Love Me For 100 Days

Love Me For 100 Days
Permainan


__ADS_3

Minggu–minggu ujian yang sibuk telah usai terlewati. Sebagian para siswa memilih untuk berlibur ditempat rekreasi, dirumah ataupun hanya sekedar berkumpul.


Pada malam ini. Angkatan kelas 2 akan mengadakan acara makan malam bersama untuk melepas stres dan kepenatan mereka setelah ujian. suara tawa pun pecah bercampur dengan kegembiraan. Sajian makanan yang enak dan tak lupa menghadirkan permainan sebagai pelengkap acara mereka.


“eh gimana kalau kita main truth or dare aja ? yang kalah ntar traktir kita cemilan lagi gimana?”


“setuju tuh”


“ oke kita mulai..”


Permainan pun berjalan seru sekaligus menegangkan. Namun, Meira memutuskan untuk mengambil meja yang sedikit jauh dari tempat mereka bermain. Alasannya ia tak ingin bermain dan lebih memilih menikmati makanannya. Tampak dari kejauhan, tak sadar kalau Raka memperhatikan Meira dari jauh. Ia merasa tak enak hati dengan apa yang ia katakan kemarin. Saat ia melamun, tak sadar jika..


“wahh Raka kamu kena lempar nih..ayo milih apa ? truth apa dare ?


Sembari sadar dari lamunanya, ia pun menjawab “dare !”


“oke. Kalau gitu aku yang tantang nih, berani ngak kamu nembak orang kamu suka saat ini ? ayo berani tidak?”


sambil berfikir, ia pun berdiri dari tempat duduknya dan melangkah menuju arah meja Meira.


Ya ampun, apa yang ia lakukan ? jangan kemari..jangan..” batin Meira sambil memejamkan mata.


“Kayla, aku suka sama kamu. Kamu mau jadi pacar aku ?” ucap Raka sambil mengengam tangan kayla. Dengan cepat kayla pun menyetujuinya.


“iya. Aku mau.”

__ADS_1


“wahh hebat akhirnya mereka berpasangan. Ayo cium. Cium!” sorak para siswa yang lain.


Meira yang melihatnya terkejut dan memalingkan pandangannya. Entah kenapa dadanya terasa sakit saat melihat itu.


tak disangka, Raka akhirnya mencium Kayla didepan Meira dan semua temannya.


air mata Meira jatuh begitu saja disela-sela matanya. Ia pun berniat keluar dari sana dan mengakhiri acaranya.


“maaf ya teman-teman, sepertinya aku tak bisa berlama-lama. Aku pulang dulu.”


Meira yang berusaha keras menghapus air mata dan melangkahkan kakinya keluar, dikejutkan dengan kehadiran Azka didepan restoran itu. kemudian Azka menghampirinya dan memeluk pundaknya.


dan dari belakang, Raka berusaha mengejar Meira. Tapi ia terlambat lagi kali ini. Dan di belakangnya muncul Kayla yang nampaknya melihat itu.


“Raka. Aku tahu kalau kamu ngak suka sama aku. Tapi bagaimana pun, itu hanya permainan jadi kamu tidak usah menganggapnya serius karena..”


Mendengar itu, Kayla benar-benar dibuat girang olehnya. Dan segera ia mengandeng tangan Raka dan berkata..


“berarti kita sudah resmi menjadi pasangan ?” ucapnya sambil tersenyum.


“kamu bisa anggap itu iya.”


Kali ini tak tahu lagi apa yang ada dalam pikiran Raka. Dia mengingkari semua kata hatinya dan melakukan semua ini karena emosi yang ada di hatinya. Ia berniat membuat Meira cemburu. Tetapi ia malah kehilangan lebih jauh lagi. Dan setelah ini yang ada dihatinya, hanya rasa benci kepada Meira.


--------

__ADS_1


Sesampainya dirumah, raka membicarakan hal penting dengan papa dan mamanya.


“pa…aku ingin keinginanku ini, supaya cepat terlaksana.”


“nak ? apa kamu yakin disaat kamu masih kelas 3 SMA nanti. Apa kamu tidak ingin menghaboskan masa SMA mu disini?” tanya papanya.


“tidak pa, aku sudah memutuskan.”


“baiklah nak. Papa harap kamu tidak menyesal.” Ucap papanya yang melihat wajah kesedihan pada anaknya.


-------------


Pekan setelah ujian menjemput para siswa dengan suasana yang baru. Namun rupanya akan ada saja yang terjadi di pagi hari yang cerah ini.


“sepupu Sintya, apa benar yang kau katakan jika gadis itu yang membuat kakaku berubah?” Ucap Rasya yang menunjuk pada seorang pegawai gadis direstoran.


“benar ! gara-gara gadis miskin itu, kakamu menjadi pemarah dan tak sabaran. Apa kau juga merasa kalau kakamu berubah?”


“iya. Dia sekarang jarang menyapa mama dan aku dirumah. Tapi kelihatannya gadis itu baik..?”


“aduhh Rasya sayang, yang namanya tampang itu belum memastikan sifat mereka yang asli. Biar kuberi tahu kau sesuatu.”ujar Sintya sambil membisikkan kata-kata yang penuh kebohongan untuk memancing amarah Rasya.


“ini tak bisa dibiarkan kak. Aku harus menghajarnya.”


“ehh tunggu dulu, Jangan gegabah. Aku punya rencana yang lebih baik. Tapi ini hanya rahasia diantara kita berdua okey?”

__ADS_1


Entah apa lagi rencana licik yang direncanakan Sintya. Sebagai anak yang lahir dari simpanan pamannya, yang membuatnya tak dianggap dikeluarga besarnya. Ia pun tumbuh menjadi sosok yang kejam dan serakah. Ia tak segan-segan menyingkirkan apapun yang menghalangi rencannya.


Bersambung…


__ADS_2