
Sedangkan Hana yang berada di Amerika, pagi-pagi sekali dia sudah berada di dapur dan masakan yang Hana buat membangunkan semua penghuni .
"Masakan siapa ini " ucap Amelia yang berada di dalam kamar nya, tak ingin penasaran Amelia langsung keluar dari kamarnya.
"Huuummmm, harum sekali masakan siapa ini " ucap Karin, langsung keluar kamar.
"Selamat pagi tante " sapa Karin.
"Pagi, siapa yang masak seharum ini " ucap Amelia penasaran.
Tanpa Sengahja Karin melihat pintu kamar yang Hana tempati terbuka sedikit.
"Hana " panggil Karin, saat dia melihat di kaur sudah rapi dia tersenyum.
"Di mana Tiara, apa dia hilang " panik Amelia.
"Tante tenang lah, ayo kita ke bawah " ajak Karin.
"Tiara tidak ada nak, kenapa kau ten.... " ucapan Amelia terpotong oleh seseorang.
"selamat pagi " sapa Hana sambil menyiapkan hasil masakan nya.
"Pagi " ucap Karin.
"Nak semua ini kau yang menyiapkan " ucap Amelia.
"Iya, maaf jika ini bukan menu kesukaan nyonya " ucap Hana.
"Mama " ucap Amelia .
"Tap.... "
"Hanya panggil mama saja Han, tidak salahkan " ucap Karin lagi.
"Baiklah, ma,,,, mama " ucap Hana ragu.
Tes
Untuk pertama kalinya setelah 15 tahun lama nya, akhirnya dia mendengar panggilan mama dari mulut putri nya.
"Tante " ucap Karin.
"Ah,,, ya ampun mata mama ke lilipan " ucap Amelia langsung menghapus air mata nya.
"Kau juga harus panggil Tante seperti Hana " ucap Amelia.
"Baik ma " ucap Karin .
"Sayang ini semua kau yang siapkan " ucap Amelia lagi.
"Tidak , di bantu maid m,,,ma " ucap Hana lagi.
"Ayo kita mulai, mama sudah tidak sabar untuk makan semua ini " ucap Amelia.
"Karin juga " ucap Karin semangat.
"Sini biar Hana ambilkan " ucap Hana.
"Terima kasih sayang " ucap Amelia.
"Uuuuu, enak sekali " ucap Amelia saat sudah mencicipi masakan Hana.
"Hana memang pintar masak ma " ucap Karin.
"Karin jangan berlebihan, mama suka " ucap Hana.
"Sangat, jika mama sering makan makanan selezat ini mama bisa gendut " ucap Amelia .
"Sini biar Hana ambilkan lagi, kau juga " ucap Hana menambahkan menu lain di piring Amelia dan Karin.
"Terima kasih " ucap mereka bersamaan.
*****
Setelah menyelesaikan sarapan pagi mereka berkumpul di ruang keluarga, dan saat mereka asik dengan flim yang mereka tonton bel berbunyi.
"Nyonya dokter nya sudah sampai " ucap maid.
__ADS_1
"Suruh dia masuk " ucap Amelia.
"Selamat pagi nyonya, nona " ucap dokter cantik.
"Selamat pagi dokter " ucap Karin.
"Dokter Karin " tebak nya.
"Benar, saya dokter Karin bagaimana dokter bisa mengenal saya " ucap Karin bingung.
"Nama anda ada di mana-mana, pengusaha sukses sekaligus dokter terkenal " ucap nya.
"Ah,, dokter bisa saja " ucap Karin.
"Perkenalkan dia Hana, dan dia juga yang akan kita bantu mengingat semua nya " ucap Karin.
"Nona " sapa dokter .
"Bisa kita mulai sekarang " ucap Karin .
"Ayo kita keruangan yang ada di sana " ucap Amelia.
Semua memang sudah di siapkan sedemikian rupa oleh Dave, catatan yang di perlukan dokter, kursi yang empuk, kamera, dan lain sebagainya.
"Nona duduk lah " ucap dokter .
"Karin " ucap Hana.
"Aku ada di sini hana jangan takut " ucap Karin.
"Mama tinggal " pamit Amelia.
"Baik nyonya " ucap dokter.
Setelah kepergian Amelia, tinggal lah mereka bertiga.
"Ini catatan nya " ucap Karin menyerahkan data tentang Hana.
"Tarik nafas dan keluarkan secara perlahan " ucap dokter setelah membaca data informasi tentang Hana
"Sudah selesai " ucap Amelia yang menunggu di ruang keluarga.
"Sudah nyonya " ucap dokter.
"Bagaimana apa semua nya berjalan dengan lancar " ucap Amelia.
"Semua nya berjalan dengan lancar nyonya, dan ini berkat nona muda " ucap dokter.
"Jadi ada kemungkin putri ku akan mengingat semua nya " ucap Amelia.
"Iya benar nyonya " ucap dokter lagi.
"Syukur lah " ucap Amelia.
"Sepertinya saya tidak bisa lama nyonya, karna satu jam ke depan saya ada janji dengan pasien " ucap dokter.
"Baiklah, mari saya antar " ucap Amelia, mengantar dokter menuju pintu utama .
Sedangkan Hana dan Karin yang masih berada di ruangan.
"Kau merasa tidak nyaman dengan semua ini " ucap Karin.
"Tidak, hanya saja kepala ku sedikit pusing " ucap Hana .
"Jangan di paksakan untuk memikir, ini baru tahap awal kau pasti mengingat semua nya " ucap Karin.
"Lebih baik kau istirahat saja, kau pasti lelah bukan " ucap Karin mengiringi Hana menuju ke kamar nya.
"Tiara kenapa nak " ucap Amelia panik.
"Tidak ma hanya sedikit pusing " ucap Hana lemah.
"Sini mana bantu " mereka langsung mengiringi Hana menuju kamar nya.
"Istirahat lah nak, jika perlu sesuatu panggil mama atau Karin " pesan Amelia saat Hana sudah berada di kamar nya.
"Terima kasih ma " ucap Hana.
__ADS_1
Cup
"Ayo nak kita turun ke bawah " ajak Amelia.
"Hana kami ada di bawah, jika perlu sesuatu langsung panggil saja " ucap Karin sebelum keluar dari kamar Hana.
"Okey " ucap Hana.
*****
Sedangkan pria yang baru menyelesaikan pekerjaan nya dia merenggangkan otot otot nya yang pegal, saat melihat jam tangannya.
"Sudah jam 10 malam " ucap Dave terkejut.
"Kantor pasti sudah sepi " ucap Dave lagi langsung membereskan semua berkas-berkas yang sudah dia kerjakan.
Dan kembali menuju pulang, dan tak lupa dia membawa ramuan yang akan dia berikan pada adik nya.
Dave langsung mengotak Atik ponsel nya, setelah mengirim pesan untuk seseorang Dave langsung melanjutkan jalan nya untuk menuju pulang.
"Tuan baru pulang " ucap security.
"Iya pak, ini buat beli kopi " ucap Dave menyerahkan uang 500 ribu.
"Tidak perlu tuan, kemarin baru saja gajian " tolak security secara halus.
"Gaji bapak simpan untuk keperluan keluarga, ini untuk bapak karna sudah menjaga perusahaan ayah saya dengan baik " ucap Dave tulus.
"Terima kasih tuan, semoga Allah membalas semua nya " ucap security.
"Terima kasih atas doa nya, pak jika boleh mohon doa nya biar adik saya cepat sembuh " ucap Dave.
"Semoga tuhan mudahkan segala nya tuan " ucap security lagi.
"Baiklah, saya pulang dulu, saya titip kantor " pamit Dave langsung menjalan kan mobilnya.
Sedangkan Rangga yang sedang bermesraan dengan istri nya langsung menghentikan kegiatan nya saat ponsel nya bergetar.
isi pesan :
Siapkan penerbangan ku besok pagi, aku akan pergi ke Amerika dan kembali saat pertemuan ku dengan tuan Winata .
"Ya ampun, kenapa dia kembali lagi " ucap Rangga tak habis pikir saat membaca pesan dari Dave.
"Ada apa " tanya istri Rangga.
"Tuan muda akan kembali ke Amerika besok pagi " ucap Rangga.
"Bukannya dia akan menetap di sini " tanya istri Rangga.
"Mungkin dia akan memberikan obat untuk nona muda " ucap Rangga saat mengingat tadi siang.
"Kan hanya obat, bisa di titipkan sama bodyguard lain " ucap istri Rangga lagi .
"Tuan muda tak kan semudah itu mempercayai orang lain, apa lagi ini menyangkut tentang nona muda " ucap Rangga lagi.
"Ah,,,, sudah lah ayo kita lanjutkan lagi " ucap Rangga .
Sedangkan Dave yang baru saja sampai di mansion nya, maid sudah berbaris menyambut kedatangan.
"Selamat datang kembali tuan muda " ucap maid.
"Bibik kenapa kalian tidak tidur " ucap Dave.
"Kami akan tidur setelah tuan kembali " ucap maid lagi.
"Lain kali jangan lakukan itu, saya sudah kembali bukan sudah sana lanjutkan tidur kalian " ucap Dave .
"Tuan sudah makan, kami akan panaskan makan malam nya " ucap maid.
"Tidak, kalian lanjutkan tidur nya " ucap Dave.
"Tapi tuan "
"Ya sudah bereskan kembali mansion ini " ucap Dave.
"Kami pamit lanjut tidur tuan " pamit maid langsung berjalan dengan langkah cepat.
"Ini pasti pesan mama " ucap Dave lagi, dan langsung melanjutkan langkah nya menuju kamar.
__ADS_1
Jangan lupa untuk mampir di karya author yang lain 🙏 terima kasih yang sudah setia menemani author sampai sekarang 🤗