Legendary Summoner

Legendary Summoner
Benua Kegelapan Asli


__ADS_3

"Perbatasan Daerah aman?" Agir mengangkat alisnya sedikit.


"Benar. Apakah kamu tertarik?" Venix tersenyum saat mengatakan itu.


"Kamu juga tahu kan, aku tidak berniat untuk bunuh diri? Untuk apa aku pergi ke sana?" Agir menjawab dengan mudah.


"Apakah kamu tahu seperti apa Benua Kegelapan yang asli?" Venix bertanya lagi, terus mencoba menarik minat Agir.


"Aku berasal dari kerajaan, tentu saja aku tahu." Agir memejamkan matanya sedikit dan melanjutkan : "Benua Kegelapan bukan hanya sekedar nama. Di sana, energi negatif dan buruk tersebar di seluruh area. Bukan hanya itu saja. Energi negatif itu membangunkan berbagai mayat yang telah terkubur di sana, dan menjadikan mereka sebagai zombie."


Memang, Benua Kegelapan yang asli di penuhi energi Negatif. Namun anehnya, energi negatif ini tidak melukai makhluk hidup.


Pada umumnya, energi negatif bisa melukai makhluk hidup. Contoh saja Venix, jika dia bertemu energi negatif dari orang lain yang melakukan teknik kultivasi yang jahat, energi negatif yang mereka keluarkan akan merusak pikiran dan tubuhnya.


Inilah kenapa Martial Master yang menggunakan teknik kultivasi jahat umumnya di musuhi oleh Martial Master yang lain.


Di satu sisi, mereka mengorbankan orang lain untuk kultivasi mereka. Di sisi lain, mereka juga memberikan efek yang buruk kepada orang lain yang ada di sekitarnya.


Orang yang menggunakan teknik kultivasi jahat lebih kuat daripada Martial Master normal. Namun, pengguna kultivasi jahat itu sendiri, tubuh dan pikiran mereka telah di rusak oleh teknik kultivasi jahat. Bisa dikatakan bahwa mereka tidak bisa di sebut sebagai orang yang normal.


Sama halnya dengan Benua Kegelapan. Energi Negatif yang tersebar di sana sama dengan teknik kultivasi jahat. Namun, energi itu entah kenapa tidak merusak makhluk hidup sedikitpun.


Martial Master bisa merasakan Energi negatif itu, tapi energi negatif itu sama seperti udara. Wujudnya terasa, namun tidak bisa menyentuh dan tidak berpengaruh.


Energi negatif di Benua Kegelapan hanya menginfeksi mayat-mayat yang mati di sana dan merubah mayat menjadi Zombie. Inilah bahaya nyata Benua Kegelapan.


Bukan tidak mungkin Zombie akan muncul di bawah kakimu saat berada di Benua Kegelapan.


Jika suatu daerah tidak di lindungi dengan Formasi suci, Zombie akan muncul di mana saja.


Hanya dengan mengisolasi suatu wilayah dengan Formasi suci, Zombie tidak akan muncul di dalam formasi. Itulah bagaimana sebuah pemukiman Desa, Kota dan Kerajaan yang berada di dalam Benua Tengah bisa terbentuk di tengah-tengah energi negatif.

__ADS_1


"Benar. Semakin banyak orang yang mati di sana, semakin banyak zombie yang akan bangkit. Jika kita tidak mengeluarkan mayat mereka dari Zona energi Negatif, Zombie akan selalu muncul di Benua Kegelapan." Venix berbicara saat pelayan kucing datang membawakan minuman mereka.


Di sisi lain, saat minuman telah datang, Yenta pergi secara diam-diam untuk mengobrol dengan orang-orang yang ada di Bar.


Untuk obrolan Venix dan Agir, Yenta tidak ingin mengikuti obrolan mereka berdua. Lagipula, obrolan itu mengarah ke tujuan mereka berdua di masa depan dan bukan dia.


"Level ungu adalah minimum level kultivasi untuk bisa bertahan hidup di sana. Dan memang, wilayah Ras manusia tingkat kota pada umumnya ada di sana. Aku tahu kenapa kamu ingin menggodaku untuk menjelajahi Benua Kegelapan lebih dalam." Agir berkata pada Venix.


"Aku tidak akan menyangkal, memang itu adalah salah satu tujuanku." Venix tidak menyangkal kata-kata Agir dan melanjutkan : "Namun, tahukah kamu bahwa di Benua Kegelapan yang lebih dalam, ada lebih banyak reruntuhan dan tempat uji coba kekuatan kita?"


"Tentu saja aku tahu. Apakah kamu pikir aku berasal dari Desa kecil sepertimu?" Agir mengejek Venix.


"Hanya sekali." Venix mengangkat satu jarinya.


"Sekali?" Agir bingung tentang apa yang di maksud dengan kata-kata Venix.


"Kita masuk ke sana sekali. Jika kamu benar-benar ingin pergi setelah itu, aku tidak akan mengatakan apa-apa." Venix berkata sambil mengangkat minuman soda yang telah dia pesan.


Venix tidak mengatakan apa-apa, dan balas menatap Agir.


Saat ini, Venix bertaruh. Bertaruh menurut spekulasi Yenta terhadap Agir.


Agir adalah orang yang sedang bosan saat ini. Alasan mengapa dia mencari orang seperti Venix dan mengikatnya, sebagian besar alasannya karena dia terlalu bosan menjadi terlalu kuat.


Yenta pernah mengatakan bahwa, jika ada sesuatu hal yang jauh lebih menarik dari Venix, Agir akan lupa tentang kesepakatan itu.


Inilah taruhan Venix saat ini.


Jika Agir masuk lebih dalam ke Benua Kegelapan, kemungkinan besar dia akan menjadi tertarik. Jika itu terjadi, kemungkinan besar Agir akan melupakan dia.


Venix tidak tahu saat ini.

__ADS_1


Sebenarnya, Raja Wok, atau ayah Agir memberitahu Agir untuk pergi menjelajahi Benua Kegelapan bukan sekedar pinggirannya saja. Apa yang dimaksud Raja Wok tentu saja Benua Kegelapan yang di penuhi dengan Energi negatif. Hanya saja, Agir salah memahami maksud ayahnya saat itu, dan hanya menjelajahi daerah pinggiran.


Memikirkan kata-kata Venix, Agir juga ingin mencobanya sekali. Lagipula, dia belum pernah pergi ke Benua Kegelapan yang asli.


Namun, Agir memiliki ketakutannya sendiri. Yaitu, dia takut mati di sana!


Walaupun Agir percaya diri dan tidak takut apapun, dia masih takut dengan kematian.


Dia takut dia akan di bunuh oleh orang yang memiliki level kultivasi yang lebih tinggi darinya. Dia takut tidak bisa memuaskan hasrat hidupnya dan mati hanya karena lawannya memiliki level kultivasi yang lebih tinggi darinya.


Jika orang yang membunuhnya adalah orang seperti Venix, dan memiliki level yang sama, Agir tidak akan terlalu kecewa. Bisa dikatakan harga diri Agir sangat tinggi dan kokoh. Hanya orang-orang seperti Venix dan dirinya sendiri, dia bisa mengobrol dan berdiskusi dengan mereka.


Bahkan Pelayan Gill tidak berhak mendapatkan perlakuan ini darinya.


Bisa dilihat bahwa Agir hanya memikirkan kualitas, bukan kuantitas.


"Sekali." Agir berkata dengan lembut : "Hanya sekali. Setelah itu, kita akan pergi dari sana."


"Terimakasih." Venix menjawab dengan senyum : "Bukankah kamu terlalu pengecut saat ini? Ya, kamu kuat dan kamu adalah jenius sejati. Tapi, aku yakin kamu tidak berani masuk lebih dalam adalah karena kamu takut mati oleh lawan yang memiliki level kultivasi yang lebih tinggi darimu, bukan? Dan bukan dari level jenius sejati seperti dirimu sendiri."


Venix menyindir Agir tanpa rasa takut.


Agir dan Venix sering menyindir satu sama lain. Jadi hal ini sudah biasa di antara mereka berdua.


Agir diam dan tidak menjawab, hanya menutup matanya seolah-olah beristirahat.


"Terkadang, kamu harus meletakkan semua yang kamu miliki di belakang." Venix berkata dengan lembut dan menambahkan : "Pernahkah kamu memikirkan ini? Jika kamu bukan anak dari Raja Wok dan mendapatkan pengasuhan tingkat tinggi, akan menjadi apa kamu saat ini? Jika kamu tidak memiliki apa-apa, tidak memiliki keluarga, latar belakang, kekayaan, dan lainnya, hanya mengandalkan dirimu sendiri, siapa kamu?"


Mendengar kalimat itu, hati Agir bergetar.


Namun di permukaan, Agir tetap tenang dan tidak menunjukkan reaksi apapun seolah-olah dia adalah sumur mati.

__ADS_1


Melihat kata-katanya tidak berpengaruh, Venix menghela nafas dan mengganti topik obrolan.


__ADS_2