
"Tuan, ini orang yang anda cari " ucap Rangga.
"Masuk " ucap Dave langsung duduk di sofa tunggal.
"Oh my God, tampan sekali dia " ucap nya membatin.
"Stop bicara sendiri, kau tidak dengar tuan muda bicara " ucap Rangga kesal.
"Ah,,,,,, maaf tuan " ucap nya langsung duduk di sofa.
"Kenapa kau tidak sopan sekali " ucap Rangga kesal.
"Tinggal kan kami berdua " ucap Dave .
"Baik tuan, saya permisi " pamit nya.
"Rangga, ingat buat pertemuan dengan pria itu " perintah Dave lagi.
"Baik tuan " ucap Rangga.
"Perkenalkan diri mu " ucap Dave setelah kepergian Rangga dari ruangannya.
"Perkenalkan nama saya Wini " ucap nya memperkenalkan diri.
"Kau tau kenapa kau ku suruh kemari " ucap Dave .
"Tau tuan, untuk meracik obat " ucap nya takut.
"Kau sudah membawa semua yang ingin kau racik " ucap Dave lagi.
"Sudah tuan " ucap wini takut.
"Ayo ikut aku " ucap Dave, langsung menekan tombol yang ada di dinding bahkan jika tidak di perhatikan tidak ada yang mengira jika di sana ada tombol kecil.
"Aku dengar kau peracik terkenal " ucap Dave.
"Ah,,,, tidak mungkin tuan saya hanya peracik obat biasa " ucap wini merendahkan.
"Mulai " ucap Dave.
Wini langsung mengeluarkan daun daun yang dia bawa.
"Maaf tuan jika boleh tau obat apa yang ingin kita buat " ucap wini penasaran.
"Kau bisa mengobati orang yang menderita amnesia " ucap Dave.
"Jika penyakit yang dia alami memang terjadi dari kecelakaan itu sepertinya sangat sulih, tapi .... " wini menjeda ucapan nya.
"Tapi apa " ucap Dave.
"Tapi, jika dia mengalami amnesia karna seseorang memberinya obat yang di racik sendiri, itu akan saya pastikan 70% kesembuhan nya " ucap wini.
"Kau pernah mengalami pasien seperti itu " tanya Dave penasaran.
"Pernah, bahkan sering " ucap wini sambil meracik obat yang dia inginkan.
"Kau bisa membuatkan itu untuk ku " ucap Dave lagi.
Wini menghentikan kegiatan nya, saat mendengar permintaan yang Dave lakukan.
"Kau tak ingin membuatkan nya " ucap Dave.
"Tidak tentu saja tuan " ucap wini lagi.
"Lanjutkan pekerjaan mu, ingat jangan sampai kau menipu ku jika itu terjadi akan ku pastikan kau akan menderita seumur hidup mu " ancam Dave.
"Baik tuan " ucap wini patuh.
"Kenapa dia kaki sekali, wajahnya tampan tapi kenapa dia tak senyum sedikit pun saat bicara dengan ku " ucap wini sendiri.
****
Setelah meninggalkan wini, Dave langsung melanjut kan pekerjaan nya tak hanya yang ada di Jakarta Dave juga memantau pekerjaan yang ada di Amerika.
Dan wini juga tak di biarkan sendiri, mereka sudah di awasi oleh dokter profesional.
__ADS_1
Dave larut dalam pekerjaan nya, sampai waktu sudah menunjukan waktunya pulang , tapi wanita di ruangan rahasia tak ada yang keluar, Dave langsung cek CCTV.
"Mereka sudah selesai " ucap Dave saat melihat cctv, di sana wanita yang bernama wini sudah membereskan barang-barang nya.
"Tuan " ucap wini, saat sudah keluar dari ruangan rahasia.
"Kalian sudah selesai " ucap Dave.
"Sudah tuan " ucap wini.
"Bagaimana " ucap Dave.
Dokter yang di tanya langsung menjelaskan semua yang di lakukan wini, termasuk cara dia meracik dan bahan apa saja yang di gunakan oleh wini.
"Supir akan mengantar mu, dan bayaran mu sudah masuk di ATM mu " ucap Dave, dan bertepatan dengan itu ponsel wini berbunyi.
Ting ...
"Tuan " ucap wini tak percaya.
"Itu hanya uang muka dari saya, jika dengan racikan ini adik ku sembuh aku akan membayar sisa nya tapi jika tidak, maka sebalik nya akan ku pastikan kau akan menderita seumur hidup mu " ancam Dave.
"Terima kasih tuan, saya siap menerima konsekuensinya tapi saya menjamin adik anda akan sembuh " ucap wini bahagia, bagaimana tidak uang muka yang Dave berikan begitu pantastis.
"Asisten ku akan mengantar mu pulang " ucap Dave, sambil mengamati ramuan yang sudah di racik wini.
"Terima kasih tuan , saya permisi " pamit wini lagi.
"Yang mana untuk tua Bangka itu " ucap Dave.
"Ini tuan " ucap dokter menunjukan obat yang berada di atas meja Dave.
"Jadi ini untuk adik ku " ucap Dave mengambil botol lain nya.
"Benar tuan " ucap dokter lagi.
*****
Sedangkan wini yang di antar oleh Rangga, tidak ada yang memulai bicara.
"Apa tuan Dave tidak salah membayar ku " ucap wini .
"Begini, tuan Dave membayar ku 300 juta dan dia bilang itu juga hanya uang muka "
"Lalu " potong Rangga.
"Itu terlalu mahal " ucap wini.
"Memang nya berapa kau di bayar dengan hasil racikan mu " ucap Rangga pemasaran.
"Aku hanya mendapatkan bayaran 10 juta, itupun sudah paling terbesar " ucap wini.
SHHHIIIIIIIITTTTT
"Aduh kepala ku " ucap wini karna kejedot kursi depan.
"Maaf aku tak Sengahja " ucap Rangga.
"Untung saja kursi nya empuk, coba kalau tidak akan ku pastikan aku kening ku akan berdarah " kesal wini.
"Maaf kan aku, kau bilang 10 juta itu bayaran terbesar " ulang Rangga lagi, dan langaung melanjutkan perjalanan.
"Iya benar, memangnya kenapa apa ada yang salah " ucap wini penasaran.
"Memang nya itu cukup untuk makan " ucap Rangga.
"Tentu bahkan itu lebih dari cukup untuk aku sebulan " ucap wini.
"Sebulan " ulang Rangga lagi.
"Kami tidak seperti orang kaya di luar sana yang dengan mudah mendapatkan uang dan aku juga bersyukur walau hidup sederhana tapi aku mempunyai keahlian seperti sekarang, setidak nya aku bisa membiayai pendidikan adik ku " curhat wini.
"Kenapa kau malah curhat dengan ku " ucap Rangga.
"Hehehe lupa " ucap wini cengengesan .
__ADS_1
******
Sedangkan di mansion PRAYITNO, khusus nya Winata langsung heboh saat mendapat notifikasi di ponselnya.
Bagaimana tidak isi nya membuat hati nya berbunga-bunga.
"Daddy kenapa " tanya Riska penasaran.
"Mom tau "
"Tidak " potong Riska cepat.
"Sayang sini hati-hati " ucap Riska saat melihat menantu dan putra nya menuju menghampiri mereka.
"Apa terjadi sesuatu " ucap Alvin .
"Entahlah, Daddy tidak memberitahu mommy " ucap Riska .
"Bagaimana dad ingin bilang jika mommy sudah memotong ucapan Daddy " kesal Winata.
"Sini duduk dengan mommy " ucap Riska.
"Sekarang katakan saja " ucap Riska .
"Dad, apa yang terjadi " ucap Alvin penasaran.
"Kau tau, perusahan kita akan bertemu dengan penerus perusahan SWITH " ucap Winata.
"Bukan nya pemilik perusahan SWITH sudah tiada " ucap Maya.
"Iya kau benar, tapi sekarang sudah ada penggantinya " ucap Winata.
"Siapa, apa itu putra nya " tanya Alvin penasaran.
"Setau dad putra nya meninggal " ucap Winata.
"Jadi dia tidak punya keturunan " ucap Alvin.
"Sepertinya " ucap Winata .
"Apa mungkin itu istri nya " tebak Riska lagi.
"Itu tidak mungkin, yang aku tau istri nya seorang model terkenal tapi sayang aku tak bisa bertemu dengan nya " ucap Maya lemah.
"Tapi ada kemungkin karna aku pernah melihat kedatangannya " ucap Alvin lagi.
"Benarkah, kapan di mana " ucap Maya penasaran.
"Ya di sosial media tapi sekarang sudah tidak ada lagi " ucap Alvin.
"Apa mungkin di hapus oleh mereka " tebak Riska lagi.
"Yah,,,, padahal Maya ingin sekali melihat nya secara langsung tidak hanya di poster saja " ucap Maya lemah.
"Sudahlah sayang, memang nya dia secantik apa sih " ucap Riska penasaran.
"Walau sudah di hapus itu tidak masalah, aku sudah melihat mu, bahkan kau masih sangat cantik " ucap seorang membatin.
"Mom tidak mengetahui istri tuan SWITH " ucap maya, Riska menggelang.
"Akan Maya tunjukan " Maya langsung mengotak Atik ponsel genggam milik nya.
"Dad kapan akan bertemu dengan pemimpin perusahaan SWITH " tanya Alvin.
"Minggu depan, karna tuan SWITH sibuk Minggu ini " ucap Winata.
"Mom ini foto nya " ucap Maya menunjukan foto Amelia.
"Kenapa wajah nya begitu familiar " Riska membatin.
"Tidak itu tidak mungkin " Riska mengusir jauh pikiran nya saat mengingat wajah seseorang.
"Mom kenapa " tanya Maya, saat melihat Riska menggelang kepala.
__ADS_1
"Tidak,,, tidak " ucap Riska langsung menyerahkan kembali ponsel menantunya.
Jangan lupa untuk mampir di karya author yang lain ya cinta, dan jangan lupa untuk saksikan part selanjutnya 🙏 🥰