Love Behind In The Mirror Image (Pengagum Bayangan Cermin )

Love Behind In The Mirror Image (Pengagum Bayangan Cermin )
~Seperti tak kenal


__ADS_3



Hari ini di toko, Jihan kembali sibuk dengan aktifitas nya seperti biasa.


Banyak hal yang harus dia kerjakan.



Dan hari ini juga barang banyak yang masuk.


Jihan harus bekerja keras hari ini, karna hanya Jihan Karyawan di toko itu.



Pembeli tidak terlalu banyak hari ini, jadi Jihan fokus sambil check in barang yang akan dipajang untuk model terbaru.



Hingga Siang Jihan masih sibuk, hanya suara adzan yang berkumandang menandakan Dzuhur tiba yang membuat nya berhenti sementara menata barang-barang itu.



Jihan mengambil mukenah nya dan segera bergegas untuk ke mushollah untuk melakukan rutinitas nya dan kewajibannya sebagai umat Islam.


Tidak lupa untuk menitip toko pada Bu Ratna.



Selesai sholat Dzuhur, Jihan tidak langsung beranjak dari tempat nya.


Jihan pun mengeluarkan Al-Qur'an kecilnya dari dalam tas nya, yang selalu ia bawa .


Dengan khidmat Jihan mengaji di musholla itu .



Usai Jihan mengaji, ia memasang kembali kerudung nya dan melipat kembali mukenah nya.


Saat hendak keluar dari mushollah, Jihan berpapasan dengan lelaki itu.


Rayhan, yah dia adalah Rayhan yang menemani Jihan dirumah sakit pada malam itu.



Jihan tersenyum kepada Rayhan, Tapi apa yang terjadi .?


Rayhan lelaki yang pernah menolong nya itu dan menemani nya semalam dirumah sakit. Bahkan untuk memandang Jihan pun dia enggan.


Senyuman yang tadi nya merekah di bibir indah nya hilang sirna .


__ADS_1


Sakit, rasanya memang sakit.


Bahkan lelaki itu enggan untuk mengenalinya.



Jihan yang tidak terlalu ingin berharap pun, pergi begitu saja .



"Mengapa harus begini sih ?? Sebenarnya aku kenapa Tuhan ?? Haruskah berharap seperti ini ??? "Batin Jihan.



\*\*\*\*\*



"Kenapa muka nya di tekuk seperti itu ? "kata Arif mengejutkan Jihan dari belakang.



"Ehh, Bang Arief. "Sapa Jihan dengan senyum diwajahnya.



"Kenapa melamun seperti itu ?? Apa yang sedang kamu fikirkan ? "tanya Arief.




"Ceritakan aja, tidak apa-apa. Abang akan siap mendengar cerita mu.. "lanjut Arief.



"Aku belum siap cerita bang.. "jawab Jihan



"Baiklah jika kamu belum siap, Abang tidak akan memaksa. Kamu boleh cerita kapan saja pada Abang. "kata Arief.



Jihan tersenyum mendengar kata-kata Arief.


Selama Jihan pindah ke toko itu, Arief lah yang selalu menghiburnya.



\*\*\*\*\*\*\*


__ADS_1


Siang ini Jihan sedang duduk dikursi yang ada di depan toko, sambil menyapa para pembeli yang berlewatan.


Tidak luput dari pandangan Jihan, Dia masih betah untuk terus menatap cermin itu.


Yah disana ada bayangan lelaki yang dikagumi nya, bahkan mungkin di cintai nya dalam diam.



Tidak tahu sampai kapan dia akan menatap bayangan itu, dan sampai kapan dia akan tetap mencintai bayangan itu.



"*Saat pertama kali aku melihat mu , saat itu juga aku selalu melihat bayangan mu dimana-mana. Bahkan yang kulihat hanya lah sebuah bayangan mu*.


*Tapi bahkan hanya bayangan mu saja pun bisa membuat ku jatuh cinta begitu dalam.


Bayangan mu itu mampu membuat hati ku luluh lanta.


Setiap hari saat melihat bayangan mu di cermin membuat aku semakin mencintaimu. " Batin Jihan*



Jihan terus saja fokus memperhatikan bayangan cermin itu sampai bayangan nya hilang barulah Jihan mengalihkan pandangan nya ke arah lain.



"*Segitu sulit kah untuk menggapai mu ? Bahkan untuk melirik mu saja aku serasa kurang pantas. Begitu tinggikah dirimu di awan* ?


*Sehingga aku tak bisa menggapaimu* .


"*Batin Jihan*.



*Sesungguhnya perasaan mencintai dalam diam itu ada sakitnya*.


*Saat hati tak bisa menyampaikan, saat mulut berkata tidak padahal hati berkata lain*.


*Sebenarnya cinta seperti apa yang saat ini aku rasakan*.



*Mengapa begitu mencintai lelaki itu*,?


*Apakah lelaki di dunia ini hanya dia seorang* ? *Lalu bagaimana aku bisa bertahan dengan cinta terpendam ku*.


*Bahkan aku hanya mampu melihat bayangan nya tanpa bisa menyentuhnya*.


*Aku hanya bisa melihat dalam diam, aku hanya bisa berkata di dalam hati*.


*Bahwasanya aku mencintainya . Baik dirinya ataupun bayangan nya sekalipun*.


__ADS_1


Jihan terus berperang dengan hatinya.


__ADS_2