Luka Yang Terdalam

Luka Yang Terdalam
Episode 9


__ADS_3

"terima kasih atas doa nya nyonya " balas nya dengan senyuman. missya terkesima dengan senyuman wanita muda itu padahal baru berapa detik dia menangis tapi sekarang dia senyum seperti tidak ada masalah.


malam ini adalah puncak acara pernikahan suami nya, di sini lah dia di dalam hotel tempat diadakan nya resepsi dan di sana sudah ada suami dan madu nya, Hana cukup tau diri dia duduk di pojokan paling belakang.


"maaf boleh saya duduk di sini " ucap seseorang, dengan cepat Hana mengubah intensinya pada pada orang yang bicara.


"iya silahkan nyonya " tapi tunggu dia merasa familiar dengan orang ini tapi siapa Hana membatin.


"masih mengingat ku nona " hana mengingat wajah ini, dan iya dia mengingat nya.


"maaf nyonya saya baru ingat " ucap nya tak enak.


"it's okey, tapi kenapa no " belum selesai dia bicara sudah di potong cepat oleh Hana.


"panggil hana saja nyonya "


"ah iya baik lah, kenapa kau tidak bergabung dengan pihak laki-laki di sana " tanya nya.

__ADS_1


iya benar pihak dari laki-laki memang di pisahkan, padahal tadi dia bilang dari pihak laki-laki tapi sekarang pisah jelas itu pertanyaan besar bagi nya.


"saya hanya ingin duduk di sini saja nyonya, tenang " jawab nya cepat, dia tak ingin membicarakan yang sebenar nya.


"begitu kah " tanya nya tak yakin, dan di angguki kepala oleh hana, hening berapa detik tak ada yang memulai bicara.


"maaf jika saya lancang apa kau masih gadis " tanya nya tiba-tiba.


"maksud nonya" jelas saja Hana bingung seseorang yang baru dia temui tadi dan menolongnya tiba-tiba menanyakan hal privat begini.


"maaf jika saya lancang, tidak perlu di jawab " ucap nya .


"benar kah, tapi kelihatan nya kamu belum menikah nak " ucap nya jujur siapa yang menyangka jika gadis bertubuh mungil ini sudah menikah.


"ah,,, nyonya ada-ada saja " ucap nya tersipu , andai wanita paruh baya ini tau jika suami nya adalah orang yang ada di depan sana.


"lalu di mana suami mu , kenapa tidak ikut dengan mu " tanya nya.

__ADS_1


"dia sibuk nyonya " jawab hana, ia sibuk dengan kebahagian nya yang sekarang Hana membatin.


"pasti suami mu pekerja keras ya, pasti kau sangat bahagia mempunyai suami yang sangat tanggung jawab" ucap wanita itu lagi, dia tidak sadar jika membahas suami wanita di samping nya sudah susah payah menahan air mata.


"iya sangat nyonya " padahal hanya luka yang dia dapat, dulu iya benar dia sangat bahagia tapi sekarang sebalik nya.


"maaf nyonya hanya datang sendiri " tanya Hana , dia ingin mengalihkan topik membahas suaminya.


"iya, suami dan putra tunggal ku sibuk dia hanya pulang jika aku menelpon dan menyuruh nya pulang yang jelas beri dia ancaman jika tidak ya jangan harap dia mau pulang ke mansion " curhat nya.


"kenapa bisa begitu nyonya " tanya Hana lagi, Tah la dia mulai tertarik dengan cerita ini dari pada membahas suaminya.


"ia jika di suruh pulang pasti ada saja alasan nya, ancaman yang manjur adalah jika saya akan menjodohkan nya dengan putri teman nya di pastikan dia datang dalam tiga puluh menit " jika mengingat ini dia terkekeh geli,dia tau kisah kelam asmara putra sulung nya.


"pasti nyonya sangat bahagia ya " melihat binar bahagia itu Hana sempat merasa iri kenapa dia tidak bahagia membatin.


"begitu la hidup nak walau itu tidak bahagia ya di buat bahagia saja jangan lihat kan kelemahan kita pada orang lain jika sampai orang lain tau itu yang akan menjadi senjata mereka " mendengar ucapan nya Tah kenapa membuat hati nya tenang.

__ADS_1


maaf jika masih banyak kata yang typo 🙏 mohon masukan nya cinta 🤗🥰


jangan lupa tinggalkan jejak setelah membaca 😉


__ADS_2