Love Me For 100 Days

Love Me For 100 Days
Kenyataan


__ADS_3

Ditengah-tengah kebingungan Raka yang melihat Ervin tergeletak ditanah, seorang wanita berambut hitam sebahu menghampiri tubuh Ervin. Yang lebih mengejutkan Raka, wanita itu dulunya adalah tunangannya Kayla Alexandra.


Raka sempat tak percaya untuk apa ia datang kemari dan melihat wajahnya seperti tak ada kesedihan yang mendalam dalam diri Kayla setelah kecelakaannya. Tak lama Ervin pun sadar dan segera bangun ketika Kayla mendekatinya.


“ukhh..dimana aku..?”


“tuan..? kau tak apa-apa..?”


"Ohh ya aku ingat kemarin aku hampir mati bunuh diri dan nampaknya aku hidup kembali. Tapi aneh, ada sedikit ingatan lain yang tak aku kenali." Batin Ervin.


“apa kau butuh ke dokter..? aku lihat kau tadi pingsan.” Ucap Kayla sambil membantunya berdiri.


“tidak. Aku tak apa-apa. Terimakasih nona. Sampai jumpa.” Ervin pun melangkah pergi menjauh dari Kayla.


Dan kali ini Raka dibuat berfikir siapa yang harus dia ikuti. Karena melihat tampang Kayla seperti ada yang mencurigakan. Dan si Ervin ini, lebih sangat menghawatirkan jika saja ia menghilang dan Raka tak bisa menemukannya. Dan tiba-tiba saja, malaikat maut datang.


“hei..cepat kejar wanita itu..sudahlah kau tak perlu khawatir tak bisa menemukan tubuhnya. Kau tinggal gosok-gosok kan tanganmu pada cincin itu. maka, cincin itu akan membimbingmu kembali ke tubuhnya.” jelas Arva.


“be..benarkah..? kalau begitu akan kukejar dia.”


Raka pun mengejar Kayla yang masuk ke sebuah restoran mewah. Ia mendapati dirinya telah ditunggu seseorang. Dan kecurigaannya makin bertambah. Ia berdiri disamping mereka berdua sebagai roh yang tak terlihat.

__ADS_1


“sayang..apa kau tidak takut bertemu denganku saat ini..? bagaimana kalau orang suruhan tunanganmu tahu kita bertemu..?”


“Daniel..tenang saja. dia sekarang koma dan takkan tahu kita berdua.” Ucap Kayla sambil memegang tangan Daniel.


Raka yang melihat itu, menjadi sangat marah dan menyesal telah setuju dijodohkan dengan Kayla. Ia dijodohkan oleh kedua orang tuanya dengan Kayla, sesaat setelah kepulangannya dari luar negeri. Dulu ia sempat mengira bahwa Kayla mencintainya dengan tulus. Namun, setelah tahu semua ini ia pun sadar kalau Kayla tak pernah sekalipun mencintainya.


“sayang..kamu kok ngomong gitu..? kamu ngak takut dia punya mata-mata lagi..?”


“tentu saja tidak ! karena setelah ayahnya meninggal dan ibunya sakit-sakitan, apalagi yang bisa ia lakukan. Selain hanya terbaring dikasur menunggu ajalnya..?”


“hahahaha…kayla sayang...sejak kapan pemikiranmu menjadi seperti itu..? hmm?” ucap Daniel sambil tertawa.


“ah sudahlah! jangan membahasnya lagi. Kita kan mau merayakan hari jadi kita yang ke 2 tahun, iya kan..?”


Seketika Raka kaget dengan apa yang ia dengar. Ternyata Kayla sudah memiliki pria lain saat menjadi tunangannya. Bahkan hubungannya sudah 2 tahun. Raka tak kuat dengaan apa yang ia lihat dan segera pergi meninggalkan tempat itu. tanpa ia sadari, airmata jatuh begitu saja. Kesedihan itu tak sebanding dengan semua penghianatan orang-orang yang ia percayai. Tetapi ia sekaligus bersyukur jika kematiannya ini membuka banyak kebenaran yang tak ia ketahui.


Setelah menyusuri jalanan dengan kesedihan dan air matanya, ia melihat Meira yang tengah duduk sendirian sambil minum di sebuah rumah makan. Raka pun menghampirinya yang terlihat sangat sedih dan duduk di hadapannya tanpa terlihat olehnya.


“hikks..hikks..kenapa sulit melalui semua ini..? kenapa aku baru saja sadar kalau aku tak pernah sekalipun dianggap…” ucap Meira yang sedikit mabuk.


“Meira..sudahlah jangan menangis. Aku disini akan membantumu.” Ucap Raka meski Meira tak bisa mendengarnya.

__ADS_1


Meira yang lama-kelamaan menangis sambil minum beberapa botol akhirnya tak sadarkan diri dan tertidur sambil duduk. Raka semakin dibuat bingung harus apa agar Meira bisa kembali pulang. Sedangkan ia sedang dalam keadaan menjadi arwah.


“haduhh..?! Meira sadarlah.. Mei ! bagaimana ini..? aku minta tolong siapa…?


Ohh ! panggil malaikat maut apa bisa ya..? siapa tau dia bisa bantu. Woii..malaikat maut ! Arva.. datanglahh.. Arva..” teriak Raka.


“Aishh..kenapa kau berisik sekali sih..? katakan ada apa kau teriak-teriak..?” kata Arva yang langsung muncul dihadapan Raka.


“aku mohon tolonglah aku. Hanya kau yang bisa menolongku.”


“baiklah. ada apa..?”


“tolong kau bawa dia pulang. Kau kan bisa mengubah wujudmu jadi manusia. Ayo tolonglah wanita ini.” ucap Raka.


“dasar merepotkan ! hufft... Baiklah aku akan mengantarnya pulang.”


“baiklah terima kasih. Eh tapi apa kau tau dimana rumahnya..?” tanya Raka.


“apa kau meremehkan kekuatanku yang tingkat 3 ini..? hahh..?!! tentu saja aku tahu !”


“baiklah kalau begitu, aku juga akan kembali pulang ke tubuh Ervin. Sampai jumpa dan terima kasih banyak.” Ucap Raka.

__ADS_1


Kemudian Raka mengusap-usap tangannya kecincin itu dan menghilang. Gelap.. sangat gelap tak ada setitik cahaya apapun disana. Namun, ia ternyata terbangun di sebuah tempat asing.


Bersambung…


__ADS_2