Love Behind In The Mirror Image (Pengagum Bayangan Cermin )

Love Behind In The Mirror Image (Pengagum Bayangan Cermin )
~Pulau Dewata


__ADS_3

*****


Hari ini mereka sekeluarga akan pergi ke pulau Dewata Bali. Rayhan sengaja menyewa spedboat untuk perjalanan mereka ke pualu itu.


Pemandangan laut yang luas, memanjakan mata. Pulau Dewata Bali merupakan salah satu ikon pariwisata favorit bagi para wisatawan mancanegara.


Keindahan serta keasriannya membuat setiap insan ingin berlama-lama dan enggan untuk pulang dari tempat wisata itu.


"Sayang, apa kau suka tempat liburan seperti ini ? "tanya Rayhan menatap istri tercintanya.


"Suka Mas, sangat suka. "Tutur Jihan.


"Apalagi tempat yang kamu sukai sayang ? "Kata Rayhan.


"Banyak Mas, tempat di Indonesia yang paling ingin aku kunjungi ya ini, pulau Dewata, Bunaken dan juga Raja Ampat.


"Jihan juga dulu punya cita-cita Mas. Apa mas tau apa cita-cita Jihan ? "Ucap Jihan.


"Apa sayang ? "Tanya Rayhan penasaran.


"Cita-cita Jihan itu jika sudah banyak duit, pengen Umroh, setelah itu hal yang Jihan impikan adalah mengelilingi Negeri Tirai Bambu. Melihat ribuan hektar pohon persik, Pakaian-pakaian tradisional Masyarakat China. Sewaktu Ibu Kiran mengajak Jihan ke Kota Beijing. Jihan senang banget tau Mas, apalagi saat Mas Delvin .......


Perkataan Jihan terhenti saat melihat mimik wajah Cemburu Rayhan saat dirinya menyebut nama Delvin.


"Cuuupppppppppp.

__ADS_1


Jihan mengecup pipi Rayhan yang sedang merajuk. Karena malu nya Jihan menutup wajahnya dengan kedua telapak tangannya.


"Sayang, jangan menggoda ku. "Kata Rayhan menatap Jihan nakal.


Jihan malah tersipu malu, pipi nya memerah seperti kepiting rebus.


"Mas, Jihan gak bermaksud nyebut nama Mas Delvin kog. "Jelasnya.


"Itu kamu masih sebut nama dia.."Kata Rayhan sewot.


"Ya kan waktu itu Jihan belum nikah sama Mas Rayhan, Mas juga pada saat itu kan gak suka sama Jihan. "Ucap Jihan mengingat dirinya yang dulu mengagumi Rayhan tiada henti.


Rayhan merangkul pinggang ramping istrinya itu, lalu mendekap Jihan ke dalam pelukan hangatnya.


Jihan hanya menggeleng kan kepalanya, tak tau harus berkata apa.


Rayhan melepas pelukan nya, lalu menatap manik mata Jihan dalam-dalam. Rayhan menangkup kedua pipi cabhy Jihan.


"Sayang, Terimakasih sudah bersabar menunggu ku, mari berjanji. "Kata Rayhan menautkan jari kelingking nya ke jari Jihan.


"Berjanjilah untuk selalu di samping Mas, jangan pernah tinggalkan Mas. "


"Jihan janji Mas. "Air mata wanita yang saat ini menjadi nyonya Abryan Siddiq itu luruh.


Mendapat cinta yang begitu tulus, walau harus berjuang dari sakit dan jatuh yang berulang kali.

__ADS_1


"Yakinlah bahwa badai akan berlalu, dan percayalah bahwa pelangi akan hadir di setelah langit mendung. """


***


Makan siang di sebuah rumah makan lesehan yang ada di tepi pantai nya. Ada ikan bakar dan gurame pedas manis.


Makanan porsi jumbo sudah tersedia di atas meja, berbagai jenis minuman dingin juga sudah terletak rapi di atas meja itu. Saat nya menyantap makanan yang sudah dia sediakan.


"Makanlah yang banyak, setelah itu kita akan pergi berbelanja aksesoris dekat-dekat pantai . "Kata Rayhan


"Apa aku boleh membawa beberapa oleh-oleh untuk teman ku Mas ? "tanya Rangga.


"Tentu boleh. Sekarang habisi dulu makanan mu. Setelah itu kita akan belanja " Kata Rayhan mengelus kepala Rangga .


Rangga tersenyum bahagia mendapat kakak ipar nya sangat baik dan royal seperti Rayhan.


****


*Pusat perbelanjaan oleh-oleh*


Rangga dan Ikhsan memilih beberapa oleh-oleh yang mereka inginkan. Jihan lebih memilih beberapa baju bersablon pulau Dewata Bali untuk ibunya.


Setelah satu harian bermain di pulau Dewata dan berbelanja di pusat perbelanjaan oleh-oleh. Mereka pun kembali ke penginapan. Besok mereka akan pulang, karena ada pekerjaan mendadak yang harus dikerjakan oleh Rayhan dan tidak boleh di wakilkan oleh sekretaris nya.


~Bersambung

__ADS_1


__ADS_2