Love Me For 100 Days

Love Me For 100 Days
Kebohongan


__ADS_3

Malam datang menghampiri seluruh penjuru kota. Dan Raka kini kembali menemani Ervin bekerja dirumah sakit. Dia kembali maelakukan kegiatannya berjaga diruang rawat inapnya. Kali ini, ia memikirkan cara agar menghetahui keadaan perusahaan yang sebenarnya. Dan datanglah adiknya Rasya sambil membawa beberapa makanan.


“kak. aku membawa beberapa makanan kesukaan kakak. Roti coklat dan mie kuah pedas ini.” ucap Rasya yang seolah-olah mengobrol dengan kakaknya.


roh Raka yang berada disana merasa sangat sedih. bahkan disaat-saat sulitnya, adiknya masih sempat membawakan makanan kesukaannya yang mana ia sendiri takkan bisa memakannya.


“oh ya kak. kemarin aneh sekali, jari kakak seperti tercelup tinta. Dan diperusahaan kemarin juga.” Ucap Rasya sambil memakan makanannya.


“apa yang terjadi disana Rasya..?” pikirnya.


“kemarin paman steve mengumumkan kalau kakak menunjuknya sebagai pengantinya sementara di perusahaan. Tentu saja aku membantahnya.


Aku berkata padanya kalau diperusahaan kita, kakak selalu memakai stempel khusus untuk setiap berkas penting.”


“oh iya..! kenapa aku tak berfikir ini sebelumnya ya..? aku punya stempel khusus yang sudah kusembunyikan. Tapi, untuk berjaga-jaga. Besok aku akan mengambilnya.”pikir Raka.

__ADS_1


“kak. bisakah kau beritau aku dimana tempat stempel itu..? setidaknya beri aku petunjuk.” Ujar Rasya sambil memegang tangan kakaknya.


Sejenak, Raka tertegun dengan ucapan Rasya. Namun, ia segera mengabaikannya dan pergi keluar dari ruangan itu.meninggalkan Rasya yang tengah menunggunya diruangan rumah sakit.


“ya ampun kak. tak ada gunanya aku bertanya padamu. Kau sendiri, tak bisa yakin akan keluar dari mautmu. Tapi kak Raka, Rasya akan dengan tenang menunggu semuanya jadi milik Rasya.” Batin Rasya.


-----------


Setelah menunggu lama, Raka pun menghampiri Ervin yang nampaknya telah selesai dengan pekerjaannya. Ia mengikutinya dari kejauhan. Tetapi, ia berpapasan dengan seseorang yang ia kenal. Raka pun memilih mengikuti orang itu dan meninggalkan Ervin.


“kak Kayla dari mana saja…? Kenapa baru datang sekarang..?” tanya Rasya yang memalingkan mukanya.


“ya ampun.. aku sangat sibuk. Jadi, tidak sempat mengunjungi kakamu.” Ucap Kayla sambil tersenyum palsu.


Arwah raka yang ada diantara mereka, sedang mendengar ucapannya dan ingin melihat akan terjadi peristiwa mengejutkan apalagi kali ini.

__ADS_1


“adik ipar, apa kau sudah makan..? aku membawakan makanan untukmu juga.” Sambutnya.


“kak Kayla. Apa kau percaya kalau arwah orang yang mengalami koma sedang melihat semua perbuatan kita..?” ucap Rasya sambil menata beberap bunga di vas.


“ap..apa..? apa maksud mu..?”


“kak Kayla jangan munafik ! aku tahu kalau kau mau menikahi kakakku hanya untuk mendapat hartanya saja. Dan aku juga tahu kalau kau punya pria lain dibelakang kakakku.” Seru Rasya.


“Rasya, kau tahu apa..? itu semua tidak benar. Aku..”


“sudahlah kak. lepaskan saja ikatanmu dengan kakakku. Karena kau dan keluargamu takkan pernah bisa mendapat saham perusahaan kami. Menyerahlah !” tegas Rasya.


Kayla pun kesal dengan ucapan Rasya dan pergi meninggalkan ruangan itu. ia menganggapnya sebagai suatu peringatan. Raka yang melihat itu tertegun dengan pernyataan adiknya. Dia bahkan sudah menghetahui bahwa Kayla sekalipun tak pernah mencintainya dan ingin bersamanya hanya karena harta.


Di malam ini, Raka akhirnya puas. Satu persatu semua wajah bertopeng itu, menunjukkan wajah aslinya. Namun, dia masih belum bisa menebak siapa pelaku yang ingin membunuhnya.

__ADS_1


Bersambung…


__ADS_2