Love Me For 100 Days

Love Me For 100 Days
Masa lalu Ervin (part 2)


__ADS_3

Gadis itu bercerita kalau wanita itu mengira dialah adalah penyebab dari putusnya hubungannya dengan pacar si wanita itu. padahal, ia hanyalah seorang penjual cemilan dikota. Dan dia sama sekali tak mengenalnya.


Mendengar cerita itu, Ervin langsung percaya dan kembali memeluknya. Dan selanjutnya, jalan mereka takkan mulus seperti dulu lagi.


“papa, aku ingin bersekolah keluar negri. Aku ingin meneruskan sekolahku kesana.”


Ucap Ervin kepada papanya yang tengah duduk diruang keluarga bersama ibu dan adiknya.


“apa..!? Ervin, apa kau sudah tak waras lagi..? untuk apa kau pergi jauh-jauh ke luar negeri kalau disini sekolahnya sudah tercukupi.


Lalu, apa kau tega meninggalkan keluargamu disini..?” ucap papanya sembari berdiri dihadapannya.


“papa, aku tak ada pilihan lain. Aku harus sekolah disana meski kalian takkan merestui."


“apa ini semua gara-gara gadis itu..?”


tanya papanya dan Ervin hanya terdiam dilangkahnya yang akan keluar dari ruangan.


“papa benarkan..? gara-gara ulah gadis itu ! kau jadi seperti ini !


mau sampai kapanpun aku takkan merestuimu untuk berhubungan dengannya !”


seru papanya sembari menunjuk ke arah Ervin yang pergi berlalu begitu saja.


Ervin pun segera mengemasi barang-barangnya yang ada dikamarnya dan bersiap akan pergi. Tetapi, ada gadis kecil yang nampak menyelinap masuk kemaranya sembari merengek dan menangis.


“kakak..jangan tinggalkan Eva..” ucap gadis kecil itu.


Tetapi, tangisannya semakin kencang dan Ervin tetap melangkahkan kakinya pergi dari sana.


Ia sudah tak peduli dengan keluarganya dan tetap kukuh dengan keputusannya.

__ADS_1


Dengan berbekal uang hasil tabungannya selama SMP, ia pergi berangkat menyusul gadis pujaannya di negara asalnya.


Sesampainya disana, ia segera mencari tempat tinggal dan mendaftar disekolah yang sama dengan pacarnya itu. dinegara asing itu, hari-harinya hanya penuh dengan bayang-bayang kebahagiaannya dengan kekasihnya.


Meski ia sendiri mengalami kesulitan finansial, maupun budaya disana, ia merasa tak masalah. karena ia punya sesorang yang menjadi alasannya untuk tetap bertahan.


Dan hari pertama sebagai murid SMA pun dimulai.


Dan tentu, Raka masih jadi penonton cerita hidup Ervin itu. dia terkejut, kalau SMA yang didatangi Ervin adalah sekolah yang sama dengannya dulu. Meski bertambah beberapa bangunan, tetapi yang menjadi keaslian dan ciri khas dari sekolah itu masih ada dan melekat disana.


Dia melihat bentuk seragam yang sama dan ruang kelas yang sama dengannya dulu dan sekarang ditempati oleh Ervin.


“hai Ervin. Selamat pagi. Bagaimana hari-harimu kemarin..? maafkan aku.


Aku tak bisa menelponmu kemarin, aku sangat sibuk.”


“tak apa. Sekarang kan kita sudah ketemu jadi, sebaiknya lupakan saja.”


Selalu, kata-kata manismu selalu menghujam ke hatiku dan membuatku berfikir kalau kau juga sangat mencintaiku. Tetapi ternyata, semuanya adalah ilusiku yang terlalu berlebihan.


Pada tahun ketiga SMA, hubungan mereka masih awet-awet saja. Tetapi semua berubah ketika mereka beranjak ke bangku perkuliahan di tahun kedua. tepatnya di sebuah gedung, Ervin yang tadinya bergi bersama dengannya kini dikejutkan dengan adegannya yang tengah memergoki kekasihnya sendiri telah berselingkuh darinya selama ini.


“dengar ! aku sudah tak mau berhubungan denganmu lagi dan aku, Sudah sadar kalau Ervin adalah pria terbaik yang pernah aku miliki.”


Ucap gadis itu kepada seorang lelaki di koridor ruangan.


“sayang..jangan marah. Aku hanya bercanda mengenai itu semua. Tak bisakah kita kembali lagi..? hmm..?


bukankah kau sangat bahagia kalau bersama denganku..?” ucap lelaki itu sembari memeluknya dari belakang.


“cukup hentikan ! aku lelah jika bersamamu. Kau hanya memanfaatkan kecantikanku saja untuk memuaskan hasratmu itu !

__ADS_1


dan aku sudah jijik dengan kelakuanmu itu !” ucap gadis itu yang berusaha melepaskan diri dan pergi.


“sayang..sayangku..baiklah. aku berjanji takkan mengambil kesempatan darimu.


Tapi, bisakah kau putus dengan pacarmu dan berdua saja denganku..? hmm..?”


Ervin segera muncul dari persembunyiannya dengan wajah yang sangat marah dan hati yang benar-benar terluka. Ia langsung memukuli pria itu dan menyeret pacarnya sembari berkata padanya.


“apa..apa ini balasan atas kesetiaanku dan kesabaranku selama ini..?”


“tidak, Ervin apa yang kau lihat dan dengar bukanlah yang sebenarya. Aku dan dia.. hanya..”


“hanya apa..? hahh !!


hanya berselingkuh begitu..?


dan kau kira percakapan kalian tak ku dengar..?” teriak Ervin sembari memegang kedua pundak Gadis itu.


“Ervin. Maafkan aku. Aku tahu aku bersalah.” Ucap gasi itu dengan bersimpuh dibawah kaki Ervin sembari menangis.


Ervin yang sudah sangat tersakiti dan terluka, langsung pergi begitu saja. Ia tak tahu kalau gadis yang ia cintai selama ini, tega melakukan hal seperti ini. bahkan dia sekalipun tak pernah menyentuhnya.


Akal dan fikirnya benar-benar kacau saat sampai dirumahnya. Dia mengambil tali dan mengantung dirinya. Dan dari sanalah, ia mendapat hukuman atas kematian yang sangat dia inginkan.


-------------


“ukhh..dimana aku..?”


Raka sudah bisa mengendalikan tubuh Ervin. Ia kini sudah tersadar dari pingsannya dan terbangun diranjang rumah sakit.


Tubuhnya masih terasa sangat lemah setelah melakukan perjalanan melintasi masa lalu Ervin. Dan yang sekarang menjadi pertanyaan Raka adalah, apa tujuannya Ervin meminta dirinya untuk menghetahui kisah dari masa lalunya itu..?

__ADS_1


Bersambung..


__ADS_2