
Siapa aku?
Pikiran Venix menjadi linglung sejenak, dan bertanya-tanya siapa dia sebenarnya.
Tiga leluhur dunia segera berhenti dan menatap keadaan Venix.
Di depan mata tiga leluhur dunia, mereka bisa melihat kondisi Venix saat ini. Di mata mereka, di kepala Venix, terlihat gumpalan biru yang saat ini di serang dengan garis dan bintik hitam gelap, itu adalah gambaran kondisi mental Venix.
Namun saat Venix melihat sosok wanita di kabut abu-abu, gumpalan biru itu melawan dan mulai menghilangkan satu persatu garis hitam yang menginvasi kesadarannya.
"Dia bisa bertahan?" Gator agak terkejut melihat kondisi Venix yang saat ini sedang memulihkan dirinya sendiri.
"Aneh, dia bisa dipastikan hampir jatuh dan gagal, namun di detik terakhir, dia membalikkan keadaan." Kaisar rubah berkata sambil mengerutkan kening.
"Dia masih terjebak di pertanyaan 'Siapa dia', namun dia sudah sadar bahwa dia adalah Venix, tapi entah kenapa dia juga tidak yakin dengan identitasnya sebagai Venix. Dengan perkembangan ini, aku khawatir ini jauh dari cukup agar dia mampu memulihkan keadaan mentalnya yang kacau, tapi itu secara mengejutkan bekerja?" Kaisar manusia telah mengamati Venix setiap gerakan dan jalan pemikirannya, dia juga tahu pikiran Venix saat ini.
"Bukankah itu aneh?" Kaisar Rubah bertanya.
"Memang ini aneh, namun siapa yang bisa tahu jati diri orang lain selain diri mereka sendiri? Walaupun ini aneh, tapi ini juga hal yang baik baginya. Setidaknya dia tahu bahwa salah satu identitas sejatinya adalah Venix." Kaisar manusia menjawab setelah penuh pertimbangan.
Mengingat sosok wanita itu, serpihan kecil di dalam jiwanya bergetar dan segera membesar untuk menutupi seluruh jiwanya. Namun, serpihan jiwa ini memiliki energi dan warna yang normal seperti jiwanya yang biasa, leluhur dunia dan bahkan Venix sendiri tidak sadar akan perubahan ini.
Saat serpihan jiwanya membesar dan menutupi seluruh jiwanya, teknik membaca pikiran tidak lagi berlaku, dan leluhur dunia tidak sadar dengan hal ini.
Aku.… Venix.… Bulu mata Venix bergetar saat dia mencoba untuk melepaskan diri dari kotoran kenangan yang di akibatkan oleh Tranquil Soul.
Tidak! semuanya adalah aku yang asli! Apa yang aku lakukan, apa yang aku perbuat, apa identitasku yang sebenarnya, tapi hari ini dan di kehidupan ini, aku adalah Venix!
__ADS_1
Venix membuka matanya yang memiliki pandangan tegas.
Baik dan buruk, bahagia dan sedih, kerinduan dan kehilangan, semuanya nyata, seperti apa jati diriku? Tidak ada yang tahu! Jati diri seseorang hanya akan diketahui setelah seseorang mencapai akhir hidup mereka! Bahkan jika aku menemukan jati diriku saat ini, semuanya akan berubah seiring berjalannya waktu! Bagaimana untuk menemukan jati diriku sendiri? Sederhana, cukup berjalan hingga akhir! Venix berdiri dan berjalan dengan kaki yang mantap.
Di luar Tranquil Soul, tiga leluhur dunia terkejut. Bukan hanya karena Venix mampu berdiri dan berjalan lagi, namun gumpalan mental birunya saat ini tidak lagi kacau, bahkan ada kabut emas yang bercampur di dalam mental Venix.
"Ini.… Apakah ini nyata!?" Kaisar manusia terkejut dan segera menoleh untuk melihat Kaisar rubah.
Kaisar rubah memiliki pandangan yang rumit, dia dengan susah payah membuka mulutnya dan berkata : "Ini nyata.… Kekuatan mentalnya telah memasuki level Suci.…"
"Level Suci!? Apakah efek Tranquil Soul sangat mengerikan!?" Gator di samping terkejut karena Kaisar rubah telah memverifikasi tebakannya bahwa kekuatan mental Venix telah mencapai level suci.
Kaisar rubah tersenyum masam dan berkata : "Tidak, setelah kamu lulus ujian Tranquil Soul, jiwa dan mentalmu akan mengalami transformasi. Namun itu hanya meningkatkan pondasi ke level yang lebih tinggi, tapi untuk level suci, kamu harus mengandalkan dirimu sendiri dan tidak bergantung pada suatu Harta."
"Apa yang dia alami di dalam?" Kaisar manusia bertanya-tanya, apa yang dialami oleh Venix di dalam Tranquil Soul.
Tapi Venix telah sampai di akhir level, ombak kenangan menyerang mentalnya, bahkan Venix sendiri tidak mampu berpikir untuk mencerna satu persatu kenangan, itulah kenapa leluhur dunia tidak tahu apa yang dialami oleh Venix.
"Kita hanya bisa menunggu dan melihat hasilnya. Anak ini memang berkah bagi dunia kita. Pikiran Mental Level Suci sangat unik dan sulit, bisa dipastikan bahwa dia mampu menembus banyak hambatan di masa depan. Tapi kita tidak bisa ikut campur dengan jalan yang dia lalui saat ini, setidaknya di dunia ini. Jika kita campur tangan, itu hanya akan membawa kerugian baginya."
Kaisar rubah berkata, dan dua lainnya mengangguk setuju, dan terus menonton Venix.
Venix melangkah demi selangkah di dalam Tranquil Soul. Banyak kenangan yang menyerang mentalnya. Namun Venix dengan mudah menerimanya dan menjadikan kenangan itu serpihan bubuk untuk mengisi energi ke pikiran mentalnya.
Wajahnya tenang dan memiliki pandangan yang tegas. Tidak ada pikiran lain di benaknya saat ini selain menyelesaikan ujian ini secepat mungkin.
Tiga leluhur dunia agak gugup, mereka menantikan transformasi apa yang akan terjadi pada Venix setelah menyelesaikan ujian ini, dan juga berharap bahwa Venix tidak akan gagal.
__ADS_1
Sebenarnya Tiga leluhur tahu bahwa, seseorang yang memiliki kekuatan pikiran mental level suci, ujian Tranquil Soul ini hanya anak-anak di hadapan pikiran mental level suci. Tapi semuanya bisa saja terjadi, jadi tiga leluhur agak gugup saat ini.
Dalam keheningan, Venix berjalan di kabut abu-abu selangkah demi selangkah, hingga akhirnya dia sampai di ujung kabut abu-abu, dan melangkahkan kakinya ke depan dan keluar dari Tranquil Soul.
Segera perasaan sejuk dan menyegarkan datang setelah dia keluar dari Tranquil Soul. Sebuah benang biru muncul dari Tranquil Soul dan menempelkan benang itu ke dalam jiwa Venix.
"Duduk dan berkultivasi saat menerima energi dari Tranquil Soul."
Saat Venix berada di tengah-tengah perasaan menyegarkan, sebuah suara muncul di dalam benaknya yang membuatnya terkejut. Dia tidak mempertanyakan siapa yang berbicara padanya, dan segera duduk untuk memaksimalkan hasil yang dia terima karena telah lulus ujian.
Inti dari harta Tranquil Soul adalah harta berbentuk kubus level alam semesta yang bernama Heavenly Ethereal.
Heavenly Ethereal digunakan untuk mengolah jiwa dan mental Martial Master tingkat tinggi dunia lain. Jika mereka mampu melewati ujian, mereka akan mendapatkan timbal balik tergantung pada kesulitan yang mereka alami dan sangat meningkatkan kekokohan jiwa dan mental mereka.
Tranquil Soul bisa dikatakan versi sederhana dari Heavenly Ethereal, walaupun efek timbal baliknya tidak sebesar Heavenly Ethereal yang asli, namun itu cukup untuk membuat pondasi generasi baru sangat kokoh.
Venix berkultivasi dengan serius, menyerap energi yang diberikan Tranquil Soul dan menyebarkannya di dalam jiwa dan mentalnya untuk merawat setiap inci jiwa dan mentalnya.
Sejujurnya Venix agak terkejut menemukan Mentalnya saat ini memiliki kabut tipis emas. Mungkinkah karena efek melewati ujian Tranquil Soul? Dia tidak yakin.
Waktu perlahan berlalu, di dalam pikiran mental Venix, sebuah gambar yang mirip dengan galaxy berwarna emas muncul di dalam pikiran mentalnya yang berwarna biru. Tidak hanya itu, bahkan jiwanya juga memiliki kabut emas yang melapisi bagian dalam jiwanya.
Venix tidak tahu berapa lama waktu telah berlalu, dia membuka matanya saat merasakan energi yang diberikan oleh Tranquil Soul terputus.
Saat dia baru saja membuka matanya, sebuah bayangan kabur muncul di depannya dan membentuk sosok manusia berpakaian putih.
Venix mengerutkan kening dan bertanya-tanya siapa orang ini. Apakah dia adalah pegawai wanita yang memantau peserta ujian?
__ADS_1