
Saat Jihan sampai di rumah nya, ibu nya sudah menunggu di depan rumah.
"Assalamu'alaikum. "Ucap Jihan.
"Wa'alaikum salam. "Jawab ibu.
"Kamu dari mana Jihan, kenapa tidak pulang semalam ?? "kata ibu panik.
"Maafin Jihan Bu, kemaren toko rame, dan Jihan terlambat pulang karna banyak pekerjaan Jihan yang menumpuk.
Jadi Jihan tidur di toko bu. "Jawab Jihan berbohong.
Jihan terpaksa berbohong.
Dia hanya tidak ingin membuat ibunya khawatirkan.
"Kenapa kamu tidak menghubungi ibu Jihan ? Ibu sangat khawatir padamu. "kata ibu dengan wajah yang sendu.
"Ponsel Jihan lowbat ibu, Jihan lupa Bawak carger. Maafin Jihan yah. " Lanjut nya sambil mengelus-elus tangan ibunya.
"Baiklah. Lain kali kamu tidak boleh seperti itu. "kata ibunya dengan senyuman lalu mengelus kepala Jihan.
"Hmmm. Jihan masuk kamar dulu yah ibu. Jihan mau istirahat dan hari ini Jihan tidak masuk toko dulu. "kata Jihan.
__ADS_1
"Istirahat lah nak. "kata ibu.
Jihan mendudukkan dirinya di tempat tidur, lalu mencari ponselnya.
Lalu menelpon bos nya untuk izin hari ini tidak masuk bekerja.
Tutt. Tuuttt. Tuutttt
"Assalamu'alaikum Bu. "kata Jihan.
"Wa'alaikum salam Jihan. Ada apa nak ?? "Jawab Bu Kiran.
"Bu, Jihan izin dulu yah hari ini. Jihan sedang tidak enak badan. "pungkas Jihan.
"Ahh. Iya. Tidak apa-apa nak. Istirahat lah dulu. Oya, ibu belum bisa menghendel toko untuk saat ini.
Karna ibu masih diluar kota untuk membawa mertua ibu berobat. "kata Bu Kiran.
"Kapan ibu kembali ?? Jihan sudah rindu pada ibu. "kata Jihan tertawa kecil.
"Mungkin satu Minggu lagi. Banyak hal yang ingin ibu ceritakan pada mu Jihan. "kata Bu Kiran .
"Baiklah Bu. Ibu jaga kesehatan yah disana.
"Iyah Jihan. Wa'alaikum salam. "Jawab Bu Kiran.
Percakapan antara Jihan dan Bu Kiran pun berakhir.
Saat ini Jihan hanya ingin tiduran di atas tempat tidurnya.
Walau tidak seempuk kasur orang kaya, tapi bagi Jihan rumah nya adalah istananya.
Jihan yang saat ini tengah tiduran, tiba-tiba fikiran nya kembali kepada lelaki itu.
"Mengapa aku terus memikirkannya ??
"Mengapa lelaki itu sangat cuek sih.
Lihat saja sewaktu aku bertanya siapa nama nya, dia hanya menjawab singkat.
Apa menurut nya cara berkenalan seperti itu yah.
Tidak menanyakan nama ku ??
__ADS_1
"Jihan terus menerka-nerka.
"Mungkin karna dia sudah memiliki istri mungkin yah. Jadi dia tidak ingin berkenalan dengan wanita lain.
"Tapi, jika dia memiliki istri, mengapa dia mau menunggui ku semalaman di rumah sakit ?? Apa istrinya tidak akan marah ??
Karna lelah untuk menerka-nerka kejadian itu, Tidak terasa mata nya pun mulai mengantuk.
Jihan tertidur tanpa mendapatkan jawaban dari terkaan nya.
~~`~``
Pukul 4 sore, Jihan terbangun dari tidurnya.
Dia mengambil ponsel lalu melihat jam di ponselnya.
"Astaghfirullah. Aku lupa mengerjakan sholat Dzuhur. "katanya sambil menepuk jidatnya.
Lalu Jihan pun segera mengambil wudhu nya untuk mengerjakan sholat ashar.
Setelah Jihan selesai sholat , Jihan lanjut untuk memasak ke dapur.
Jihan sudah mengisi persediaan di kulkas setiap seminggu sekali.
Agar tidak terlalu repot untuk belanja setiap akan memasak.
Jihan yang sudah terbiasa dari kecil untuk memasak.
Bagi nya perkara di dapur adalah hal yang menyenangkan.
30 menit Jihan bertempur di dapur , sekarang masakan nya sudah siap untuk di hidangkan.
Bukan makanan mewah, hanya makanan sederhana .
"Ikan goreng sambal balado, tahu goreng, ada juga capcai.
Makanan kesukaan nya dan juga kesukaan dirumah itu.
Sederhana, tapi sangat nikmat.
"Ada kalanya yang terlihat sederhana lebih baik daripada yang terlihat istimewa.
__ADS_1
Makan malam di rumah itu sangat lah tertib. Tidak banyak obrolan.
Semua menikmati makanannya masing-masing.