Love Behind In The Mirror Image (Pengagum Bayangan Cermin )

Love Behind In The Mirror Image (Pengagum Bayangan Cermin )
Hijrahnya Aruna


__ADS_3


Pagi itu Rayhan dan Jihan pamit untuk pulang ke rumah mereka. Rayhan tidak lupa untuk memberikan biaya bulanan untuk pengobatan ibu Jihan.



Hari ini Rayhan tidak pergi ke kantor, katanya ingin menghabiskan waktu bersama istrinya satu harian.


Rayhan pun menghubungi Rio untuk memberitahukan bahwa dirinya tidak akan ke kantor hari ini.



"Halo, Rio. Hari ini aku tidak pergi ke kantor. Kau hendel lah pekerjaan di kantor lebih dulu. "Kata Rayhan.



Belum sempat Rio menjawab Rayhan malah sudah mematikan sambungan teleponnya. Dasar Rayhan suka semena-mena sama babang Rio 😂😂😂



\*\*\*\*



"Sayang. Mari berolahraga pagi. "Kata Rayhan mendekat kepada Jihan dan mulai membuka hijab istrinya.



Tak sempat Jihan menjawab, Rayhan malah main nyosor dan mencium habis istrinya. Jihan dibuat kewalahan oleh suaminya yang memang perkasa ini.



"Mas..... Ucap Jihan di tengah ke sibukan Rayhan menyerang Jihan .



Rayhan melakukan hal kesukaannya terhadap Jihan. Wanita yang merupakan istrinya Rayhan itu tak bisa menolak setiap sentuhan Rayhan.



Pagi itu menjadi saksi untuk penyatuan kedua insan yang sedang di landa rindu itu. Menyelami lautan cinta yang luas , menikmati keindahan surga dunianya.



Hingga hampir 2 jam lebih Rayhan menggempur Jihan. Hingga lelah Rayhan terbaring memeluk Jihan dan tertidur di sampingnya.


__ADS_1


Saat Jihan hendak beranjak membersihkan dirinya. Rayhan malah menarik tangannya kembali untuk tetap berbaring di samping nya.



\*\*\*\*\*



Disisi lain, Wanita yang di sapa sebagai Aruna itu sedang berusaha memperbaiki dirinya.


Semenjak kepulangan nya dari Australia, Aruna mulai belajar sedikit demi sedikit tentang ilmu agama. Mengikuti pengajian-pengajian yang di adakan di masjid-masjid.



Aruna kerap mendapat cemoohan dari teman-temannya. Mendapat hinaan dan juga terkadang di pandang remeh.


Bagi Aruna yang saat itu memang ingin berhijrah, tidak masalah ingin di hina dan di pandang seperti apa pun.



"Hei Aruna, kau wanita murahan dan kotor. Disini bukan tempat mu. Kau lebih pantas berada di rumah bordil. "Maki seorang wanita germo.



Aruna hanya menunduk tidak ingin membuat keributan. Melihat hal itu, wanita yang memaki dirinya menarik Hijab yang di gunakan oleh Aruna hingga tampak lah rambutnya yang tergerai.




Saat wanita itu hendak menarik tangan Aruna yang berusaha menutupi sebagian rambutnya, seorang lelaki tepat nya Rio membuka Jas yang dikenakannya dan menutupi kepala Aruna dengan Jas nya.



"Hei Tuan, untuk apa kau membela wanita Hina ini. Apa kau tidak tau dia ini wanita kotor. "Ucap wanita itu merendahkan Aruna.



"Lantas, apakah menurut mu kau adalah wanita yang baik Nona. ?? Orang yang terbiasa memandang rendah orang lain, tidak jauh lebih buruk dari apa yang di hinanya.. "Ucap Rio santai.



"Kau..... ucapan wanita itu seketika terhenti karna langsung di potong oleh Rio.



"Maaf nona, sebaiknya bercermin lah lebih dulu sebelum nona menghakimi orang lain.

__ADS_1



Wanita itu kalah telak oleh ucapan Rio yang mewakili perasaan Aruna. Karena kesalnya wanita itu pun pergi dan melempar hijab Aruna ke wajah Rio.



Rio memberikan hijab itu kembali kepada Aruna dan berdiri di depan Aruna untuk menutupi agar rambut wanita itu tidak terlihat.



Aruna segera memasang kembali Hijab nya, lalu mengembalikan jas Rio.



"Terimakasih sudah membantu ku. "Kata Aruna dengan wajah tertunduk.



"Nona Aruna. Aku senang melihat mu sudah berhijrah dan memperbaiki penampilan mu ini. "Tutur Rio.



"Aku hanya berusaha untuk tetap Istiqomah. Walau aku tidak bisa berubah dengan cepat. Anggap saja aku seperti kura-kura yang sedang berjalan sejengkal demi sejengkal untuk mendekat kan diriku kepada Allah. "Kata Aruna dengan wajah yang masih tertunduk.



Aruna tidak ingin melihat wajah Rio, karena akan membuat jantung nya berdebar tak karuan.



Rio hanya tersenyum bangga karena Aruna sudah belajar untuk berubah ke arah yang lebih baik.



"Tetaplah Istiqomah. Semoga Allah akan menunjukkan mu jalan yang benar. "Ucap Rio lalu pamit kepada Aruna.



Aruna di buat tercengang oleh lelaki seperti Rio. Lelaki yang beriman dan baik hati walau terlihat sangat dingin dan kulkas. Sebenarnya hatinya sangatlah lembut.



"Apa aku menyukai nya ? "Batin Aruna .



\*\*\*\*

__ADS_1


~~~ Nanti Author jodohin Aruna sama babang Rio aja yah. Biar babang Rio gak jomblo terus


__ADS_2