
" Kamu kenapa Nak ?? Kenapa wajah mu di tekuk seperti itu ? Apa ada masalah ? "Tanya bibi Jenni kepada Aruna.
"Bi, Arun pengen cerita sama bibi. Tapi Arun gak tau harus mulai darimana. "Kata Aruna menatap bibi nya dengan wajah sedih nya.
"Ceritakan saja Nak, agar hati mu merasa lebih tenang. "Bujuk bibi Jenni.
Aruna menceritakan semua yang dirasakannya, kekecewaan karna berharap dan mencintai seseorang yang tidak mencintainya.
"Bibi harus berkata apa padamu Arun ? Apa kamu yakin bahwa dia memang tidak memiliki perasaan padamu ?? "Tanya bibi Jenni.
__ADS_1
"Entah lah bi, tapi Aruna merasa Mas Rio memang tidak memiliki perasaan seperti apa yang Aruna rasakan padanya. Aruna dengar sendiri Bi, Mas Rio berkata kepada Mama nya Mas Rayhan. 😔😔
"Cinta memang seperti itu Aruna, terkadang manis dan terkadang pahit. Tapi cinta tak harus memiliki kan Nak ??
"Terkadang kita harus merelakan rasa yang kita miliki, kalau dia adalah jodoh kita, maka tak ada yang mustahil untuk bersama. "Kata Bibi Jenni menasehati Aruna.
Di tempat lain ada Rio yang merasa kehilangan sesuatu, sudah beberapa hari ini Rio tidak melihat Aruna. Bahkan yang biasanya Aruna mengirim pesan WhatsApp kepadanya pun, sekarang sudah tidak ada lagi.
"Kenapa dia tidak pernah memberi ku kabar lagi yah ? Biasanya dia selalu mengirim pesan. "Batin Rio.
Di lain sisi Aruna slalu mengabari Jihan akan kabarnya, dimana dan bagaimana kabarnya hingga saat ini.
"Jihan, sepertinya aku akan menerima lamaran dari sahabatnya paman. 😔😔 "Kata Aruna dengan nada sedih.
"Aku gak bisa berkata banyak Arun, tapi aku akan mendukung setiap keputusan yang kamu buat jika itu baik bagimu. Tapi apakah menurut mu ini adalah keputusan yang tepat ?? "Jawab Jihan
"Entah lah. Aku tak mengerti.. "Ucap Aruna
__ADS_1
"Apakah dengan memaksa kan hati mu menerima orang lain akan membuat mu bahagia ? " Tanya Jihan
"Lalu, apakah memaksakan hati mencintai seseorang yang tidak mencintaimu itu baik ? "Tanya Aruna balik kepada sahabatnya itu.
" Memang tidak, cinta itu bukan paksaan, karena hati bisa memilih tempat untuk dia merasa nyaman dan merasa di cintai. "Jawab Jihan .
"Fikirkan dengan baik-baik, minta petunjuk pada sang Khaliq. Apapun keputusan yang kamu buat, aku akan tetap mendukung mu. Jaga kesehatan mu di sana ya. "Kata Jihan kembali.
Sambungan telpon antara keduanya pun berakhir. Apa yang harus dilakukan oleh seseorang yang merasa dilema akan hal itu. Harus memilih tetap mencintainya atau memilih perjodohan itu . Sepertiga malam adalah waktu yang paling tepat untuk mengadu kepada sang pencipta.
"Ya Allah, Ya Rabbi. Tuhan yang maha atas segalanya. Yang mampu membolak-balik hati manusia. Tolonglah hamba mu yang lemah ini agar tidak ada kecintaan kepada seseorang yang lebih besar akan kecintaan ku kepadamu ya Allah ya Ilahi Robbi. Redahkanlah rasa dan kegelisaan di hati ku ini ya Rabb, serta tunjukan jalan mana yang harus aku tempuh dalam hal yang saat ini aku hadapi.
Berdoalah agar hati mu selalu tenang, walau kau tak tau kapan waktu keterkabulan doa-doa mu. Akan tetapi tak ada hal yang bisa membuat hati dan perasaan yang gelisah menjadi tenang selain Doa.
"Hai Readers. Makasih yang masih setia membaca karya Author. Author di sini bingung, mau menyatukan Aruna dengan Rio atau harus membuat Aruna memilih untuk dijodohkan.
__ADS_1
Bantu komen dan like yah Readers, agar Author tetap rajin update. 😊😊😊😊