
****
"Mas, apakah hari ini kau tidak pergi bekerja ?? "tanya Jihan.
"Kenapa ? "jawab Rayhan.
"Ya, jika bekerja. Bangunlah, ini sudah jam berapa mas. Nanti kamu terlambat. "kata Jihan.
"Aku tidak perduli terlambat, aku pemilik perusahaan jadi biarkan saja sesekali terlambat. "kata Rayhan menarik tangan Jihan untuk duduk di dekatnya.
"Mas, mau apa ?? "kata Jihan , melihat Faris yang sudah mulai tersenyum licik.
Jihan hendak kabur dari Rayhan, tetapi dengan sigap lelaki itu menahan tangannya hingga Jihan terduduk tepat di atas paha Rayhan.
Rayhan mulai melakukan kesukaannya, tangan nya sudah mulai menelusup ke balik baju Jihan dan bergerilya di sana.
Sehingga membuat Jihan mengeluarkan suara lenguhan, yang membuat Rayhan semakin bersemangat karna sudah berhasil merangsang istrinya.
"Sayang..... "kata Rayhan menatap istrinya.
Jihan sudah paham akan tatapan Rayhan, apalagi jika tidak meminta hal kesukaan suaminya.
Tak ingin menolak, dan tetap setia melayani sesuai keinginan suaminya. Bagi Jihan tidak masalah diri nya lelah, yang dia harapkan adalah Rayhan puas akan dirinya .
"Sayang, kamu ingin punya anak berapa ? "tanya Rayhan.
"Berapapun yang mas mau. "Jawab Jihan.
"Baiklah. Jika seperti itu kita akan buat anak sampai 10 orang saja. "kata Rayhan.
"Mas, apaan sih. Kebanyakan tau. "Rengek Jihan.
Mereka pun tertawa bersama sambil bergurau .
"Mas, Kamu mandi gih. Biar aku siapin sarapan buat kamu . "kata Jihan.
Rayhan pun segera masuk ke kamar mandi, dan melakukan ritual mandinya.
Jihan pun segera menyiapkan segala keperluan Rayhan, hari ini Jihan hanya memasak nasi goreng dengan telur dadar karena perlengkapan di kulkas sudah habis.
"Mas, sarapan lah dulu. "kata Jihan mengisi piring Rayhan dengan nasi goreng dan telur.
"Sayang, nanti kamu datang ke kantor ya. Kita makan siang bersama. "kata Rayhan .
__ADS_1
"Tapi aku tidak tau dimana kantor mu Mas "kata Jihan.
"Nanti supir akan menjemput mu sayang. Bersiap saja nanti. Mas akan menelpon mu. "Jawab Rayhan.
"Baiklah Mas. "kata Jihan.
Setelah selesai makan, Jihan pun mengantar kan suaminya sampai mobil.
"Apa yang akan aku lakukan di rumah sebesar ini ? Aku bahkan merasa sepi . Andai kami segera punya anak.."batin Jihan.
******
Pukul 11 siang, Rayhan menelpon Jihan untuk segera bersiap karena supir kantor nya akan segera menjemputnya.
Jihan menggunakan pakaian sebagai mana biasa dipakai. Baju gamis panjang, hijab yang menutupi dadanya. Dan memoles sedikit wajah nya dengan make up natural dan liplos .
Supir kantor sudah sampai di depan rumah Rayhan, penampilan sederhana Jihan Mala terlihat istimewa di mata orang yang suka akan kecantikan alami .
"Ayo Nona, Tuan Rayhan memerintahkan saya untuk menjemput Nona. "kata Pak Raden supir kepercayaan Rayhan.
"Terimakasih pak. "kata Jihan.
Sepanjang jalan, pak supir yang memang dari lama mengenal Rayhan menceritakan sedikit kisah tentang Rayhan. Lelaki baik yang gigih dalam berjuang, mulai dari rasa sakit yang berulang kali.
Membuat Jihan terharu akan kisah Rayhan yang malang.
****
~Perusahaan Siddiq ~~~
Sesampainya di kantor pencakar langit itu, Jihan terkagum melihat kantor Rayhan.
"Apakah suami ku sekaya itu pak ? "tanya Jihan.
"Benar Nona, hanya saja Tuan Rayhan tak pernah memperlihatkan bahwa dirinya adalah orang yang memiliki kuasa. "jelas Pak Raden.
Jihan pun berjalan masuk ke dalam kantor, ternyata Karyawan di perusahaan itu adalah orang-orang yang ramah dan tidak pernah menilai orang lain dengan sebelah mata.
Jihan langsung di tunjukkan untuk menaiki lift yang biasa digunakan khusus untuk Rayhan. Karyawan perusahaan mengetahui bahwa atasan mereka sudah menikah, dan para karyawan juga di undang untuk hadir ke pesta pernikahan nya.
****
"Assalamu'alaikum Mas. "Ucap Jihan sambil membuka pintu.
__ADS_1
"Wa'alaikum salam sayang. "kata Rayhan sembari memanggil Jihan untuk duduk di dekatnya.
Ternyata di ruangan itu sedang kedatangan teman bisnis Rayhan.
"Mas, apa aku mengganggu ? "tanya Jihan dengan hati yang merasa tidak enak
"Tidak sayang, duduk lah dulu. "kata Rayhan .
Rayhan mengerti bahwa Jihan merasa tidak enak masuk keruangan sedangkan di sana masih ada teman bisnis nya.
Rayhan masih melanjutkan perbincangan nya dengan rekan bisnis nya itu, Jihan hanya duduk diam menunggu.
"Sayang, jika mengantuk atau merasa bosan. Masuk lah keruangan itu. "tulis Rayhan di layar ponselnya dan di tunjukkan kepada Jihan.
Jihan pun pamit untuk pergi keruangan pribadi Rayhan. Merasa bosan, Jihan pun tertidur di ranjang di ruang pribadi suaminya itu.
Tidak lama setelah Jihan terlelap , Rayhan pun masuk ke dalam ruangan itu. Melihat istrinya yang tertidur , Rayhan tak tega untuk membangunkannya.
Rayhan pun melanjutkan tugas kantor nya yang sudah menumpuk begitu banyak. Sebenarnya dia sudah lapar, hanya saja dia tidak ingin mengganggu tidur istrinya.
30 menit kemudian, Jihan terbangun dari tidurnya.
"Astaghfirullah, aku ketiduran. "kata Jihan lalu keluar dari ruangan itu.
Jihan melihat Rayhan yang sedang berdiri memandang dari kaca transparan gedung tinggi itu. Jihan pun berjalan dan mendekat ke arah Rayhan serta memeluk nya dari belakang.
Rayhan sadar yang memeluk nya adalah istri nya, tangan nya yang lembut nan mulus. Rayhan segera berbalik dan menatap wajah natural Jihan lalu mengecup kening nya berkali-kali.
Jihan merasa bahagia sudah diperlakukan dengan baik oleh suaminya. Orang yang di cintai nya dalam bayangan, dicintai dalam doa dan di panjatkan di sepertiga malam. Akhirnya Allah menyatukan mereka dengan jalan yang tak pernah di duga sebelumnya.
Sabar seorang wanita yang berbuah manis, cinta Jihan yang tak pernah berkurang sedikit pun. Ketika dia merasa hatinya mulai lemah, maka wanita 23 tahun itu pun kembali berdoa di sepertiga malam . Meminta sang Khalik untuk menguatkan hatinya serta menjaga hatinya dari kekecewaan.
"Mas, kenapa tidak membangunkan ku " Kata Jihan masih memeluk suaminya dengan kepala nya di tempelkan di dada bidang suaminya.
"Mas tidak tega membangunkan mu sayang. "ucap Rayhan mengelus kepala Jihan.
Entah mengapa, sikap Rayhan berubah drastis sejak malam pertengkaran mereka. Rayhan menjadi lebih perhatian dan menyayangi Jihan kayyak nya seorang istri.
"Sayang, Mas sudah sangat lapar. Apa kau tidak akan memberi suami mu makan. "kata Rayhan dengan wajah yang di buat cemberut.
"Maaf mas, aku lupa. "kata Jihan tertawa lalu menyiapkan makanan Rayhan di piring.
Jihan dan Rayhan pun makan bersama di ruangan itu. Mereka adalah pasangan yang saling melengkapi saat ini. Banyak hal yang harus di lalui Jihan untuk mendapatkan hati suaminya yang dulu pernah ada luka. Harus berjuang dengan rasa sabar yang luar biasa. Semoga mereka akan menjadi keluarga yang saling menjaga satu sama lain..
__ADS_1
..