Luka Biru

Luka Biru
28. Alasan bulan


__ADS_3

" aku mintak maaf sama kamu.  Ucap awan lirih dibalik punggung biru.


Biru melepaskan pelukan awan. " aku udah maafin kamu. Lebih baik kamu pulang,  ini udah malem. Ucap biru pada awan


Awan menatap lekat manik mata biru tanpa kata.  Selama ini dirinya begitu bodoh mempermainkan wanita sebaik biru.


Biru yang menerima tatapan tak biasa awan sontak mengerutkan keningnya heran"kenapa? Tanya biru


" bulan udah nikah.  Ucap awan pelan


Biru sontak membulatkan matanya mendengar ucapan awan " bulan udah ketemu?  Tanya biru


Awan hanya menggelengkan kepalanya menjawab pertanyaan biru " dia nikah dengan orang lain.


Untuk kesekian kalinya biru dikejutkan dengan ucapan yang keluar dari mulut awan.


" dia pergi bersama dengan orang lain yang ternyata kakak aku sendiri. Ternyata mereka dulu pernah pacaran. Ucap awan menghela nafas pelan


Biru hanya diam tak bergeming mendengar ucapan awan. Kenapa bulan tega melakukan ini pada orang yang benar-benar mencintai dia.


" aku akan pergi buat nyari dia besok.  Kamu tau perasaan aku bir,  rasanya sakit tapi dengan kesana setidaknya aku berusaha memperjuangkan cinta aku.  Entah gimana hasilnya nanti aku bakal terima.  Ucap awan pasrah


" aku gak bisa nolong kamu,  semoga semuanya bisa kembali seperti semula.  Bulan  beruntung dicintai orang kayak kamu.  Ucap biru tulus


Kruuk,,  kruuk


Biru langsung memegang perutnya yang dengan lancang berbunyi disaat moment seperti ini.


Awan yang mendengar bunyi perut bulan,  lantas tersenyum lebar"kamu laper?  Tanya awan


Mendengar pertanyaan awan,  biru meringis lebar dan menggangguk pelan.


" aku temenin kamu cari makan. Ajak awan menarik tangan biru


" gak usah,  aku bisa makan sendiri nanti.  Kamu gak perlu nganterin aku.  Ucap biru tidak enak

__ADS_1


" aku udah gak papa,  aku juga laper. Ucap awan mengajak biru menghampiri mobilnya


" gak usah bawa mobil,  kita jalan aja.  Deket kok dari sini.  Ucap biru pada awan


Awan menganggukan kepalanya menyetujui ucapan biru.


                                      ***


Flasback off


*Disebuah kamar bernuansa biru,  terlihat bulan sedang memoleskan make up diwajahnya.  Bulan merasa sangat bahagia mengingat hari ini adalah hari pertunangannya dengan awan. Meski bulan belum sepenuhnya mencintai awan tapi dia yakin seiring berjalannya waktu cinta itu akan tumbuh sempurna untuk awan.


Bulan mengambil gaun yang dipesannya dari seminggu yang lalu. Sekitar tiga jam an acara pertunangannya akan dimulai. Gaun dengan bahan brukat berwarna biru muda dengan lengan pendek dan hiasan batu yang melingkar disekitar pinggang.


"bulan...  Panggil mama yang baru saja masuk kekamarnya


" mama,  ucap bulan langsung memeluk sang mama


Mama tersenyum senang melihat putrinya tampak bahagia. " mama seneng,  kalo kamu bahagia.  Ucap mama mengecup pelan kepala bulan " oh,  ya biru nanti dateng?  Tanya mama


Bulan langsung melepaskan peluakan mamanya. " iya.  Jawab bulan bohong.  Dia sama sekali tidak tahu biru akan datang atau tidak.  Karena sudah beberapa bulan ini dia tidak menghubungi biru sama sekali


Bulan hanya menganggukan kepalanya mendengar ucapan mama.


Tepat setelah mama keluar dari kamarnya,  ponsel yang tergeletak disamping bulan berdering.


" halo..


" bulan,  ini aku bima.  Ucap bima disebrang


Bulan mendadak lemah mendengar suara disebrang sana.


" bulan aku mohon,  tolong temui aku untuk kali ini.  Aku tahu kamu akan tunangan hari ini.  Tapi, apa kamu benar mencintai dia? Apa kamu udah ngelupain aku?  Aku mohon temui aku ditempat biasa kita. Ucap bima langsung memutus sambungan


Bulan bingung dengan keputusan yang akan diambilnya. Kalo boleh jujur sebenarnya bulan rindu pada sosok bima yang dewasa, bima yang perhatian,  bima yang selalu memberi tawa padanya.

__ADS_1


Setelah berhasil keluar dari rumah,  bulan segera memesan ojek online lewat ponselnya.


Bulan melihat sosok bima yang sudah berada dicafe favorit mereka dulu. Bima tetap sama hanya wajahnya terlihat lebih dewasa.


Bima tak mengalihkan pandangannya pada sosok wanita yang sangat dirindukannya. Sudah hampir tiga tahun mereka tidak berjumpa.  Rasanya ingin sekali bima memeluk bulan untuk melepaskan kerinduannya yang sudah menggunung.


" apa kabar?  Tanya bima memecah keheningan


" baik.  Jawab bulan mencoba menormalkan detak jantungnya.


" kamu gak berubah.  Ucap bima memandang lekat bulan


Bulan hanya tersenyum canggung mendengar ucapan bima.


" aku mintak maaf atas kesalahanku dimasa lalu. Kamu mau maafin aku.  Aku bakal ngelakuin apa aja supaya kamuvmau maafin aku.  Ucap bima serius


Bulan ingin sekali menyakan alasan kenapa bima tiba-tiba pergi dan menghilang tanpa kabar selama beberapa tahun. " kenapa kamu pergi?  Tanya biru menahan air matanya


Bima sudah menduga , bulan pasti akan menanyakan tentang kepergiannya yang tiba-tiba. " aku tahu aku salah saat itu,  tapi perlu kamu tahu bahwa aku tetap cinta sama kamu dari dulu sampai sekarang.  Aku berusaha mencari nomor kamu yang hilang,  itu gak mudah bul. Kata bima menjelaskan " mama yang memaksa agar aku pergi melanjutkan pendidikan diluar. Sedangkan aku sebelumnya gak tahu sama sekali tentang itu. Jadi,  aku gak sempet ngasih tau kamu. Lanjut bima berharap bulan akan mengerti posisinya saat itu


" kenapa kamu gak nolak,  kalo kamu gak mau pergi. Ucap bulan menatap nanar ima. Rasanya masih sesak ketika mengingat bima yang pergi begitu saja dimasa lalu.


Bima menghela nafasnya pelan " saat itu aku gak bisa nolak permintaan mama,  dia adalah sosok yang sangat berarti dalam hidup aku. Dia yang selalu ngedukung aku. Jadi,  aku gak mau ngebuat mama kecewa.  Ucap fero pafa bulan


" tapi aku yang terluka dengan keputusan kamu bim. Ucap bulan disela tangis uang sudah tak bisa ditahannya lagi


" aku tahu,  makanya aku kesini untuk minta maaf sama kamu bul. Aku gak maksa buat kamu mau balik sama aku.  Tapi,  kamu perlu tahu kalo aku masih sangat mencintai kamu. Aku tahu hari ini kamu akan tunangan,  tapi aku nekad bul sebelum semuanya terlambat dan aku akan menyesal nantinya. Aku akan berusaha menerima kalo kamu bahagia bersama orang lain. Ucap bima nanar " bulan,  kalo kamu masih punya rasa yang sama seperti aku,  aku mau kamu ikut aku kita akan bahagia disana. Kita akan menghabiskan banyak waktu berdua disana tanpa ada yang merasa sakit. Tawar bima pada bulan serius.  Dengan ini bima harap bisa sedikit menebus kesalahannya dimasa lalu.


Bulan yang mendengar ucapan bima hanya mampu diam tak bersuara. Bulan masih bingung untuk memgambil keputusannya. Apakah dia harus kembali bersama bima dan meninggalkan awan.


" aku bisa ngerti kalo kamu gak mau balik sama aku.  Semoga kamu bahagia,  aku akan selalu ada buat kamu sampai kapanpun.  Aku pergi dan aku minta maaf udah ganggu kamu.  Ucap bima kemudian berdiri hendak pergi.


" aku juga masih cinta sama kamu.  Ucap biru sambil berdiri menatap punggung bima


Bima langsung membalikan badannyan dan berlari memeluk bulan erat,  setelah mendengar ucapan yang keluar dari mulut bulan.

__ADS_1


" aku janji,  akan selalu buat kamu bahagia.  Ucap bima tulus dibalik punggung bulan*.


                                        ***


__ADS_2