
Angin bertiup dan dedaunan pohon berdansa saat angin menerpanya.
Whooosshhh ~
Sosok Manusia menunggangi Harimau Hitam melaju dan berlari di tanah melewati pepohonan.
Venix menunggangi tubuh Nero untuk berpergian kali ini.
Sebelumnya di Reruntuhan Summoner, mereka berdua bertaruh. Siapapun yang kalah akan menuruti permintaan pemenang. Dan kebetulan Venix menang saat itu, dan permintaannya adalah Nero menjadi tunggangannya selama satu tahun sejak mereka keluar dari Reruntuhan Summoner.
"Apakah ini jalan yang benar?" Nero bertanya pada Venix saat tubuhnya terus berlari ke depan dengan kecepatan yang cepat.
Venix memegang peta kulit di tangannya, dia memperbesar peta dengan dua jarinya, dan menunjukkan posisinya berada saat ini.
"Kita berjalan ke arah yang benar. Kita akan sampai di sana dalam beberapa hari." Venix berkata pada Nero.
"Dengan peta ini, bukankah kita tidak akan pernah tersesat? Aku bertanya-tanya apakah orang lain memiliki peta seperti ini?" Nero bertanya.
Peta yang ada di tangan Venix adalah peta yang unik dan berkualitas tinggi. Ini adalah peta dunia.
Saat dia berada di Reruntuhan Summoner, Venix bertanya apakah Yueli memiliki peta yang lengkap dunia Aether?
Tanpa di sangka, Yueli memberikannya peta Dunia. Tidak hanya itu saja, peta ini seperti teknologi canggih di dunia manusia. Dia bisa memperbesar dan mengecilkan peta. Tidak hanya itu saja, bahkan posisinya bisa dilihat di dalam peta.
Ini tidak lagi salah, ini mirip dengan GPS yang ada di Benua Manusia!
"Aku tidak yakin, yang pasti aku bukan satu-satunya orang yang memiliki peta seperti ini. Aku ingat bahwa banyak pembatasan yang bisa dilakukan oleh teknologi manusia di dunia ini. Dan peta yang ada di tanganku bisa dikatakan adalah item yang sangat mahal!" Venix menjawab sambil memeriksa peta yang di tangannya.
Nero mengangguk.
"Aku penasaran, apakah anak bernama Yenta itu berhasil mendirikan wilayahnya sendiri?" Nero bertanya-tanya tentang situasi Yenta.
"Siapa yang tahu?" Venix tersenyum kecil.
Setelah pertarungannya dengan Agir selesai, Venix tidak berencana untuk terus tinggal di Benua Kegelapan.
Dia berencana untuk pulang!
Namun sebelum itu, dia perlu mengunjungi Yenta dan melihat apakah Laura dan lainnya sudah bergerak dan menuju dermaga kamp manusia?
__ADS_1
Dengan Venix mengeluarkan momentum kekuatannya ke dunia luar, semua perjalanannya berjalan dengan lancar dan tidak ada yang berani mengganggu perjalanannya.
Hanya Martial Master Level Emas yang bisa mendapatkan kenyamanan ini.
Level kultivasi Venix masih berada di Level Ungu Tahap Akhir, namun kekuatan tempurnya sendiri secara samar tidak jauh dari level emas. Itulah kenapa Venix bisa menakuti semua makhluk hidup yang melihatnya.
Cincin kemampuan inti jiwanya telah meningkat dengan pesat, terutama kemampuan cincin kedua dan ketiga.
Kemampuan cincin kedua akhirnya menunjukkan nilainya. Yaitu dia bisa bertukar posisi dengan Nero dalam sekejap dalam jarak tertentu. Dengan kemampuan ini, dia bisa melakukan strategi pertarungan yang lebih bervariasi.
Kemampuan cincin ketiga adalah pencapaian terbesar Venix karena Yueli menyarankannya untuk lebih fokus pada cincin kemampuan ketiga.
Transformasi kemampuan cincin ketiga akhirnya jauh lebih sempurna daripada sebelumnya. Dan saat ini, Venix memiliki dua bentuk Transformasi.
Yang pertama adalah bentuk manusia, yaitu tubuhnya sendiri yang menjadi intinya. Namun dia juga akan memiliki beberapa karakteristik tubuh Nero, yaitu Harimau Hitam dalam bentuk Transformasi manusia.
Bentuk tubuh manusia meningkatkan banyak kekuatan utama Venix, salah satunya adalah Wave Controller miliknya.
Yang kedua adalah bentuk Manusia Harimau. Transformasi ini memiliki bentuk yang mirip dengan manusia serigala. Venix akan memiliki tubuh Harimau Hitam bergaris ungu dengan bentuk tubuh yang mirip dengan manusia.
Bentuk tubuh ini meningkatkan kekuatan Nero. Tubuh Harimau Nero memiliki kekuatan dan ketahanan tubuh jauh lebih tinggi daripada Venix. Dan juga, Api ungu yang unik milik Nero sendiri.
Di sisi lain, harga yang harus Venix bayar untuk mendapatkan semua ini adalah potensinya sendiri.
Saat ini kecepatan kultivasinya tidak begitu berlebihan seperti di masa lalu, dan berkurang dengan banyak. Namun kecepatan kultivasi Venix masih jauh lebih cepat daripada yang lainnya.
Yueli mengatakan bahwa saat tingkat kultivasi Venix meningkat, potensinya akan di isi kembali dan meningkat. Jadi Venix tidak begitu khawatir saat ini.
Dan mental sucinya secara perlahan juga menurunkan peringatannya tentang level kultivasinya. Venix merasa bahwa ini adalah jalan yang benar baginya. Sepertinya teori yang dikatakan oleh Yueli bukan omong kosong belaka, dan itu akan benar-benar terjadi padanya.
Venix bertanya-tanya, kejadian ini sangat mustahil untuk terjadi. Dia tidak tahu apa yang menyebabkan hal ini terjadi pada dirinya sendiri.
*** *** ***
Beberapa hari ke depan, Nero yang membawa Venix di punggungnya datang ke sebuah wilayah yang memiliki ukuran yang luas dan bangunan tingkat tinggi, seperti kota pada umumnya.
"Apakah ini wilayah yang Yenta miliki?" Nero tercengang melihat pemandangan yang ada di depannya.
Dalam perjalanan mereka ke sini, mereka bertanya kepada orang lain tentang Yenta.
__ADS_1
Dan orang-orang menjawab bahwa mungkin orang yang dicari Venix dan Nero adalah Lord Yenta, dan mengarahkan mereka berdua ke sini.
Venix tidak menjawab dan melihat wilayah yang memiliki ukuran kota.
"Kita hanya perlu masuk ke dalam dan memastikannya." Venix berkata pada Nero.
Setelah itu, Nero berjalan mengikuti jalan tanah yang telah di buat oleh penguasa wilayah.
Banyak makhluk hidup dari berbagai ras berjalan di jalan tanah ini. Tidak ada keributan, dan semuanya hidup dengan nyaman.
Tidak lama kemudian, Venix dan Nero sampai di gerbang Kota.
Ngomong-ngomong nama kota ini adalah Kota Voreus.
Venix turun dari punggung Nero, dan mengantri di belakang orang lain untuk memasuki kota.
Setelah mengantri selama beberapa menit, akhirnya giliran Venix.
"Apakah kamu sudah berada di dalam kota sebelumnya atau ini pertama kalinya bagimu?" Penjaga kota Humanoid Rusa bertanya pada Venix.
"Ini pertama kalinya." Venix menjawab.
Penjaga kota mengangguk, dan segera Venix menyelesaikan semua prosedur yang dibutuhkan dan mendapatkan ijin untuk memasuki kota dan membayar biaya masuk kota.
Saat Venix baru masuk ke dalam kota, dia tidak langsung pergi. Dia mencari salah satu penjaga kota dan mendatanginya untuk menanyakan sesuatu.
"Maaf, apakah kamu mengenal Yenta?" Venix bertanya dengan nada sopan kepada penjaga kota.
"Yenta? Aku tidak tahu..." Penjaga kota itu menjawab secara naluriah, dan tiba-tiba dia sadar akan sesuatu.
"Apakah yang kamu maksud adalah Lord Yenta!?" Penjaga kota itu langsung menaikkan nada suaranya sedikit lebih tinggi.
"Mungkin... Aku tidak yakin..." Venix menjawab.
Sing!
Penjaga kota itu langsung mengeluarkan pedangnya dan menunjuk Venix dengan pedangnya : "Kamu hanya seorang pendatang! Beraninya kamu menyebut Lord Yenta tanpa menyebut gelarnya!?"
Penjaga itu berteriak, dan segera mendapatkan perhatian dari orang lain dan penjaga kota di sekitarnya.
__ADS_1
Dalam sekejap, Venix dan Nero di kelilingi oleh penjaga Kota.