Love Behind In The Mirror Image (Pengagum Bayangan Cermin )

Love Behind In The Mirror Image (Pengagum Bayangan Cermin )
First Night Jihan vs Rayhan


__ADS_3



\*\*\*\*



Hingga pukul 10 malam, Rayhan berinisiatif akan membawa Jihan kembali ke rumah nya. Tetapi mama Hana menolak karena sudah jauh malam. Karena Rayhan memaksa dengan alasan ingin berduaan dengan Jihan membuat Mama nya tersenyum. Mengira anak nya terlalu mencintai istri nya.



"Ayo kita pulang. "kata Rayhan.



Jihan pun tidak banyak tanya, dan mengikuti Rayhan dari belakang.



"Mas, apa mama sudah tau kita akan pulang ? "tanya Jihan.



"Sudah, aku sudah memberitahu mama . "kata Rayhan dengan nada ketus.



"Kenapa dia ? Apakah dia putus cinta sehingga wajahnya jadi masam seperti itu . "batin Jihan.



Tidak berapa lama, Jihan dan Rayhan pun sampai di rumah. Mungkin Rayhan yang termakan cemburu jadi kesal kepada Jihan, hingga membuka pintu mobil dan menarik tangan Jihan keluar.



"Mas, kamu kenapa ? "kata Jihan.



Tapi Rayhan tetap tak menghiraukan, dan terus menarik tangan Jihan masuk ke dalam rumah.



"Mas, kau menyakiti tangan ku. Tolong lepasin dulu mas. Sebenarnya kamu kenapa ? "tanya Jihan lagi.



Ternyata kata-kata Delvin mengenai mereka menghabiskan waktu seharian hingga menjelang malam di kota Beijing. Membuat Rayhan berfikir bahwa Istrinya pasti sudah memberikan kehormatan nya kepada kakak nya itu.



Fikiran buruk nya pun muncul, curiga dan merasa marah.



"Mas, kamu kenapa Mas ?? "Kata Jihan lagi.



Rayhan membawa Jihan masuk ke dalam kamar yang di tempati Jihan, menghempaskan tangannya dan menarik hijab Jihan hingga melihatkan leher nya yang putih mulus, serta rambut nya yang terurai indah.



"Kamu bahkan berani memberikan yang seharusnya hak suami mu kepada pria lain ? "kata Rayhan menatap tajam Jihan.

__ADS_1



"Memberikan hak apa Mas, apa yang telah aku lakukan ? "tanya Jihan.



"Kenapa harus berpura-pura bodoh. Kau menutupi aurat mu dengan hijab tetapi perilaku mu tidak sesuai, kau bahkan sudah tidak perawan lagi karena sudah menjual tubuh mu pada orang lain. "kata Rayhan dengan emosi yang sudah membara.



Jihan yang terkejut dengan kata-kata Rayhan pun merasa marah, tidak terima dirinya di hina oleh suaminya. Sejak kapan Jihan melakukan hal seperti itu.



" Cukup Mas, selama ini aku sudah bertahan, aku sabar, aku tidak meninggalkan mu saat kau masih bersama dengan wanita masa lalu mu yang meninggalkan mu. Aku sudah sabar mas saat cinta ku tak kau balas. Aku masih menunggu mu. Tapi hari ini kau merendahkan cinta ku bahkan diriku. Apa kau meragukan kesucian ku Mas ?? Apa kau meragukan ku ? "tanya Jihan berjalan mendekat ke arah Rayhan.



"Aku meragukan mu, karena kau telah menghabiskan waktu seharian hingga malam bersama Delvin. "tutur Rayhan.



Jihan mengerti pembicaraan Rayhan, ternyata dia salah paham akan maksud perkataan Rayhan.



Jihan pun menarik nafasnya, tak ingin bertengkar hingga melewati batas nya sebagai seorang istri dengan melawan kepada suaminya.



Jihan pun menarik tangan Rayhan untuk duduk dengan nya di pinggir ranjang itu.




Tapi Rayhan masih memalingkan wajah karena merasa kesal.



"Mas, percayalah padaku. Saat aku sudah jatuh cinta pertama kali padamu. Bahkan saat itu kamu belum mengenal ku, aku juga tidak tau nama mu. Tapi aku sudah mencintaimu tanpa tau siapa nama mu dan dirimu. "kata Jihan.



Melihat Rayhan yang masih terus membelakangi nya dan tak mau menjawab perkataan Jihan. Membuat Jihan sedih karna membuat suaminya berprasangka buruk.



Jihan pun berjak pindah dan duduk tepat di hadapan Rayhan. Dengan berani Jihan mengecup bibir Rayhan dan menggenggam tangan Rayhan.



Rayhan yang mendapat ciuman mendadak di bibir nya sontak terkejut, hatinya berdesir.



"Mas, untuk menghilangkan keraguan mu, untuk menghilangkan prasangka mu. Sentuhlah aku mas. Lakukan agar kau tidak berfikir buruk lagi. "kata Jihan.



Mendengar hal itu Rayhan seakan mendapat angin segar saat istri nya sendiri yang datang padanya.



"Sentuh lah aku Mas, berikan hak ku malam ini. Aku akan memberikan hak mu dan menunaikan kewajiban ku pada mu. "kata Jihan kembali mengecup bibir Rayhan.

__ADS_1



Saat Jihan ingin melepas bibir nya yang tertempel di bibir Rayhan. Suaminya itu pun menahan kepala Jihan, dan kembali mengecup Jihan berkali-kali hingga membuat Jihan sesak nafas.



Melihat Jihan yang kehabisan nafas, Rayhan melepas nya lebih dulu.



Rayhan pun merangkul tengkuk Rayhan kembali, mengecup nya berkali-kali hingga tangannya sudah mulai aktif bergerak, membuka pakaian istrinya satu persatu.


Rayhan memandang Jihan kembali seakan meminta persetujuan.



"Lakukanlah Mas, aku ikhlas. "kata Jihan.



Rayhan kembali mengecup kening Jihan dan menuntaskan hasrat kebutuhan biologis nya malam ini.



Menuntaskan hak dan kewajiban masing-masing antara sepasang suami istri itu.


Dua insan yang sedang menyelami samudra cinta, melintasi angkasa, menciptakan suasana hangat diruangan. Menumbuhkan benih-benih cinta . Suara hingga bisikan-bisikan terdengar dari sepasang suami istri yang sedang mengungkapkan cinta nya .



Setelah hampir lebih dua jam, Rayhan yang terkuras tenaga karena telah menggagahi istrinya. Berbaring di samping Jihan yang sudah hampir terlelap.



Rayhan mengecup kening Jihan dan menghapus peluh di dahi Jihan.


"Terimakasih karena telah menjaga nya untukku. Aku akan berusah menjadi suami yang terbaik untuk mu " kata Rayhan mengelus kepala Jihan dan memeluk Jihan.



Jihan yang masih mendengar hal yang di ucapkan Rayhan pun hanya tersenyum dan memeluk Rayhan kembali.



Saat ini mereka berdua terlelap dalam mimpi indah, dengan tubuh polosnya yang di tutupi selimut. Tidur di bawah selimut yang sama setelah melakukan First Night yang sudah tertunda begitu lama.



~Semoga Jihan dan Rayhan akan selalu bersama tanpa ada gangguan dari orang ketiga.



~Bersambunggg.



Hai Readers yang baik. Salam manis buat para Readers yang sudah berkenan Mampir di Novel Author.



Bantu like dan komen yah Readers.



Terimakasih 🙏🙏🙏🙏

__ADS_1


__ADS_2