Love Behind In The Mirror Image (Pengagum Bayangan Cermin )

Love Behind In The Mirror Image (Pengagum Bayangan Cermin )
"Menikah


__ADS_3

**Terkadang cinta datang dalam keheningan dan kesunyian malam. Nyanyian yang menemani perjalanan hidup seseorang. Tidak selama nya yang datang pada kita akan menjadi pendamping hidup melainkan sebagai pengalaman dalam hidup.~


~~


Tepat di bulan Juni, acara pernikahan yang sudah ditetapkan pun akan segera di langsungkan.


Pernikahan dimana pengantin wanita dan lelaki nya sama-sama belum tau siapa yang akan menjadi pasangan nya.


Malam itu di gedung besar keluarga Siddiq yang sudah di hias sedemikian rupa, para tamu undangan dari kalangan bisnis keluarga Siddiq turut di undang.


Dan keluarga mempelai wanita pun sudah datang. Dan di belakang adalah mempelai wanitanya. Menggunakan Pakaian yang sangat anggun nan indah tetapi masih menggunakan hijab modern sesuai permintaan Jihan yang akan tetap menggunakan hijab.


Untuk baju yang dipakai Jihan adalah pilihan dari Ibu Rayhan yang akan menjadi ibunya juga.


Tak tanggung-tanggung Bu Hana mempersiapkan acara untuk anak nya dan untuk menyambut menantu nya itu.


Semua mata pangling melihat kecantikan gadis 23 tahun itu. Riasan di wajah nya menambah kecantikannya yang memancar, membuat mata enggan untuk berpaling.


Tidak butuh waktu lama, pengantin pria pun masuk menyusul ke dalam gedung. Rayhan di temani oleh Bu Sinta dan Bu Hana yang menggandeng tangan Rayhan secara bersamaan.


Jihan yang menatap lelaki yang akan menjadi suami nya itu merasa terkejut bercampur rasa bahagia. Bagaimana tidak bahagia, lelaki yang dikaguminya, lelaki yang di cintai nya diam-diam itu.


Ternyata Allah membuat dia menjadi milik Jihan Ayu Nindira. Doa yang dipanjatkan di sepertiga malam, akhirnya mendapat jawaban yang indah.


Tetapi disisi lain, Rayhan hanya memaksakan senyuman di wajahnya. Demi ibunya, Rayhan harus bersikap normal layak nya seorang calon imam bagi wanita yang telah dipilih oleh ibunya.


"Ternyata wanita itu, kalo tidak salah aku pernah menolong nya. "batin Rayhan.


"Saya terima nikah dan kawin nya Jihan Ayu Nindira binti Ramli Surbakti dengan mas kawin berupa cincin berlian dibayar tunai.


"Sah. Sah..... Sah.


Jihan yang terpaku mendengar bahwasanya dia telah sah menjadi seorang istri dari Rayhan Abryan Siddiq.


Air mata bahagia pun menyeruak di pipi nya. Jihan pun menyalam tangan Rayhan.


Karna tidak ingin memperburuk suasana hati ibu nya. Rayhan terpaksa menerima salam Jihan. Tetapi Rayhan tidak mau mencium kening Jihan sama sekali.

__ADS_1


Jihan juga tidak mempermasalahkan hal itu, dan sekarang saat nya adalah Jihan menyalami kedua orang tua dan mertuanya.


"Jihan sayang, kamu yang betah ya sama anak mama. Ray orang nya baik kog. "kata Bu Hana memeluk dan mencium kening Jihan.


"Jihan, selamat yah sayang. Sekarang kamu sudah menjadi istri dari seseorang yang kamu kagumi selama ini.." kata Bu Kiran.


Jihan hanya tersenyum dan membalas pelukan Bu Kiran .


"Jihan, sekarang kamu sudah jadi anak ibu juga. Sekarang kamu panggil saya Tante aja. Sama seperti Rayhan. "kata Bu Sinta.


"Baiklah Tante. "kata Jihan memeluk Bu Sinta.


Acara malam itu berlangsung sangat sempurna. Dan para tamu undangan pun sudah mulai berpulangan. Karena sudah menunjukkan pukul 11 malam.


Orang tua dan adik-adik Jihan juga sudah diantar pulang oleh supir keluarga Siddiq.


"Jihan, selamat yah kamu sekarang udah jadi istri. Dan yang paling membahagiakan. Lelaki yang selama ini kamu tarik di sepertiga malam mu telah kau dapat kan. "kata Bu Kiran.


Jihan tersenyum bahagia mengingat bahwa yang menjadi suami nya saat ini adalah orang yang telah dikagumi nya selama ini.


"Bu, apa nanti Jihan boleh lanjut kerja lagi ? "kata Jihan.


Jihan membalas pelukan Bu Kiran, baginya Jihan sudah seperti anak sendiri.


****


Malam di hotel bintang lima.


Bu Hana sengaja memesankan tempat yang mewah untuk anak dan calon menantunya. Agar dapat menikmati malam yang indah berdua tanpa ada gangguan.


Sebenarnya Rayhan yang kala itu ingin menolak, tetapi Bu Sinta dan Bu Hana terus memaksa Rayhan.


Tidak ada pilihan lain selain mengikuti kemauan mama dan Tante nya itu.


Supir pribadi Rayhan pun sudah siap sedia menantinya di parkiran untuk mengantar sang tuan ke hotel sesuai instruksi Bu Hana.


Mobil itu mendarat tepat di parkiran hotel bintang lima. Yang ketinggian nya menjulang seperti gedung pencakar langit. Di belakang hotel terdapat pantai yang indah . Yang hanya sering dimasuki oleh keluarga kelas atas.

__ADS_1


Jihan yang tidak pernah menginjakkan kaki nya masuk ke dalam gedung besar nan indah itu pun merasa takjub. Bagaimana tidak, ini kali pertama bagi nya dan juga akan menjadi kesan terindah dalam fikiran Jihan.


Menghabiskan waktu berdua bersama Rayhan, di mana malam ini adalah malam pertama bagi sepasang pengantin itu.


"Sudah. Ayo masuk. Jangan bengong terus. "kata Rayhan dengan wajah datar.


"I-iya mas. "Jawab Jihan .


Jihan yang berjalan dibelakang Rayhan pun merasa sedikit kesulitan berjalan. Baju nya yang panjang menyapu lantai Hotel itu.


"Kenapa pengantin nya malah di tinggal diam belakang ?


"Pasti mereka itu di jodohkan.


"Iya. Iyah. Terlihat dari cara lelaki itu yang tidak terlalu memperdulikan wanita dibelakang nya.


"Kasihan sekali dia. Suami nya bahkan tidak melirik nya.


"Bisik-bisik orang yang ada di loby hotel itu.


Jihan yang mendengar hal itu, jujur saja ada rasa sakit yang menusuk hati nya. Bagaimanapun Jihan dan Rayhan memang di jodohkan. Dan mungkin untuk perkataan dia tidak memperdulikan Jihan juga benar. Secara Rayhan yang berjalan lebih dulu di depan tanpa peduli pada Jihan yang berada dibelakang nya.


"Sepertinya tugas ku selanjutnya adalah membuat dia mencintaiku. "batin Jihan.


"Apakah aku sanggup bertahan dan mencintai tanpa di cintai ?? "batin Jihan.


Lamunan nya di buyarkan oleh panggilan Rayhan.


"Hei. Kenapa lama sekali. Masuk lah sekarang. Dan ganti lah pakaian mu. Aku merasa risih sekali memandang pakaian mu itu. "}kata Rayhan "


Bagai di tusuk pisau yang sangat tajam saat mendengar suami nya sendiri bahkan enggan memanggil namanya, bahkan dia merasa risih dengan baju yang di kenakan oleh Jihan.


Jihan hanya bisa menjerit di dalam hati nya.


"Tolong hati. Kau harus bekerjasama. "batin Jihan sambil mengelus-elus dada nya pertanda menyatakan sabar pada diri sendiri.


~Sanggupkah Jihan meruntuhkan ego dan keras nya hati Seorang Rayhan Abryan ?

__ADS_1


~Ditunggu kelanjutan nya yah. 😘😘😘😘


__ADS_2