Legendary Summoner

Legendary Summoner
Bertemu Yenta


__ADS_3

Berjalan ke area utara desa, Venix akhirnya sampai di tempat tujuannya.


Saat ini di hadapan Venix terlihat sebuah gubuk kecil yang di gunakan untuk bersantai. Di dalam gubuk, terlihat seorang anak muda berusia 15 tahun yang sedang membaca buku di tangannya.


Anak muda itu adalah Yenta, orang yang ingin di kunjungi oleh Venix.


Venix berjalan mendekati Yenta, namun Yenta terlalu fokus membaca bukunya, tidak sadar akan kedatangan Venix.


"Apakah kamu setiap hari seperti ini?" Kata Venix dengan senyum kecil.


Mendengar suara Venix, Yenta tersadar dan mengangkat kepalanya, melihat Venix, Yenta segera berdiri, membungkukkan tubuhnya dan buru-buru meminta maaf : "Ah ternyata itu saudara Venix. Maaf, aku terlalu fokus membaca buku."


"Tidak apa-apa." Kata Venix dengan mudah sambil mengambil tempat duduk di sebrang Yenta.


Yenta tersenyum malu dan bertanya : "Bagaimana kabarmu saudara Venix?"


"Aku baik-baik saja. Beberapa hari yang lalu aku hampir mati, namun semuanya baik-baik saja sekarang." Kata Venix dengan senyum kecut dan menambahkan : "Ngomong-ngomong, aku juga sudah mencapai Level Ungu."


Mendengar kabar itu, mata Yenta langsung menjadi cerah.


"Apakah itu benar?" Kata Yenta dengan suara yang agak bersemangat.


"Itu benar." Jawab Venix dengan tegas dan menambahkan : "Aku tahu apa yang ingin kamu rencanakan di masa depan. Aku juga tahu bahwa kamu mampu untuk mencapai hal itu. Namun harus aku katakan lagi, pergi ke luar sana jaminan bertahan hidup sangat kecil. Tidak terlambat bagimu untuk pergi keluar setelah kamu dewasa."


Yenta tersenyum kecut dan berkata : "Aku tahu kemampuanku sendiri. Aku juga tahu bahwa kemungkinan kegagalan sangat tinggi, dan aku akan mati sebelum semuanya di mulai. Namun semakin lama aku menunggu, semakin sulit untuk menjalankan rencanaku di masa depan."


Venix memandang Yenta dalam diam. Nero di sisi lain dengan malas berbaring di lantai dan menguap. Terlalu bosan baginya untuk mengikuti obrolan antara manusia.


Untuk Yenta, Venix tahu bahwa Yenta memiliki bakat yang sangat tinggi dalam memimpin wilayah dan kelompok. Bahkan Yenta sudah memiliki rencana di benaknya bagaimana membangun sebuah wilayah dari nol.


Di masa lalu, Yenta mencari Venix. Karena Venix adalah salah satu orang yang tercepat dalam perkembangan kekuatannya, dan juga berasal dari dunia luar, Yenta mendekati Venix.


Tujuan Yenta sangat sederhana. Yenta ingin Venix membawanya sebagai tim pendukung jika di masa depan Venix ingin pergi ke dunia luar.


Harus di ketahui bahwa sebuah tim yang terdiri dari Tiga Martial Master Level Ungu dan seorang anggota dukungan akan di bentuk untuk menjelajahi dunia luar.


Yenta memiliki semua kemampuan sebagai seorang anggota pendukung.


Bagi Venix, dia lebih yakin jika Yenta ikut dalam timnya di masa depan. Namun usia Yenta masih sangat muda. Venix khawatir dengan usianya yang masih begitu muda.


Jika Yenta sudah dewasa, dia akan mampu menjaga dirinya sendiri lebih banyak di dunia luar.


Walaupun Yenta akan di temani oleh Tiga Martial Master Level Ungu, setiap orang tidak bisa menjaganya sepenuhnya. Situasi bisa saja berubah setiap waktu. Dan Yenta bukanlah orang yang benar-benar penting yang harus di jaga oleh mereka dan mengorbankan nyawa mereka.


Memikirkannya sejenak, Venix berkata : "Kita juga akan membutuhkan waktu untuk menemukan wilayah yang cocok untuk kamu kembangkan di luar sana. Jadi walaupun kita berangkat sekarang, kita tidak tahu pasti apakah kamu bisa menemukan wilayah yang cocok untukmu dan melakukan rencanamu di masa depan."


"Aku tahu dengan baik." Kata Yenta dengan serius : "Yakinlah saudara Venix, aku sudah menghitung semuanya siang dan malam. Yang bisa aku lakukan saat ini hanyalah maju. Jika aku mundur selangkah, aku takut aku akan mati di sini."


Mendengar hal itu, Venix terdiam.


Memang, walaupun Yenta tinggal di desa ini, keselamatannya tidak terjamin penuh.

__ADS_1


Daripada menunggu kematian yang bisa datang kapan saja di desa ini, kenapa tidak bertaruh untuk melangkah maju?


Venix mendesah di dalam hatinya. Dia hanya bisa mengangguk dan berkata : "Baiklah. Aku akan merekomendasikan namamu saat aku mendaftar nanti. Namun tidak sekarang. Serangan musuh akan datang beberapa bulan kemudian. Setelah mengatasi itu, aku akan mendaftar."


Yenta sangat bersemangat, dia segera berdiri dan membungkukkan tubuhnya di depan Venix : "Terima kasih. Apapun hasilnya di masa depan, aku sangat berterimakasih atas kesempatan yang kamu berikan kepadaku saat ini."


Melihat Yenta yang membungkuk di depannya, Venix merasakan wajahnya panas karena malu.


Venix terbatuk dan berkata : "Tidak perlu terlalu berlebihan. Lagipula karena kemampuanmu sendiri yang membuatku merekomendasikan namamu. Ayolah, ini bukan di kerajaan."


Dengan desakan Venix, Yenta meluruskan tubuhnya lagi, dan tersenyum malu.


Setelah itu, keduanya berbicara tentang berbagai hal dan rencana di masa depan.


Menghabiskan waktu dua jam mengobrol, Venix akhirnya mengucapkan selamat tinggal kepada Yenta.


Sebelum pergi dari tempat Yenta, Venix juga tidak lupa untuk mengambil Nero yang telah tertidur di lantai tidak tahu kapan.


Membawa kucing hitam di pelukan tangannya, Venix pergi ke gerbang desa, berencana untuk keluar desa.


Venix tidak berencana untuk mengambil tugas menjaga wilayah desa. Namun untuk memberikan sumberdaya yang dia beli kepada Nero.


Pergi tidak jauh dari desa, Venix menemukan tempat yang sepi, dan segera membangunkan Nero yang masih tertidur.


"Hei, cepat bangun. Kita harus memulai ritual." Kata Venix.


Kucing hitam Nero membuka matanya dengan malas sambil menguap. Melihat lingkungan sekitarnya berubah, Nero segera bangun, dan meregangkan tubuhnya.


"Itu di sini." Venix meletakkan tas kulit ke tanah. Mengeluarkan berbagai barang untuk membuat formasi.


"Baiklah, mari kita mulai." Kata Nero.


Setelah itu Venix dan Nero bersama-sama membentuk formasi di tanah.


Formasi ini tergabung dalam daftar formasi untuk berhubungan dengan dunia Heavenly Beast.


Yang Venix dan Nero buat saat ini adalah Formasi persembahan.


Formasi itu seperti namanya, untuk memberikan persembahan kepada suatu makhluk di luar sana. Masyarakat fana biasanya menyebutnya pengorbanan untuk dewa.


Formasi ini di gunakan untuk mengirimkan barang fisik ke dunia Heavenly Beast.


Lagipula Nero tidak bisa membawa barang-barang dari dunia ini ke dunianya tanpa formasi pengorbanan.


Tidak hanya formasi itu saja, bahkan ada beberapa formasi terlarang untuk memanggil Sekelompok Binatang Heavenly Beast untuk membantu pemanggilnya melawan musuh.


Itu sama seperti formasi pemanggilan Summoner acak biasanya. Namun jumlah Binatang yang di panggil sangat banyak. Dan tidak mudah untuk melakukan itu.


Terutama itu bergantung pada persetujuan pemimpin kelompok yang ingin di panggil ke dunia ini. Dan juga harus ada kesepakatan antara kedua belah pihak.


Contoh sederhananya dengan memberikan barang berharga kepada pemimpin kelompok yang ada di dunia Heavenly Beast, atau harga yang telah di sepakati oleh kedua belah pihak.

__ADS_1


Langkahnya tidak jauh berbeda dengan apa yang akan di lakukan Venix. Dengan mengorbankan barang berharga sesuai kesepakatan, dia bisa memanggil banyak Binatang dari Heavenly Beast untuk membantunya. Hanya saja formasi yang di gunakan berbeda. Formasi yang di buat oleh Venix hanya membiarkan tubuh asli Nero muncul di dunia ini dalam waktu singkat untuk mengambil barang.


Mengukir formasi selama 10 menit, Venix dan Nero akhirnya selesai.


Setelah selesai, Venix meletakkan barang-barang yang di butuhkan Nero ke dalam inti Formasi.


Meletakkan semuanya, Venix berjalan keluar dari Formasi, dan menuju ke sudut formasi yang berfungsi untuk mengaktifkan formasi.


Berdiri di sebuah Rune pengaktifan formasi, Venix meletakkan tangannya di atas rune formasi. Menyalurkan energinya ke dalam garis-garis rune, segera semua garis rune formasi bersinar.


Setelah itu, sebuah sosok ilusi yang kabur muncul di udara, tepat di tengah-tengah formasi.


Sosok kabur itu secara perlahan menjadi jelas, dan menunjukkan sosok kucing hitam kecil yang sangat mirip dengan Nero.


"Aku akan menerima persembahan yang kamu berikan, wahai umatku." Kata kucing hitam ilusi dengan religius seolah-olah seorang pemuka agama tingkat tinggi.


"…." Venix.


Melihat tingkah laku Nero, Venix tidak bisa berkata apa-apa.


Umat kentutmu!


Setelah mengumpat di dalam benaknya, Venix menoleh dan melihat kucing hitam nyata yang tidak jauh dari tempatnya berdiri.


"Setelah levelku naik, aku pikir kita perlu berlatih bertarung saat ini. Oh benar, karena aku sudah menjadi lebih kuat, kamu bisa mengeluarkan seluruh kemampuanmu, tidak perlu menahan. Anggap saja latihan ini seperti duel hidup dan mati di antara kita." Kata Venix dengan serius, semangat juang berkobar jelas di matanya.


Mendengar kata-kata Venix, kucing hitam nyata dan ilusi membeku di tempat.


Sebelum kucing ilusi ingin mengatakan sesuatu, Venix dengan tegas menghentikan formasi sehingga kucing hitam ilusi menghilang di udara.


Tentu saja barang yang ada di inti formasi telah di bawa oleh Nero ke dunia Heavenly Beast.


"A-apakah kamu serius?" Tanya Nero dengan senyum canggung dan jelek.


"Ayo, ayo. Ini juga untuk meningkatkan kerja sama kita di masa depan!" Kata Venix.


Nero menggertakkan giginya dengan kesal.


Namun, Nero tidak pernah ingin mengaku kalah di hadapan Venix, tidak pernah sekalipun.


Jadi, walaupun jiwanya sedang terluka dan kekuatannya sangat terbatas, Nero menggertakkan giginya dan menerima tantangan Venix.


Segera Nero mengubah bentuknya menjadi Harimau hitam.


Walaupun kekuatan Nero sangat terbatas, tapi aura momentumnya sangat kuat.


Apa yang di pikirkan Nero saat ini adalah : Ayo, biarkan kakek ini melihat kekuatanmu. Siapa kakek yang sebenarnya di antara kita!


Dengan semangat juang yang tinggi, aura Nero sangat kuat.


Faktanya, Nero dalam keadaaan Tong kosong nyaring bunyinya. Walaupun auranya sangat kuat, tapi tidak ada kekuatan nyata yang mendukung di belakangnya.

__ADS_1


__ADS_2