Love Behind In The Mirror Image (Pengagum Bayangan Cermin )

Love Behind In The Mirror Image (Pengagum Bayangan Cermin )
~Imam Sholat


__ADS_3

***


"Sayang. Jangan pernah pergi dari ku. Jangan hiraukan wanita itu. Aku sama sekali tidak mencintainya lagi " Kata Rayhan


"Aku akan tetap di samping mu Mas, aku tidak akan membiarkan wanita lain mendekati mu. Seribu cara yang dia coba untuk memisahkan kita, maka sejuta cara aku akan mencoba untuk bertahan disisi mu Mas. "Tutur Jihan


"Jangan pernah merasa takut jika seseorang berusaha memisahkan kita Mas, Ingat saja mereka bukan Tuhan yang punya hak atas segala cinta. "Lanjut Jihan.


Rayhan tersenyum mendengar perkataan Istrinya. Hatinya merasa nyaman.


"Aku mencintaimu "ucap Rayhan menatap dalam-dalam mata Jihan.


"Aku juga mencintaimu Mas. "Jawab Jihan.


Tak henti-hentinya mereka mengucapkan kata-kata cinta, saling menguatkan hati.


Rayhan pun membawa Jihan pulang. Lelaki itu pun membuka jas nya untuk di pakaikan ke Jihan. Melihat baju Jihan yang ujung bawah nya sudah basah karena hempasan ombak.


*****


Sesampainya di rumah, Rayhan membuka pintu mobil untuk Jihan. Seakan tak membiarkan Ratu nya berjalan di atas tanah. Rayhan menggendong tubuh istrinya nya. Menatap Jihan dengan penuh cinta.


"Mas, kenapa harus menggendong ku ? Aku bisa berjalan sendiri.."kata Jihan.


"Aku hanya ingin seperti ini sayang. "Jawab Rayhan.


Jihan pun terdiam saja saat suaminya menggendong dirinya. Rasa bahagia juga hinggap di hatinya. Jihan pun mengalungkan kedua tangan nya di leher suaminya itu.


"Sayang. Mari mandi bersama. "Kata Rayhan.


"Mas, malu tau. Mas mandi sendiri aja yah. "Jawab Jihan.


Jihan lebih dulu masuk ke kamar mandi, berlari karena takut suaminya akan masuk. Hal itu membuat Rayhan tertawa, merasa tingkah Istrinya yang begitu konyol.


"Mas, aku sudah selesai mandi. Mas mandilah. "Kata Jihan.


Jihan yang memakai daster separuh lutut, memperlihatkan bagian kaki nya yang terbuka. Aroma sabun yang dipakai nya membuat Rayhan seakan tertantang.


"Sayang. Kau menggoda ku. "kata Rayhan menarik tangan Jihan hingga terduduk di atas paha nya.


"Iya sayang. Aku sedang menggoda mu. Mandilah segera Mas. "kata Jihan.


Rayhan seakan tidak rela meninggalkan Jihan, sedangkan dia sedang mencumbui Istrinya yang cantik itu.

__ADS_1


"Mas, sudah. Mandi dulu. Setelah itu bisa dilanjut lagi kan. "Kata Jihan


Mendengar hal itu, Rayhan segera bangkit dari ranjang nya.


"Baiklah sayang. Aku akan membuat mu merintih sepanjang malam ini. "Ucap Rayhan dengan senyuman menantang.


"Siapa takut Mas. "Kata Jihan balik menantang.


Selesai Rayhan mandi, hanya menggunakan handuk yang melilit di pinggang nya. Rayhan mendekati Jihan yang sedang duduk di balkon kamar. Memeluk nya dari belakang dan mencium tengkuk Jihan.


"Mas, bagaimana jika kita sholat dulu. Sejak menikah. Mas dan aku selalu sholat sendiri-sendiri saja. Kali ini aku mau Mas yang menjadi imam sholat ku. "Kata Jihan memeluk pinggang Jihan.


Posisi kepala Jihan tepat berada di atas perut Rayhan, karena Jihan yang memeluk Rayhan dalam posisi berdiri dan masih menggunakan handuk.


"Baiklah sayang. " kata Rayhan.


Mereka berdua pun kembali berwudhu, Jihan suda mrmbentangkan 2 sejadah. Rayhan yang siap untuk menjadi imam sholat nya. Bacaan merdu dan kalimat yang di baca kan juga sangat fasih. Membuat hati terenyuh saat mendengar setiap lantunan ayat Alqur'an .


Usai berdoa, Jihan mencium tangan suaminya itu. Dan Rayhan mengecup kening istrinya.


"Terimakasih sayang, kau sudah menjadi istri terbaik yang aku miliki. "kata Rayhan memeluk Istrinya dalam posisi duduk.


"Terimakasih juga Mas, sudah menerima ku dengan segala kekurangan yang aku miliki. "Ucap Jihan melatakkan kepalanya di atas pundak Rayhan.


Jihan segera membuka mukena nya, melipat sejadah dan meletakkan nya kembali ke dalam lemari.


Rayhan melihat Jihan yang berdiri di dekat lemari, tubuh nya yang indah selalu terbungkus dengan pakaian panjang setiap saat. Membuat keindahan yang dimiliki istrinya itu hanya di miliki nya sendiri tanpa berbagi dengan orang lain.


"Sungguh Allah telah memberikan ku pendamping sempurna seperti mu. "batin Rayhan.


Rayhan berjalan mendekat ke arah Jihan, memeluk istrinya. Tak lupa untuk melakukan kebiasaannya, mencium leher istrinya itu.


Jihan pun menutup lemari dan berbalik menghadap Rayhan. Tatapan mata penuh cinta yang menyiratkan kerinduan setiap insan.


Rayhan membawa Jihan ke Ranjang king Size nya, masih mencumbui istrinya hingga Jihan mengeluarkan suara indah dari bibir nya yang imut. Membuat Rayhan semakin Agresif.


Malam itu, malam yang indah. Dimana sepasang suami istri itu telah menciptakan suasana penuh cinta bagi mereka berdua. Menikmati indahnya cinta yang sedang menyerang mereka berdua.


Hingga hampir Shubuh Rayhan tak ada habis nya menggagahi istrinya itu, seakan tak ada rasa letih. Baginya tubuh mungil istrinya sudah membuat nya sangat candu.


Jihan yang kalah itu tidak ingin membuat suaminya merasa tidak nyaman. Mengikuti setiap gerakan Rayhan dan berusaha untuk membuat Rayhan terpuaskan.


Puncak terakhir setelah sekian kali bertempur, Rayhan terbaring di samping Jihan. Mata mereka masih beradu. Rayhan mengelus rambut Jihan yang sudah berantakan akibat ulahnya.

__ADS_1


"Terimakasih sayang. "kata Rayhan memeluk Jihan dan meletakkan kepalanya di atas dada Jihan yang masih polos.


Mereka masih sama-sama polos, hanya selimut yang menutupi bagian badan kedua insan itu.


Adzan shubuh berkumandang, Jihan segera bangkit dari tempat tidurnya.


"Mas, sudah adzan. Mandi dulu yah. Kita sholat berjamaah lagi Mas. "Ucap Jihan.


Rayhan dan Jihan pun mandi secara bersama di kamar mandi yang sama. Seakan tak merasa lelah, Rayhan masih saja iseng dengan mencumbui Jihan.


"Mas , sudah dulu. Mas wudhu. "Rengek Jihan.


Setelah berduanya berwudhu, Rayhan kembali menjadi imam sholat bagi Jihan.


Mendapat seseorang yang mampu mengimami setiap sholat. Mampu menjadi kepala keluarga yang baik, adalah hal yang membuat hati bahagia.


Dua rakaat Shubuh telah selesai dilaksanakan, lanjut Rayhan dan juga Jihan mengaji bersama. Melantunkan ayat suci yang menentramkan hati.


*****


"Mas, persediaan makanan di kulkas sudah menipis. "kata Jihan


"Baiklah sayang. Pagi ini kita sarapan yang lain aja ya. Mas akan pesan pakai GoFood. "Ucap Rayhan .


Hari itu adalah hari libur kerja, Rayhan akan menghabiskan waktunya dengan Jihan.


Tidak dengan waktu yang begitu lama, pesanan mereka pun datang. Bubur ayam dan ada juga nasi gurih.


Jihan pun segera menyajikan nya di piring, dan membuat kan satu gelas susu untuk Rayhan.


"Mas, hari ini kamu libur kerja kan. "kata Jihan.


"Iyah sayang. Memang nya kenapa ? Apa kamu ingin aku membuat mu kembali merintih sepanjang hari . "kata Rayhan tersenyum nakal.


"Mas, kenapa mesum begitu sih. "Rajuk Jihan.


"Mas bercanda sayang. Ada apa ? Apa kamu ingin mengunjungi suatu tempat ? "tanya Rayhan.


"Aku ingin mengunjungi ibu Mas, sudah lama aku gak kerumah ibu.."kata Jihan.


"Baiklah. Nanti kita akan kerumah ibu. "Jawab Rayhan.


"Terimakasih mas. " Balas Jihan.

__ADS_1


Rayhan tersenyum melihat istrinya bahagia, hari-hari yang mereka jalani dengan penuh cinta. Bagi Rayhan senyuman istrinya itu sudah sangat membuat nya suka. Begitu manis dan wajah indah nya terpancar saat Jihan tersenyum begitu lembut.



__ADS_2