
Berjalan menyusuri jalanan kota jakarta yang ramai ini, memberikan sensasi berbeda bagi sipenikmat malam. Walaupun tidak ada udara sejuk seperti didesa, tidak lagi ada suara jangkrik dan katak bernyanyi dikeheningan malam. Tapi kota jakarta memberi keindahannya sendiri. Gedung-gedung yang menjulang tinggi disana menjadi pemandangan yang indah untuk dinikmati. Lampu-lampu yang berkelap-kelip pada malam hari. Memberikan sinar terang menggantikan sinar matahari.
Suara klakson mobil menghentikan biru dari jalan kakinya. Dari dalam mobil fero keluar sembari tersenyum hangat.
" kok udah pulang jam segini? Tanya fero saat sudah berada dihadapan biru
" pak boss, yang nyuruh pulang cepet. Ucap biru menjawab pertanyaan awan
" bos kamu baik. Kata fero
" kayaknya sih iya. Kata biru ragu
" aku anterin kamu sampek rumah. Ucap fero menggandeng tangan biru menuju mobil
"tante apa kabar? Tanya biru yang sudah berada dalm mobil fero
" mama baik. Mama nyuruh kamu buat main kerumah. Kata fero masih fokus menyetir
" oh ya ?
" iya, kamu mau kan? Tanya fero
"insaallah, kapan -kapan yah.
" aku tunggu bir.
" iya.
***
Para siswa-siswa kelas 3 sma taruna. Berlarian menuju papan pengumuman untuk melihat hasil kelulusan mereka yang sudah sebulan berjuang melewati rentetetan ujian yang harus dijalani. Terpancar rona bahagia dan tawa dari semua siswa-siswi karena mereka lulus 100%. Sebagian mereka merayakan kelulusan dengan makan dikantin bersama, dan ada yang mengabadikan kebersamaan mereka dalam sebuah potret.
" guys. Ngadep kamera dong semuanya. Biar kayak anak milenial jaman sekarang. Ucap doni yang asyik memegang kamera untuk membuat video.
" alay deh lo. Kayak nggak bakal ketemu aje. Kata fero kepada doni
" lah bener kan, setelah ini kita bakal ngelanjutin ditempat yang beda. Kata doni
" emang lo mau kemana? Tanya fero penasaran
" gue disuruh bokap kuliah diluar kota, nyusul sepupu gue. Biar mandiri katanya. Jawab doni masih sibuk merekam aktivitas mereka.
" lo yang semangat ya don. Kita tetep temenan kok. Kata nando sambil memakan potato dimeja.
"awan gimana? Dari tadi pacaran melulu sama bulan. Serasa dunia milik mereka aja. Ucap doni yang kesal melihat awan bersama bulan. Kesal karena masih jomblo sampek sekarang.
__ADS_1
" awan tetep disini kok don, ngelanjutin kuliah sama ngembangin bisnisnya. Kata bulan sembari tersenyum
" terus kamu? Kuliah bareng awan? Tanya fero
" aku mau ambil sekolah model diluar. Kata bulan yakin
" berarti lo, LDR an dong sama awan. Hati-hati ntar awannya dipatok ayam. Kata doni cengengesan
Awan melempar kulit kacang yang tepat kena diwajah doni.
" aku percaya kok sama awan, lagian minggu depan kita juga mau tunangan. Jadi, dia nggak berani buat selingkuh. Ucap bulan menatap awan lekat.
" wiuh, minggu depan bisa makan enak dong. Kata doni menaikturunkan kedua alisnya.
Mereka yang mendengar ucapan doni hanya geleng-geleng kepala.
***
Biru berjalan pelan menuju kelasnya. Sampai dengan hari ini hubungannya dengan bulan masih sama . Jika teman-temannya sibuk membicarakan tentang kuliah mereka saat ini. Biru tidak berniat untuk melanjutkan pendidikannya, karena memang tidak akan pernah mampu membayar biayanya.
Cekrek....
Biru mengerucutkan bibirnya saat melihat fero mengambil gambarnya tanpa permisi.
" idih, jelek banget kalo lagi cemberut. Kayak mulutnya kodomo. Kata fero cengengesan
"emang apa yang bener? Tanya fero sengaja agar biru tidak kesal padanya
" komodo bambang. Ucap biru berjalan meninggalkan fero
" mau kemana? Tanya fero menahan tangan biru
" mau pulanglah, ngapain disekolah udah nggak ada kerjaan juga.
" nggak seru kamu mah, gabung aja sama yang lain . Ajak fero menarik tangan biru
" aku nggak mau fer, lepasin tangan aku. Kata biru berusaha melepas tangannya dari fero
Fero tetap berjalan tanpa mempedulikan permintaan biru, karena hari ini dia ingin biru bahagia. Kasihan lah jika dihari yang menyenangkan ini harus menghabiskan waktu dirumah sendiri. Bisa-bisa dia akan nangis dalam kesepian.
" guys, biru gabung sama kita yah. Kata fero saat sudah sampai didepan teman-temannya.
Bulan menghentikan tawanya saat biru datang bersama dengan fero. Biru yang melihat tatapan tidak suka bulan berusaha melepaskan tangannya dari genggaman fero.
" aku mau pulang. Ucap biru tepat ditelinga fero
__ADS_1
" kita duduk dulu, nanti aku anterin pulang yah. Ucap fero lembut sembari membenarkan rambut biru yang sedikit berantakan
" tapi,,,
" buset dah, yang lagi kasmaran. Kita disini dianggep angin apa yah. Kata doni sewot
" bilang aja ngiri, lihat gue lagi pacaran. Kata fero pada doni
" emang lo udah nembak biru? Tanya nando penasaran
" kita nggak pacaran kok. Ucap biru menjawab pertanyaan nando
" ohh, berarti fero halu. Ucap doni tertawa terbahak-bahak sembari meng hentak-hetakan kakinya dilantai
Fero langsung menyumpal mulut doni dengan sepotong roti yang ada dimeja. Dan sontak membuat tawa doni seketika berhenti .
" yang nanti anterin aku yah. Pinta bulan pada awan yang sibuk dengan gadgetnya
" iya, nanti aku jemput. Jawab awan menatap bulan lembut
Netra coklat terang awan tak sengaja menatap sosok biru yang sedang berbincang dengan fero. Ada rasa yang beda ketika melihat kebersamaan mereka. Awan buru-buru menghilangkan pikiran yang tidak-tidak tentang biru. Kenapa juga dia harus memikirkan biru. Toh, bukan urusannya jika biru dekat dengan siapa saja. Karena biru bukan orang yang penting dalam hidupnya .
" gimana kalo abis ini kita nonton bareng. Ajak doni antusias
" gue setuju. Udah lama banget kita nggak ngumpul. Kata nando menyetujui
" lo giman fer, bisakan? Tanya doni
" gue mah selalu bisa, asalkan boleh bawa pasangan. Uvap fero pede
" udah kayak truk Aja lo fer, pakek bawa pasangan. Nggak kasihan sam gue sama nando yang jomblo kesepian. Kata doni
" enak aja, gue nggak jomblo don. Sela nando tak suka disamakan dengan doni
" emang kamu punya pacar? Tanya fero penasaran.
" punya lah, bukan hanya sekedar pacar. Tapi temen hidup. Jawab nando antusias
" kok gue gak pernah tau, siapa? Tanya awan penasaran
" yah masih belum ketemu sekarang, masih jadi rahasia tuhan. Ucap fero menjawab pertanyaan awan
" lo mah sama halunya kayak fero. Balas doni tertawa
Mereka tidak akan tahu bukan, jika kebersamaan mereka hari ini, bisa saja menjadi yang terakhir bagi salah satu diantara mereka. Karena masalah ajal tidak akan ada yang tahu kapan akan menghampiri, kita sebagai manusia yang hanya sementara tinggal didunia yang fana ini. Karna kehidupan yang kekal akan ada setelah kita bertemu dengan kematian. Tempat dimana kita akan menuai apa yang sudah kita tanam selama didunia. Entah itu hal yang baik atau malah sebaliknya.
__ADS_1
***