
"Berapa Binatang Kontrak yang kamu miliki?" Tanya Gill pada Venix.
Mendengar pertanyaan itu, Venix agak terkejut. Dengan senyum masam, dia menjawab : "Hanya kucing hitam bodoh itu yang menjadi Binatang Kontrakku."
"Siapa yang kau sebut kucing bodoh!?" Kata Nero dari samping.
"Dia hanya memiliki satu Binatang Kontrak. Alasan utamanya adalah karena dia tidak mampu menipu Binatang Heavenly Beast lainnya dan hanya bisa menipu satu kucing bodoh." Kata Agir mengikuti topik obrolan.
"…." Venix.
"…." Nero.
Keduanya terdiam.
Venix terdiam karena tidak bisa membantahnya. Walaupun faktanya tidak seperti itu, tapi alasan apa yang bisa Venix katakan untuk membantah kata-kata yang di keluarkan oleh Agir?
Di sisi lain, Nero juga tidak bisa menjawab.
Mungkin memang hanya dia yang bisa di tipu oleh Venix.
"Eh? Tuan, apa yang kamu maksud dengan itu?" Tanya Gill dengan bingung.
Dengan senyum licik, Agir menceritakan kisah Venix dari awal.
Setelah mendengarkan keseluruhan cerita, Gill menjadi terkejut. Dia menatap Venix dan berkata : "Walaupun memang benar tindakan yang kamu lakukan sangat bodoh, tapi aku cukup mengagumimu karena berani mencoba ide baru dan berhasil."
"…." Venix.
Aku tidak bodoh, oke? Berhentilah menyebutku bodoh! Bentak Venix di dalam benaknya.
Bagaimana Venix bisa membuat dua orang ini diam dan tidak mengolok-oloknya? Membantah kata-kata mereka? Itu tidak mungkin! Menghajar mereka? Itu sama saja dengan bunuh diri!
Karena itu, Venix hanya bisa pasrah berdiam diri di tempat.
Di sisi lain, Monster Beruang memandang makhluk hidup yang ada di depannya. Dia ingin lari, namun tidak berani.
Instingnya memberitahunya bahwa jika dia bergerak saat ini, dia akan terbunuh!
__ADS_1
Faktanya, instingnya tidak salah. Agir memang dengan sengaja membuat Monster Beruang untuk merasakan bahaya jika dia bergerak.
Lagipula Agir bisa dengan mudah membunuh Monster Beruang ini dalam satu gerakan. Itu juga mudah baginya untuk menekan Monster Beruang dengan niat membunuhnya.
"Bagaimana menurutmu Gill? Karena kamu adalah seorang Summoner, apakah ide ini bisa di terapkan untuk orang lain?" Tanya Agir pada pelayan tua.
"Tidak, ini sangat sulit." Jawab Gill sambil menggelengkan kepalanya : "Aku juga sudah mencoba teknik Kultivasi Summoner saat aku mencapai Level Ungu. Namun tingkat sinkronisasi jiwaku dan Binatang Kontrakku hanya 50%. Aku mencoba selama satu tahun, namun hanya meningkat sampai 52%."
Gill menghela nafas dan harus mengakui bahwa apa yang dilakukan Venix sangat menentang surga. Sebagai seorang Summoner, dia juga tahu betapa sulitnya melakukan prestasi seperti Venix.
"Apakah karena dia ras manusia?" Tanya Agir lagi.
Sebelumnya Nero menyebutkan bahwa Ras Manusia berada dalam jajaran potensi tingkat tinggi di Dunia Heavenly Beast. Jadi Agir menebak bahwa karena Venix manusia, dia bisa mencapai langkah itu.
"Tidak. Faktanya, setiap Ras memiliki kemampuan yang sama sebagai seorang Summoner." Jawab Gill.
Memikirkannya selama beberapa saat, Gill melanjutkan : "Seorang Summoner juga memiliki tingkatan bakat seperti Martial Master pada umumnya. Orang yang memiliki bakat Summoner akan memiliki jiwa yang jauh lebih kuat daripada yang lainnya dan mampu untuk memanggil Binatang Kontrak yang sangat cocok untuknya."
Venix mengangkat alisnya dan terus mendengarkan. Dia merasa informasi yang akan dikatakan oleh pelayan tua Gill ini adalah sesuatu yang belum dia ketahui.
Walaupun di Benua Manusia Venix mencari tahu informasi tentang Summoner, namun semuanya terbatas karena dia tidak memiliki kekuatan dan status yang cukup.
"Ada hal seperti itu?" Kata Agir sambil memegang dagunya.
Walaupun dia bukan seorang Summoner, Agir juga cukup tertarik untuk mengetahui asal usul kekuatan Venix.
"Tingkat bakat summoner apa yang kamu miliki?" Tanya Gill kepada Venix.
Mendengar pertanyaan itu, Venix tersenyum masam : "Aku tidak tahu. Aku belum pernah menjalani tes untuk mengukur bakat Summoner."
Pada umumnya setiap orang yang masuk sekolah di Benua Manusia akan memiliki tes bakat, termasuk bakat Summoner.
Tapi Venix pada saat itu sudah memiliki Nero dan dia tidak perlu menguji bakat Summoner.
Setiap Martial Master mampu memiliki Binatang Kontrak. Bahkan Agir pun bisa. Namun perkembangan kekuatan mereka juga bergantung pada kecocokan keduanya.
Bisa dikatakan bahwa, jika seorang Martial Master memiliki bakat Summoner, mereka bisa memanggil Binatang Heavenly Beast dengan 70% kekuatan aslinya.
__ADS_1
Namun jika Martial Master tidak memiliki bakat, mereka hanya mampu membiarkan Binatang Heavenly Beast memiliki 30% kekuatan aslinya.
Walaupun semua Martial Master bisa mengkontrak Binatang Heavenly Beast, tapi tidak semuanya mampu mengeluarkan semua potensinya dan menjadi Summoner sejati.
Karena itulah saat Venix diketahui sudah memiliki Nero dan memastikan dia mampu membuat Nero memiliki 70% kekuatan aslinya, dia dianggap memiliki bakat Summoner dan tidak perlu untuk melakukan tes lagi.
"Bahkan kamu sendiri tidak tahu? Apakah kamu telah membuat kontrak dengan kucing ini sebelum kamu bisa menguji bakat Summoner kamu?" Tanya Pelayan Gill.
"Memang seperti itu kenyataannya." Jawab Venix sambil mengangguk.
"Pantas saja, tidak heran." Kata Pelayan tua Gill.
"Apakah ada sesuatu yang aku tidak tahu tentang ini?" Tanya Venix.
"Mengukur bakat Summoner adalah dengan menilai jiwamu yang murni. Namun setelah kamu membuat kontrak dengan Binatang Heavenly Beast, jiwamu tidak lagi murni dan tidak bisa lagi mengukur bakat. Hanya dengan melihat perkembangan kamu, orang lain bisa memperkirakan bakat summoner kamu." Jawab Gill.
Mendengar ini, Venix akhirnya tercerahkan.
Pantas saja dia tidak perlu menguji bakat Summoner nya!
Venix tidak tahu bahwa informasi ini menjadi rahasia tingkat tinggi di Benua Manusia.
Itu karena jika itu diketahui oleh semua orang, banyak orang kaya akan memonopoli bakat Summoner.
Setelah menguji bakat seseorang dan menemukan bahwa dia memiliki bakat Summoner yang bagus, mereka akan memaksa orang itu untuk membuat Kontrak dengan Binatang Heavenly Beast agar bakatnya tidak diketahui orang lain.
Dengan itu, keluarga kaya itu akan memonopoli bakat dan kekuatan dengan harga yang sangat murah!
"Kapan kamu membentuk Kontrak dengan kucing ini? Dan formasi apa yang kamu gunakan?" Tanya Pelayan Gill.
"Aku membentuk Kontrak dengan Nero saat usiaku 14 tahun saat itu. Dan aku menggunakan formasi pemanggilan acak pada saat itu." Jawab Venix.
"Usia 14 tahun membentuk Kontrak dan Formasi pemanggilan acak? Dengan ini bisa di pastikan bakat Summoner kamu sangat tinggi." Kata Gill dan melanjutkan : "Orang biasa mampu membentuk kontrak dengan Binatang Heavenly Beast juga. Namun itu tingkat Fana dan tidak memiliki masa depan. Tapi kamu berbeda. Kamu berhasil memanggil Binatang Kontrak tipe tempur dan juga tidak lemah. Walaupun garis keturunannya tingkat rendah, tapi kucing hitam itu memiliki kemungkinan untuk meningkatkan garis keturunannya."
Mendengar pelayan Gill mengatakan itu, Nero menjadi terkejut.
Setelah sinkronisasi mencapai 100%, Nero juga menerima manfaat. Dia merasakan bahwa sebuah transformasi juga akan terjadi dengan tubuh aslinya. Karena itu Nero fokus berkultivasi dengan tubuh aslinya.
__ADS_1
Nero juga tahu bahwa garis keturunannya ternyata bisa di tingkatkan. Namun Nero tidak memberitahu Venix dan ingin memberinya kejutan.
Dan saat ini, Nero sadar akan sesuatu. Sepertinya, dia dan Venix ditakdirkan untuk bertemu di kehidupan ini.