo!" Kata Venix saat mengunci seluruh musuhnya.
Satu persatu tombak maju ke depan, dan berbaris menuju tempat Venix berada.
Saat tombak berada dalam jarak 10 meter, tubuh Venix menghilang dan segera muncul di belakang Dryad.
"Tolong menjadi perisaiku sekali." Kata Venix.
Boom!
Tombak menusuk tepat ke tubuh Dryad dan menembus tubuh Dryad.
Karena kekuatan serangan telah di kurangi oleh tubuh Dryad, Venix memblokir tombak energi yang akan menusuknya dengan delapan Royal Sword miliknya.
Cling!
Serangan tombak berhenti, dan menghilang pada saat bersamaan.
Segera tombak kedua datang.
Melesat!
Venix menghindari tombak kedua, dan lari ke salah satu Orb dalam sekejap mata.
Tombak kedua meleset. Namun itu tidak menghilang. Tombak itu segera berbalik dan menyerang Venix lagi yang berada di belakangnya.
"Jadi harus di tahan ya?" Venix berkata sambil menyerang Orb dengan Royal Swordnya dan melemparkannya ke depan untuk menghadapi tombak energi.
Boom!
Ssssshhhhh
Saat tabrakan terjadi, Tombak dan Orb menghilang dengan cepat.
"Ini bisa di lakukan, namun, aku harus cepat sebelum seluruh tombak mengitariku." Venix berpikir dengan cepat dengan otaknya, dan melakukan simulasi serangan yang akan terjadi di masa depan.
__ADS_1