Legendary Summoner

Legendary Summoner
Harapan


__ADS_3

Saat membicarakan tentang peta, Fena, Terra dan lainnya sangat senang.


Faktanya rampasan perang yang di peroleh oleh Venix sangat menguntungkan bagi desa. Oleh karena itu Boro berencana memberikan hadiah pada Venix di masa depan.


Venix tidak tahu bahwa tidak sedikit pihak musuh Level Ungu yang di bunuh oleh pejuang Desa. Namun tidak memiliki peta atau barang berharga yang ada di tangan mereka.


Keberuntungan Venix sangat bagus. Orang yang dia bunuh kemungkinan besar memiliki latar belakang dan posisi yang bagus di Ras Goat Beast.


"Lihatlah peta ini. Menurut perkiraan Venix, kita berada di sini? Dan juga di peta ini di tandai dengan beberapa nama Desa dan Pemukiman. Namun tidak ada informasi tentang ras apa yang menempati wilayah itu. Apakah ada pemukiman ras manusia di peta ini?" Tanya Fena dengan semangat.


Tujuan Desa adalah menemukan kekuatan manusia lainnya dan bergabung. Walaupun setiap ras memiliki orang yang baik dan buruk atau memiliki kepentingan egois mereka sendiri, hidup di Benua Kegelapan untuk bertahan hidup, memungkinkan mereka untuk segera bersatu setelah menemukan ras yang sama lainnya.


"Ukuran peta ini sangat luas. Aku khawatir bahwa hanya wilayah kerajaan yang mampu memiliki peta seperti ini." Kata Terra secara tiba-tiba.


Memang, peta yang di miliki Venix sangat luas dan besar. Entah itu karena bekas peninggalan generasi lama ras mereka, atau itu karena kekuatan yang dimiliki oleh Ras Goat Beast mencapai tingkat tinggi dan setara dengan sebuah kerajaan.


Di Benua Kegelapan hanya terdapat pemukiman Desa, Kota dan Kerajaan. Ada kerajaan manusia juga di Benua Kegelapan. Namun Venix tidak tahu ke arah mana kerajaan itu berada.


Jika Venix berhubungan dengan kerajaan manusia di Benua kegelapan, kesempatan dia untuk menemukan jalan pulang sangat tinggi. Karena para petinggi yang berada di Benua Manusia pada umumnya mengirim anak-anak muda ke kerajaan yang ada di Benua Kegelapan.


Karena itulah kerajaan di Benua Kegelapan dan Benua Manusia memiliki koneksi komunikasi.


"Memang. Kapten mengatakan bahwa musuh yang kita hadapi jauh lebih mengerikan. Namun dengan peta ini, walaupun kita kalah, kita bisa melarikan diri ke tempat lain." Kata Venix.


"Apakah kita akan mundur?" Tanya Rayen.


Rayen adalah manusia yang selamat dari wilayah manusia yang di hancurkan 20 tahun yang lalu. Saat ini, Rayen berusia 23 tahun. Saat dia melarikan diri di masa lalu, dia berusia 2 tahun. Jadi keterikatannya dengan desa ini jauh lebih besar daripada Venix dan lainnya. Meninggalkan rumah yang telah dia tinggali selama 20 tahun sangat di sayangkan baginya.


Venix menggelengkan kepalanya dan berkata : "Tidak. Kapten belum memutuskan untuk mundur saat ini. Musuh masih memiliki jarak yang cukup jauh untuk menemukan desa ini. Jika kita lari sekarang, kemana kita akan pergi? Itu baik-baik saja jika kita pergi sebagai individu ke tempat yang jauh. Namun dengan segerombolan manusia, kita akan di serang oleh ras lain."


Berpergian dengan segerombolan besar manusia sama saja dengan mengundang musuh untuk datang dan menyerang mereka.

__ADS_1


Jika tidak di dorong ke posisi yang sangat sulit, kapten Boro tidak akan memilih untuk mundur.


Memindahkan seluruh penduduk desa jauh lebih sulit daripada menahan serangan musuh. Menurut perkembangan situasi, jika mereka ingin bermigrasi, mereka harus pergi ke daerah yang lebih jauh. Semakin jauh perjalanan, semakin besar kesulitan yang akan di hadapi. Tidak ada yang tahu apakah akan ada yang selamat dalam perjalanan yang panjang.


"Mari kita lupakan bencana yang akan datang sejenak. Setidaknya dengan peta ini, kesempatan Venix di masa depan untuk menemukan jalan pulang bagi kita semakin tinggi." Kata Ina dengan senyum.


"Benar. Kami semua akan mengandalkanmu." Kata Berri menepuk bahu Venix.


Fena, Terra, dan lainnya memandang Venix juga dengan pancaran mata harapan yang besar.


Saat dia di tatap oleh mata harapan teman-temannya, Venix merasakan suatu tanggung jawab yang sangat besar di dalam jiwanya.


Namun tanggung jawab itu tidak menekan Venix, tapi membuatnya sangat bersemangat!


Venix memiliki kepribadian suka membantu orang lain. Jika dia mampu, dia akan membantu orang lain.


Tentu saja Venix tidak akan membantu jika dia tidak mampu.


Mengejar tujuannya sendiri dan membantu orang lain secara bersamaan benar-benar tidak membuat Venix tertekan, malah membuatnya sangat bersemangat!


Bagi Venix, membantu orang lain juga membantu dirinya sendiri. Saat membantu orang lain, entah itu bantuan kecil atau besar, Venix akan merasakan rasa pencapaian dan rasa senang di dalam jiwa dan pikirannya. Ini juga sangat membantu menyehatkan jiwa dan pikirannya stabil.


"Aku akan berusaha sekuat tenaga." Kata Venix sambil tersenyum.


Dengan itu, semua orang tersenyum dan terus membicarakan hal-hal yang baik.


Walaupun Rayen adalah warga asli di desa ini, dia juga ikut senang karena Venix kemungkinan besar bisa menemukan jalan pulang.


Rayen adalah yatim piatu. Apalagi hubungannya dengan Fena memiliki perkembangan yang bagus. Bisa di katakan bahwa saat ini, selain menjaga desa, Rayen juga sudah memiliki hati untuk menjaga Fena.


Kemanapun Fena pergi, Rayen juga akan ikut. Apalagi dia juga cukup penasaran dengan lingkungan hidup di Benua Manusia.

__ADS_1


Mengobrol sampai sore, semua orang akhirnya bubar dan mengucapkan selama tinggal.


Saat semua orang sudah pergi, Venix masuk ke dalam rumahnya dengan sebuah Bola energi yang mengikutinya di belakangnya.


Dengan lambaian tangannya, Venix membubarkan bola energi dan membuat tubuh kucing hitam jatuh ke tanah.


"Kamu benar-benar berani memenjarakan tubuhku di depan semua orang!?" Kata Nero dengan marah.


Jika itu terjadi di masa lalu, Nero akan menghancurkan bola yang mengurungnya dengan kekuatannya. Namun, itu di masa lalu.


Karena transformasi, kekuatan Venix sangat tinggi dan jauh melampaui Nero.


Kekuatan yang bisa Nero manifestasikan di dunia ini tergantung pada kekuatan jiwa Venix dan kekuatan tubuh aslinya.


Namun, Dunia Heavenly Beast hanya membiarkan setiap Binatang di dunia itu menggunakan 70% jiwanya atau 70% kekuatannya saat di panggil di dunia ini.


Nero berada di Tahap Tengah Level Ungu di dunia ini saat ini. Walaupun Nero berada di Tahap Tengah, kekuatan sejatinya hanya berada di tingkat Tahap Tengah Level Ungu terlemah karena batasan dunia Heavenly Beast.


Bahkan dengan itu, Nero tidak mampu menghancurkan bola energi Venix.


"Jangan mengolok-olok dirimu sendiri di lain waktu. Apakah menyenangkan melakukan hal seperti itu? Dan ngomong-ngomong, sepertinya karena kekuatan kita yang berkembang sangat cepat, kita menjadi kurang berhati-hati. Hal ini harus kita perhatikan di masa depan." Kata Venix.


Nero membuang muka, berbalik dan duduk di sudut rumah untuk berkultivasi.


Melihat ini, sudut mulut Venix berkedut.


Karena dia telah bersama Nero dalam waktu yang lama, Venix tahu kebiasaan dan sifat Nero.


Dan saat ini, Nero sedang merajuk pada Venix.


Perkembangan usia mental Binatang dan Manusia berbeda. Manusia menggunakan umur untuk menentukan usia mental mereka. Namun Binatang Heavenly Beast menggunakan kultivasi mereka untuk menentukan usia mental mereka.

__ADS_1


Dengan kultivasi asli tubuh Nero, usia mentalnya sudah seperti manusia dewasa. Namun entah kenapa, sifat kekanak-kanakannya masih saja tidak menghilang.


__ADS_2