Legendary Summoner

Legendary Summoner
Chapter 97


__ADS_3

Masalah identitas Agir telah selesai untuk saat ini, Venix menjelaskan kepada yang lainnya bahwa dia akan membawa Agir ke Benua Manusia sebagai tamu.


Dan karena tubuhnya yang berbeda saat ini, jadi dia mengenalkan Agir kembali kepada mereka.


Setelah semuanya selesai, Venix membawa semua orang berjalan mendekati Tembok yang tinggi.


Kuda-kuda telah kembalikan ke Dunia Heavenly Beast, dan Nero telah dimasukkan kembali ke dalam jiwanya.


Tembok tinggi itu seperti sebuah Kota, dan faktanya Dermaga ini memiliki ukuran tingkat kota, tapi sedikit lebih besar.


Di balik tembok tinggi ini tidak seperti kota pada umumnya, di balik tembok di penuhi dengan gudang penyimpanan dan tempat penginapan, dengan satu wilayah pasar di dalamnya.


Entah itu manusia yang berasal dari Benua Manusia atau Benua Kegelapan, mereka akan berkumpul di sini untuk bertransaksi.


Di depan Venix hanyalah salah satu dari Dermaga manusia di Benua Kegelapan, Dermaga ini dilindungi oleh orang-orang yang kuat karena di dalamnya terdapat bahan-bahan yang akan dikirimkan kembali ke Benua Manusia.


Mencapai Gerbang Dermaga yang mirip dengan gerbang kota, Venix dan lainnya mendekati pintu masuk gerbang.


Penjaga gerbang melihat sekelompok manusia yang datang ke arah mereka dan satu makhluk Goat Beast. Penjaga gerbang dengan santai melihat mereka dan menunggu mereka datang ke sini.


Venix, Laura dan lainnya melihat-lihat gerbang besar yang ada di depan mata mereka, bisa dikatakan gerbang ini adalah salah satu gerbang terbesar yang pernah mereka lihat dalam hidup mereka.


"Apakah kalian seorang petualang terdaftar di Dermaga ini?" Penjaga Gerbang yang mengenakan armor besi bertanya pada kelompok Venix.


Mendengar suara penjaga gerbang, Venix menoleh kepadanya dan menjawab : "Tidak, kita baru saja datang ke sini dan ingin memasuki Dermaga."


Penjaga Gerbang mengangguk dan berkata : "Baiklah, ikuti aku untuk melakukan tes."


Penjaga gerbang segera membawa semua orang ke sebuah bangunan yang tidak jauh dari gerbang kota.


Dalam perjalanan, Venix bertanya pada penjaga gerbang : "Aku membawa Goat Beast bersamaku, apakah dia bisa memasuki gerbang kota juga?"


"Dia bisa memasuki Gerbang saat memenuhi melakukan beberapa tes. Dan setelah berada di dalam, kamu harus mengantarnya untuk mendaftarkan diri sebagai Petualang agar dia bisa masuk lebih mudah di masa depan." Penjaga gerbang menjawab tanpa menoleh ke belakang .


Mendengar itu Venix menghela nafas lega.


Yueli memberitahunya sebelumnya bahwa dia bisa membawa Agir ke Benua Manusia. Dan karena perintah dari Leluhur Dunia, semua ras tidak menolak ras lain datang ke wilayah mereka asalkan pihak lawan tidak bermusuhan.


Tapi Venix ingin membawa Agir ke Benua Manusia, bukan untuk menjadi petualang.

__ADS_1


Yueli juga memberitahunya bahwa seorang Martial Master Level Ungu bisa membawa tamu ras lain ke Benua Manusia dan dia sendiri akan menjadi jaminan dan membayar denda jika tamu yang dia bawa membuat masalah di Benua Manusia.


Untuk melakukan ini, dia juga harus mendaftar lagi agar Agir diterima sebagai Tamu di Benua Manusia.


"Aku akan membawanya ke Benua Manusia, berapa biayanya?" Venix bertanya lagi pada penjaga gerbang yang berjalan di depannya.


Mendengar pertanyaan Venix, penjaga gerbang berhenti dan menoleh ke belakang dan menatap Venix : "Kamu ingin membawanya sebagai tamu di Benua Manusia?"


"Ya, aku akan membawanya sebagai tamu di Benua Manusia." Venix mengangguk.


Mendengar itu, Penjaga gerbang hanya mengangguk kecil dan menjawab : "Itu tergantung Goat Beast itu sendiri, jika dia ingin meninggalkan esensi darahnya, serpihan jiwa, dan lainnya, dia bisa menjadi tamu Benua Manusia."


Venix mengangguk dan sudah menebak ini.


Esensi Darah dan serpihan jiwa bisa digunakan sebagai media untuk memata-matai pihak lawan atau memberinya kutukan. Pada umumnya orang-orang akan menolak hal seperti ini karena terlalu berbahaya.


Harga untuk menjadi Tamu di wilayah kekuasaan suatu Ras berbeda-beda, tapi pada dasarnya memiliki persyaratan yang sama, yaitu harus meninggalkan Esensi darah dan Serpihan jiwa pihak lawan.


Setelah mereka keluar dari Benua Manusia, mereka bisa mengambil Esensi darah dan Serpihan jiwa mereka kembali.


Dan sebelumnya, Venix telah memberitahu Agir tentang hal ini, dan Agir menyetujuinya tanpa ragu-ragu.


Mengajukan beberapa pertanyaan kepada penjaga Gerbang, tanpa disadari mereka sudah sampai di sebuah ruangan seluas 40 meter dengan sebuah tabung air yang berbaris di depan mata mereka.


Tabung air ini seperti tabung eksperimen, dan di depan mereka saat ini terdapat lima tabung eksperimen di depan mereka.


"Ini adalah tabung penyamaran, tabung ini digunakan untuk mendeteksi apakah kamu manusia asli atau bukan." Penjaga Gerbang berkata.


Selain penjaga gerbang, ada lima orang lainnya yang bertugas di sini mengenakan pakaian ilmuan putih.


"Apakah Tabung penyamaran ini versi upgrade setelah ras Beast Goblin menyerang 8 tahun yang lalu?" Venix bertanya pada penjaga gerbang.


Venix tidak tahu ada benda seperti ini, namun dia penasaran apakah ini adalah Versi yang ditingkatkan setelah Ras Beast Goblin menyerang di masa lalu?


"Kamu tahu Tragedi itu?" Penjaga gerbang menatap Venix dan sekelompok orang di belakangnya dengan tatapan heran.


Saat Beast Goblin menyerang Benua Manusia dan menghilangkan banyak generasi muda berpotensi, itu adalah salah satu tragedi yang cukup parah yang pernah di alami manusia.


Generasi muda ada pilar masa depan mereka, bagaimana itu bisa dihilangkan begitu saja?

__ADS_1


Dan menurutnya Venix dan yang lainnya berasal dari Benua Kegelapan, seharusnya mereka tidak mengetahui informasi ini. Dan jika Venix dan lainnya berasal dari Benua Manusia, bukankah mereka seharusnya memiliki pass Dermaga Manusia?


Kecuali...


"Kami adalah orang-orang yang selamat setelah dijebak oleh Beast Goblin." Venix berkata dengan tenang.


Mendengar itu, mata penjaga gerbang bersinar, segera dia menganggukkan kepalanya dan berkata : "Untuk bisa berjalan sampai sini dengan kekuatan kalian sendiri, kalian akan menjadi pilar umat manusia di masa depan."


Penjaga Gerbang memandang semua orang dengan pandangan penghargaan.


Beberapa saat kemudian, seorang berpakaian putih datang menghampiri mereka.


"Ini kelompok baru yang akan di tes? Sungguh kebetulan, kita baru saja mendapatkan terobosan, kita perlu melakukan uji coba untuk melihat hasil terobosan kita!" Wanita berpakaian putih berkata dengan nada agak bersemangat.


Penjaga gerbang mengangguk dan segera memerintahkan lima orang di kelompok Venix untuk masuk ke dalam tabung penyamaran.


Kelompok Venix berjumlah 18 orang, tidak termasuk Agir.


Ngomong-ngomong Agir diijinkan masuk dan tidak melarangnya. Mungkin mereka ingin menunjukkan kemampuan mereka di depan ras lain?


Segera tes kelompok pertama dilaksanakan, setelah satu menit berlalu, hasil tes sudah muncul, dan bisa dipastikan bahwa kelompok lima orang pertama sepenuhnya manusia.


Akhirnya giliran kelompok kedua, dan Venix termasuk ke dalamnya.


Venix terjun ke dalam air di dalam tabung dan menutup matanya.


Air di dalam tabung ini tidak sederhana, Venix merasakan tubuhnya seolah dikelilingi oleh sekelompok semut dan menggelitik tubuhnya.


Segera satu menit berlalu.


Wanita berpakaian putih melihat layar monitor yang ada di depan matanya dan melihat empat tabung berwarna hijau yang menandakan bahwa itu aman, dan salah satu tabung berwarna merah yang menandakan ada yang salah dengan orang yang ada di dalam tabung itu.


Wanita berpakaian putih melihat dari layar monitor bahwa tabung nomor dua bermasalah.


Dan Venix saat ini sedang berada di dalam tabung nomor dua.


Segera Wanita berpakaian putih mengumumkan : "Tabung nomor dua bermasalah!"


Setelah mendengar pengumuman itu, semua orang tercengang dengan pemberitahuan itu.

__ADS_1


Penjaga gerbang segera berubah menjadi dingin dan memandangi tabung nomor dua dengan tatapan membunuh.


__ADS_2