Love Me For 100 Days

Love Me For 100 Days
Pertemuan


__ADS_3

Raka Anggara Satya. Cowok paling populer di antara murid Kelas 2 SMA. Bukan hanya tampan dan juga kaya. Tetapi karena ia mudah akrab dengan banyak murid. Setiap minggu ia selalu mengadakan acara santai bersama teman-temannya.


Tak heran jika ia sangat di segani. bahkan tak sedikit cewek yang meminta untuk jadi pacarannya. Tapi ujung-ujungnya mereka mendapat penolakan dari simple man ini. Sebuah julukan yang banyak diberikan teman prianya kepadanya.


Disuatu pagi yang panas, para lelaki dari kelas 2 sedang melakukan latihan sepak bola dilapangan. Dengan semangat para gadis-gadis menyemangati pemain idola mereka. Suatu kejadian tak terduga pun terjadi.


**brukk***


“emm…apa kau tak apa-apa? Maafkan aku. Aku tak sengaja menendang bola itu sampai-sampai mengenai kepalamu” ucap Raka dengan sangat khawatir.


“tidak…aku tidak apa-apa.”ucap gadis itu dengan memegang kepalanya.


“ haduh kalau begini aku malah tak enak hati. Tendanganku tadi sangat keras. Ayo aku antar kau ke ruang UKS. Ohh ya apa kau murid baru disini?” ujar Raka sambil membantunya berdiri.


Sesampainya di ruang uks, Raka mengambil obat merah dan meneteskan pada luka gadis itu. Sekilas gadis ini seperti bule dengan matanya yang berwarna hazel dan hidung mancungnya itu. Dan tak sadar Raka dibuat terpesona olehnya.

__ADS_1


“oh ya ngomong-ngomong, kita belum berkenalan. Nama ku Raka Anggara Satya pangil saja aku Raka. Dan namamamu?” ucap nya sambil menobati luka.


“ namaku Kayla Alexandra. Panggilannya Kayla.” Ucap gadis itu dengan malu-malu.


“Kayla..? nama yang bagus. Kenapa kau pindah kemari ?” tanya Raka.


“itu karena bisnis orang tuaku jadi aku disekolahkan disini” jelas Kayla.


“kebetulan juga, orang tuaku bekerja di bidang bisnis..hufft ya mereka jarang deh menemaniku dirumah. Ohh ya lukamu sudah selesai. Sini biar ku bantu berdiri.” Ucap Raka sambil memegangi tangan Kayla.


“ terima kasih banyak. Ohh kalau boleh tau kau dikelas apa ?”


“dia lelaki yang baik kan?”


“a..apa?

__ADS_1


Seseorang mengejutkan Kayla yang tengah berada di ruang Uks. Yang tak lain adalah sepupu dari Raka, Sintya Audrey. secara garis keluarga, ia adalah anak tiri dari pamanya. Namun secara pribadi, Raka tak pernah mengakuinya. Ia tak peduli sekalipun tentangnya maupun keberadaanya. Yang mana itulah sebabnya gadis ini menjadi benci kepada Raka.


“tapi sayang sekali, kalau kau ingin mengatakan perasaanmu kepadanya, itu percuma.” Ucap Sintya dengan senyum dinginnya.


“kenapa kau berkata seperti itu? Aku sama sekali tak menyukainya” seru kayla.


“ haduhh kau ini sangat polos yaa..aku sendiri sudah tau jelas dari wajahmu itu. yang inginkukatakan adalah..jika kau ingin mendekati sepupuku, kau harus menyingkirkan bentengnya dulu. Seperti..” ucap Sintya dengan nada yang licik.


“seperti apa ?” tanya Kayla.


“seperti sahabatnya si itik buruk rupa. Meira”


“emm.. begini sepertinya kau salah paham. Aku tidak..”


“ sudahlah jangan katakan apa-apa lagi. Kalau kau ingin bantuanku, datanglah kepadaku.” Ucap Sintya sambil pergi keluar dari ruang UKS itu.

__ADS_1


Kayla sendiri dibuat merinding oleh perkataannya. Menyingkirkan? Bukankah itu terlalu berlebihan? Tapi Hatinya benar-benar tak bisa dibohongi kalau ia sudah jatuh cinta pada pandangan pertama terhadap lelaki itu.


Bersambung…


__ADS_2