
Saat Venix dan Agir mengobrol tentang banyak hal, Yenta sangat sibuk membentuk koneksi dengan orang asing.
Venix dan Agir sadar bahwa Yenta sedang membuat koneksi dengan orang asing. Dan mereka berdua tidak terkejut dan tidak peduli.
Segera satu jam telah berlalu.
Yenta kembali ke tempat duduk Venix dan Agir berada.
"Aku mendapatkan informasi bahwa ada reruntuhan yang muncul di arah barat kota." Yenta berkata kepada Venix dan Agir.
"Reruntuhan? Reruntuhan peninggalan siapa itu?" Venix bertanya dengan rasa ingin tahu.
Reruntuhan adalah peninggalan yang di tinggalkan oleh orang-orang kuat di masa lalu untuk generasi baru yang akan datang. Reruntuhan di penuhi malapetaka dan kesempatan. Jika seseorang beruntung, mereka bisa menjadi kuat dalam sekejap karena kesempatan yang ada di reruntuhan.
"Tidak ada yang tahu pasti peninggalan senior mana itu. Namun satu hal yang pasti, kamu pasti akan terkejut dan bersemangat!" Yenta berkata pada Venix dengan nada senang.
"Oh?" Agir menonton dari samping, dan agak penasaran.
"Membuatku bersemangat?" Mata Venix sedikit cerah, dan menunggu Yenta melanjutkan kata-katanya.
Dengan senyum senang, Yenta membuka mulutnya : "Tidak ada yang tahu siapa yang membuat reruntuhan ini. Namun, satu hal yang pasti. Reruntuhan ini terhubung dengan seorang Summoner!"
Mendengar itu, Venix terkejut sekaligus senang.
Reruntuhan Summoner sangat berguna baginya. Jika itu berhubungan dengan Summoner, bukan tidak mungkin untuk menemukan sumberdaya Summoner di sana dan catatan pengalaman senior Summoner yang sangat kuat di masa lalu.
Walaupun Venix sudah tahu jalan kultivasinya saat ini, dia tetap tidak mengabaikan catatan dan pengalaman Summoner lain. Semakin banyak pengalaman yang dia ketahui tentang Summoner lain, semakin banyak dia akan mengerti jalan kultivasinya di masa depan.
Jalan setiap Martial Master berbeda, namun dasarnya sama.
Venix tidak akan sombong hanya karena dia adalah jenius sejati dan mengabaikan pengalaman Summoner lainnya.
__ADS_1
Mungkin akan ada banyak pengalaman Summoner lainnya yang tidak berguna untuknya, tapi lebih baik mengetahui daripada tidak tahu.
"Kapan reruntuhan peninggalan itu muncul?" Venix bertanya dengan nada bersemangat.
"Reruntuhan itu muncul kurang lebih satu tahun yang lalu. Dikatakan reruntuhan itu berada di dunia kecil. Dan juga, sebuah formasi mencegah orang lain untuk masuk dengan paksa ke dalam reruntuhan." Yenta menjawab pertanyaan Venix.
Mendengar reruntuhan belum bisa dimasuki, semangat Venix agak hilang. Lagipula, reruntuhan itu sudah muncul kurang lebih 1 tahun yang lalu. Siapa yang tahu, kapan reruntuhan itu bisa di masuki?
Dan dunia kecil adalah sebuah wilayah yang di bentuk melalui ruang kosong.
Reruntuhan peninggalan yang sangat kuat umumnya terletak di bidang kosong dan muncul di sembarang tempat.
Ruang kosong tidak memiliki wilayah yang tetap di dunia nyata. Jadi orang lain hanya bisa menunggu Reruntuhan itu muncul di dunia nyata dan tidak bisa mencari lokasinya.
Ini seperti Bumi yang mengitari matahari. Setiap hari, Bumi bergerak dan tidak berada di tempat yang sama. Itu sama halnya dengan Dunia kecil yang disebutkan Yenta. Wujud fisiknya tidak akan muncul dan lokasinya akan terus berpindah setiap saat.
Kecuali, saat suatu pengaturan yang di tinggalkan oleh pembuat Dunia Kecil itu terpicu, Dunia kecil akan muncul di dunia nyata, dan lokasinya akan dipertahankan di sana. Atau waktu sudah berlalu 100 sampai 1000 tahun, Reruntuhan akan muncul untuk memberikan kesempatan kepada generasi baru.
Biasanya, reruntuhan muncul jika Dunia ini akan mengalami dominasi dari salah satu Ras. Pada saat itu terjadi, Reruntuhan peninggalan akan muncul untuk membantai Ras yang ingin mendominasi dunia ini.
Karena mendominasi Dunia sama saja mendatangkan malapetaka bagi Ras mereka sendiri.
Ini aneh namun nyata.
Tidak ada yang tahu, siapa yang membuat Reruntuhan level Dunia Kecil itu.
Tentu saja ada Reruntuhan peninggalan lain dari orang yang kuat. Namun, Reruntuhan itu berada di Dunia nyata, dan tidak berada dalam level Dunia Kecil.
Reruntuhan level Dunia Kecil sangat banyak jumlahnya. Tidak ada yang tahu pasti berapa banyak, sudah ada banyak catatan Reruntuhan Dunia kecil di seluruh dunia.
Di setiap Benua, termasuk Benua Manusia memiliki Reruntuhan Dunia Kecil yang akan muncul dari waktu ke waktu. Tapi, Reruntuhan Dunia Kecil paling banyak muncul di Benua Kegelapan. Itulah kenapa banyak orang akan berpetualang di Benua Kegelapan.
__ADS_1
Di sisi lain, Reruntuhan Dunia Kecil biasanya bertahan tidak lama saat pintu masuk sudah terbuka. Rata-rata hanya bertahan selama satu sampai enam bulan sebelum mengusir semua orang yang ada di dalam dan menghilang lagi ke ruang kosong.
Melihat Venix menjadi agak tidak bersemangat, Yenta tersenyum dan membuka mulutnya lagi : "Formasi Reruntuhan menunjukkan bahwa pintu masuk akan terbuka tidak lama lagi. Itulah kenapa banyak tim yang berkemah di luar Kota. Itu untuk menuju Reruntuhan Summoner!"
"Kita harus pergi!" Venix berkata dengan semangat.
"Aku tidak menolak untuk pergi ke sana dan bersenang-senang." Agir berkata dari samping dengan acuh dan menambahkan : "Namun, aku cukup kesal dengan manusia bernama Yenta ini. Kenapa kamu tidak mengatakan semuanya sekaligus? Kenapa kamu membagi informasi ini menjadi beberapa bagian? Tidak sekaligus semuanya? Apakah kamu ingin mengubah emosi orang lain di setiap bagian?"
"…." Venix.
"…." Yenta.
Yah …. Jujur saja, Venix merasa apa yang dikatakan Agir sangat masuk akal. Kenapa Yenta membagi informasi seperti itu? Kenapa tidak mengatakan keseluruhan informasi secara langsung?
Di sisi lain, Yenta menjadi malu. Dia tidak berniat untuk melakukan hal itu. Namun, kepribadiannya yang ingin membuat orang lain menjadi tertarik terbawa saat ini. Itulah kenapa dia secara tidak sadar membagi informasi seperti itu.
Yenta cukup pintar untuk membuat orang lain tertarik dengan kata-katanya. Itulah kenapa Venix di masa lalu juga tergoda oleh kata-kata Yenta. Tentu saja kemampuan Yenta sendiri bukan omong kosong belaka.
"Yah... Lupakan saja! Yang terpenting, kita mendapatkan informasi yang sangat berharga!" Venix tersenyum dangan semangat juang yang berkobar.
"Itu untuk dirimu sendiri. Lalu, apakah itu akan menguntungkan diriku?" Agir bertanya dengan santai sambil meminum minumannya.
Mendengar itu, Venix agak canggung.
Memaksakan tawa, Venix menepuk bahu Agir dengan tawa canggung : "Hahaha! Kamu kan Agir! Orang yang sangat kuat! Tidak ada yang kamu takuti saat ini! Kamu tidak perlu bersusah payah berjuang untuk hal lain! Itulah kenapa aku harus berusaha untuk mengejar levelmu! Jika aku tidak berusaha, bukankah aku hanya akan mengecewakanmu? Hahaha!"
Mendengar kata-kata sanjungan Venix, Agir mengangguk kecil berulang kali, menikmati pujian dari jenis jenius yang sama.
Jika pujian itu datang dari orang biasa, Agir tidak akan merasakan apapun. Tapi itu berbeda dengan Venix. Dia dan Venix berada dalam level jenius yang sama. Itulah kenapa setiap pujian Venix jauh lebih bermakna daripada orang lain.
Walaupun Agir sombong dan angkuh, dia secara tidak sadar memperlakukan orang-orang yang memiliki level yang sama dengannya, seperti Venix, dia memperlakukan Venix secara setara dengannya tanpa melihat level kultivasi dan latar belakangnya.
__ADS_1
Memang, seperti yang Venix tebak di masa lalu. Agir memang terlalu baik!
Mungkin karena dia lahir di kerajaan dan juga seorang anak Raja, Agir tidak terpengaruh dengan efek samping hidup di Benua Kegelapan. Bisa dikatakan bahwa ini juga keuntungan bagi Agir sendiri karena dia bisa dengan mudah berteman dengan jenius lain.