Love Behind In The Mirror Image (Pengagum Bayangan Cermin )

Love Behind In The Mirror Image (Pengagum Bayangan Cermin )
~Patah hati Delvin


__ADS_3

~Saat ini yang pergi bukan masalah singgah atau sungguh. Tapi tentang hati yang tetap mencintai walau dengan cara yang sakit. Atau tentang sakit yang harus bertahan atas nama cinta. ~~~


******


"Mas, sarapan sudah aku siapkan. Kamu makan lah. "kata Jihan.


"Hmmm. Tolong buat kan bekal makan siang ku. "Sambung Rayhan.


"Baiklah. "Jawab Jihan.


"Oya Mas, boleh tidak aku kerja lagi di tempat Bu Kiran. Aku bosan dirumah terus. "kata Jihan.


"Terserah kamu saja.." Jawab Rayhan.


Jihan pun menganggap hal itu sebagai persetujuan dari Rayhan.


"Dirumah terasa sepi, suntuk. Aku gak ada kerjaan jika dirumah . "batin Jihan.


Setelah Rayhan berangkat kerja, Jihan pun membereskan meja makan serta mencuci piring yang kotor.


*****


Bu Kiran hari ini sendiri di toko, suaminya sedang berada di luar kota. Ada urusan bisnis mendadak.


"Assalamu'alaikum. "ucap Jihan.


"Wa'alaikum salam Jihan. Kamu datang ? Ibu sudah sangat merindukan mu ? "tutur bu Kiran.


"Aku juga merindukan ibu, apa boleh aku berkerja lagi disini ? "tanya Jihan.


"Tentu boleh Jihan. Hanya saja kamu lebih baik kerja di temapt Bu Hana saja. Dia kan mertua mu . Ada baik nya bantui mertua mu saja. "kata Bu Kiran.


"Hmm. Jihan lupa jika mama juga punya toko disini. "kata Jihan tertawa


"Kamu juga sudah 6 bulan tidak pernah berkunjung kesini lagi. "kata Bu Kiran.


Jihan hanya tersenyum dengan kata-kata Bu Kiran.


Tokoh mama Hana belum buka, mungkin yang punya toko belum datang.


Jihan pun membantu Bu Kiran terlebih dahulu, banyak barang masuk hari ini. Semenjak Jihan tidak bekerja lagi. Bu Kiran kesulitan untuk mencheck-in barang masuk serta barang yang harus di return.


Mereka bercanda gurau melepas kerinduan setelah sekian lama tidak bertemu. Tidak berapa lama, toko perhiasan di depan pun sudah buka. Jihan pun menghampiri ibu mertua nya itu.


"Assalamu'alaikum mama. "kata Jihan.


"Wa'alaikum salam sayang. "jawab mama Hana.


"Mama, Jihan bantuin yah. Dirumah Jihan bosan gak ada kerjaan. "Tutur Jihan.


"Boleh sayang. Mama malah senang Jihan mau bantui mama. "kata Mama Hana.


"Nak, apa kamu sudah ada pertanda hamil ? "tanya mama Hana.


"Uhuk.. uhuk. Jihan sontak terbatuk-batuk mendengar Pertanyaan ibu mertuanya.

__ADS_1


"Hmm. Seperti nya belum ada ma. "jawab Jihan dengan wajah sedih.


"Tidak apa sayang. Teruslah berdoa dan berusaha. "Kata Mama Hana sambil mengelus kepala Jihan.


"Makasih ma. "Jawab Jihan sambil menggenggam tangan mertuanya.


******


Tanpa terasa, waktu sore sudah menyapa. Sinar jingga hampir terlihat di langit tinggi. Jihan dan mertuanya pun menutup toko.


"Nak, hari ini kamu ikut mama kerumah aja yah. Sepupu Rayhan baru pulang dari Beijing. Kita makan malam bersama. "kata Mama Hana.


"Baiklah Ma. "jawab Jihan.


Jihan menemani mertuanya belanja ke Swalayan, membeli beberapa kg buah segar dan daging serta sayur.


******


"Ini adalah kali kedua aku datang kerumah mama semenjak aku nikah sama Mas Rayhan "batin Jihan.


Jihan pun berlalu ke dapur dan mulai memasak menu untuk makan malam.


"Nak, kamu hubungi suami mu ya. Suruh dia datang kesini. "kata Mama Hana.


"Baiklah Ma. "jawab Jihan.


Jihan pun mengambil ponselnya dan mulai mengetik pesan kepada Rayhan.


"Assalamu'alaikum Mas, Kata mama malam ini kita makan malam dirumah mama. Aku udah dirumah mama saat ini. Pulang kerja kamu nyusul yah Mas. "Pesan Jihan melalui WhatsApp.


Jihan pun kembali melanjutkan aktifitas memasaknya. Ada rendang daging, ada salad buah, ayam goreng dan juga sayur lodeh.


Semua sudah Jihan sajikan di meja makan. Sedikit pun Jihan tidak mengizinkan mertuanya untuk bekerja. Takut mertuanya lelah .


"Wah. Masakan nya sudah siap yah. "kata Mama Hana.


"Sudah ma. Bagaimana kalo mama mandi dulu. Biar Jihan siapin mama air hangat untuk mandi. "kata Jihan.


"Terimakasih sayang. "tutur mama Hana


Jihan pun mempersiapkan segala perlengkapan mandi mertuanya. Dan menyediakan air hangat untuk mandi.


"Kamar Rayhan ada di atas. Jangan sungkan , ini juga rumah Kamu. "kata Mama Hana.


"Iyah ma. Makasih. "Jawab Jihan.


******


Jihan juga sudah selesai dengan ritual mandinya. Beruntung mama Hana memiliki satu baju muslim yang pas dengan postur tubuh Jihan.


Pukul 07.30 malam, Rayhan sudah sampai ke rumah mama Hana. Jihan juga sudah menyambutnya dengan senyuman hangat. Tidak ingin menunjukkan bahwa hubungan rumah tangga nya yang sebenarnya.


"Mas, kamu mandi dulu gih. Apa mau aku siapin air hangat untuk kamu mandi Mas ? "tawar Jihan.


"Boleh, sekalian baju ku tolong di siapin yah. "kata Rayhan

__ADS_1


Jihan mengangguk dan kembali ke kamar Rayhan untuk menyiapkan air hangat untuk mandi suaminya.


Rayhan yang ketika itu mandi, lupa membawa handuk ke kamar mandi. Rayhan mengira Jihan tidak lagi di kamar. Ternyata istrinya itu masih duduk di sofa sambil bermain ponsel.


Rayhan keluar dari kamar mandi dengan polos tanpa sehelai benang.


"Jihan, aku butuh handuk .. "Kata Rayhan mengejutkan Jihan.


Jihan yang melihat penampilan Rayhan yang polos pun kaget bukan kepalang. Pertama kali baginya melihat lawan jenis nya tanpa pakaian.


"Hei. Kenapa kamu berteriak sih. "kata Rayhan keheranan.


"Mas. Kenapa keluar kamar mandi dengan penampilan begitu ? Aku malu tau mas ngelihat kamu seperti itu. "kata Jihan sambil menutup matanya dengan kedua telapak tangannya.


"Kenapa harus malu. Aku kan suami mu . "kata Rayhan mendekat ke arah Jihan.


Jihan sontak melempar handuk tepat mendarat ke wajah Rayhan.


Rayhan hanya tertawa melihat Jihan yang sangat panik melihat dirinya yang begitu polos.


"Mas, pakai lah pakaian mu. Dan segera lah turun ke bawah. "kata Jihan sambil berlari keluar dari kamar Rayhan.


Rayhan malah tersenyum melihat tingkah lucu istri nya itu. Sangat imut ketika sedang malu.


****


Suasana makan malam, di sana sudah ada Bu Sinta , mama Hana, Bu Kiran . Jihan pun duduk di samping Rayhan. Tidak berapa lama Delvin pun datang .


Delvin yang duduk di samping Bu Hana, terkejut melihat Jihan yang berada di samping Rayhan.


"Jihan. Kenapa kamu ada disini ?? "kata Delvin.


"Hmm. Dia istriku kak. Apa kamu belum tau ?? "Sahut Rayhan.


"Oh. Apa kamu pernah mengatakannya padaku ? "kata Delvin.


"Ternyata wanita yang membuat ku rela datang dari Beijing, ternyata adalah istri adik sepupu ku senidri. "batin Delvin.


Saat ini harapan nya malah kandas di tengah jalan. Wanita yang selama ini di idam-idam kan nya telah menjadi milik orang lain.


Baru jatuh cinta, tapi malah patah begitu saja. Belum sempat berjuang, sudah kandas di tengah jalan.




Terimakasih buat para Readers yang sudah mampir. Maaf apabila cerita nya agak berputar-putar.


Terkadang Author harus menguras fikiran untuk terus update .


Jangan lupa like dan komen yah kak.



🥰🥰🥰🥰🥰🥰

__ADS_1


__ADS_2