
Sedangkan di sana wanita cantik yang sedang memainkan ponsel nya, tiba-tiba dia berhenti saat melihat sebuah acara ulang tahun.
"Jadi mereka sudah punya seorang putri " ucap Amelia.
"Kau bahagia di atas penderitaan putri ku " ucap Amelia.
"Bahkan kau seperti tidak mengingat wanita yang pernah kau lukai " ucap Amelia.
"Dia putri ku " ucap Amelia.
Sedangkan Tiara yang bersama Dave sudah memasuki kawasan Mension utama SWITH.
"Masuklah, kakak akan membawa koper mu " ucap Dave.
"Baiklah, terima kasih kakak " ucap Tiara.
maid mansion sudah membuka pintu, saat mendengar mobil tuan muda mereka datang tapi mereka langsung terkejut saat nona muda mereka sudah berjalan dengan senyum yang manis.
"Nona muda " ucap maid.
"Pelan pelan bik, nanti mama dengar " ucap Tiara.
"Maaf nona " ucap maid.
"Nyonya sedang di taman nona muda " ucap maid.
"Baiklah, tolong simpan kan tas saya di atas " ucap Tiara.
Dan dia langsung menuju tempat favorit mama nya, di mana lagi jika bukan taman saat sudah melihat mama nya Tiara berjalan dengan pelan .
Cup cup cup
"Karin ya " ucap Amelia saat matanya di ditutup.
"Tidak, ini bukan Karin ini seperti Tiara " ucap Amelia saat mengenal jelas parfum yang di sukai putrinya.
"Ah, mama tidak asik bagaimana bisa mama mengenal jika ini Tiara " ucap Tiara.
"Tiara, mama merindukan mu " ucap Amelia langsung memeluk erat tubuh putrinya.
"Tiara juga merindukan mama" ucap Tiara, tapi tanpa Sengahja matanya menangkap gambar yang sangat familiar di Indra penglihatannya.
"Kenapa lama sekali, mama sudah menunggu mu " ucap Amelia.
"Menunggu Tiara, memangnya mama tau Tiara kembali " ucap Tiara.
"Tentu saja, menantu mama yang bilang " ucap Amelia .
( Flashback on )
Saat Amelia sedang sibuk berkutik dengan bumbu-bumbu dapur, tiba-tiba ponselnya bergetar.
"Bik tolong lanjutkan sebentar " ucap Amelia, langsung mencuci tangan nya.
"Michel " ucap Amelia, sebelum dia menjawab panggilan dari menantunya dia duduk di kursi makan.
__ADS_1
"Hello nak Michel " ucap Amelia.
"Maaf jika Michel ganggu ma, Michel hanya ingin memastikan saja apa Tiara sudah Sampai " ucap Michel di sebrang sana.
"Tunggu, maksud nak Michel bagaimana, sampai ke mana " ucap Amelia bingung
"Tidak ma, mungkin Michel salah " ucap Michel di sebrang sana.
"Jangan bilang jika Tiara kembali hari ini " ucap Amelia.
"Maaf ma, jangan beritahu Tiara jika Michel yang beritahu ini " ucap Michel.
"Mama tidak janji nak " ucap Amelia.
"Baiklah, jika Tiara sudah sampai tolong ingatkan dia untuk mengabari Michel ma " ucap Michel.
"Nanti akan mama beritahu " ucap Amelia sebelum menutup telepon nya.
( Flashback off )
"Tiara tidak heran jika Tiara lama mengabarinya dia langsung datang ke apartemen miliknya Tiara dan lebih parahnya dia akan datang ke kampus Tiara dan mama tau nama Tiara di panggil di ruang dekan, dan saat Tiara datang ke sana ternyata Michel pelakunya " ucap Tiara.
"Hahahaha, ternyata si Michel memang tidak bisa lepas dari pesona adik cantik kakak " ucap Dave yang baru saja sampai.
"Mama liat kakak, dia menyebalkan sekali " ucap Tiara kesal.
"Sayang itu tandanya Michel sangat menyayangi mu, mama jadi tenang jika kau bersama nya " ucap Amelia.
"Biarkan kakak menikah dulu sama Karin " ucap Tiara.
"Tiara, kakak tidak masalah jika kau duluan " ucap Dave.
"Tidak, Tiara tetap ingin kakak lebih dahulu menikah " ucap Tiara.
"Kakak akan mengusahakan Nya secepat mungkin " ucap Dave.
"Lalu kapan kita akan mengumumkan Tiara ke publik " ucap Amelia.
"Secepatnya, Dave akan pergi menghubungi orang tua Karin dulu " ucap Dave.
"Sayang kau sudah siapkan "Ucap Amelia.
"Siap ma " ucap Tiara.
Sedangkan Dave yang berada tak jauh dari mereka langsung menghubungi orang tua Karin, pertama gagal dan Dave terus mencobanya dan akhirnya di jawab.
"Siapa " ucap pria di ujung sana.
"Maaf tuan, perkenalkan nama saya Dave " ucap Dave.
"Aku tidak bertanya nama mu, sudah lah menyusahkan sekali " ucap pria di ujung sana.
" Tuan jangan tutup panggilannya " ucap Dave cepat saat suara orang di sebrang sana sudah mulai menjauh.
"Ada apa lagi, jika ini menyangkut wanita itu terserah mau kau jual juga boleh " ucap pria di ujung sana.
__ADS_1
"Baiklah, kau akan menyesal sudah menelantarkan putri mu tuan, tunggu saja " ucap Dave langsung memutuskan sambungan telepon secara sepihak.
"Orang tua macam apa dia, bagaimana bisa seorang ayah membiarkan putrinya di hidup sendiri dan seenaknya jika membiarkan putri nya di jual, dia kira putri nya binatang apa " ucak Dave kesal.
"Gagal lagi " ucap Amelia.
"Iya " ucap Dave lemah.
"Nikahi saja dia dengan wali hakim, semangkin lama maka Karin akan semangkin menderita sudah saat nya dia bahagia " ucap Amelia.
"Tapi ma, apa tidak masalah " ucap Dave.
"Bagaimana respon orang tua nya " ucap Amelia.
"Dia tidak peduli sama sekali, bahkan dia membiarkan jika putri nya di jual " ucap Dave.
"Cincang saja dia kak " ucap Tiara.
"Apa cincang, kau kira dia binatang sayang" ucap Amelia.
"Habis dia seenak jidat membiarkan orang lain menjual putrinya , ayah macam apa dia " ucap Tiara.
"Bagaimana dengan ibu nya " ucap Amelia.
"Dave belum menghubungi nya " ucap Dave.
"Sini biar ibu bicara dengan nya " ucap Amelia.
"Sebentar " ucap Dave mencari nomor ibu larin.
"Ini " ucap Dave setelah menghubungkan nya .
Sedangkan wanita cantik yang sedang berada di hotel bersama lawan jenisnya, bahkan mereka sama-sama tidak menggunakan pakaian sehelai benang pun tiba-tiba ponselnya bergetar.
"Sayang tunggu sebentar " ucap wanita itu, langsung menggapai ponsel yang berada di atas nakas.
"Hello " ucap nya pada orang di sebrang sana.
"Hello nyonya, apa saya mengganggu anda " ucap Amelia.
"Sangat, kau siapa dan ada apa, aku lelah jika tidak penting lebih baik ku tutup telpon nya " ucap wanita di sebrang sana.
"Boleh kita bertemu, kami ingin melamar putri mu " ucap Amelia.
"Dia bukan putri ku, terserah kalian saja " ucap wanita di sebrang sana.
"Honey ayo kita lanjutkan lagi, aku masih ingin " ucap pria di sebrang sana.
"Baiklah, kalian akan menyesal sudah menelantarkan nya " ucap Amelia.
"Tidak sama sekali " ucap nya langsung memutuskan sambungan telepon.
"Apa aku tidak salah dengar, ada suara pria di sana " ucap Tiara yang menguping.
"Sudahlah siapakah berkas pernikahan kalian, biarkan Karin menggunakan wali hakim "
Jangan lupa untuk mampir di karya author yang lain dan mohon koreksinya 🙏
__ADS_1