
Sedangkan di mansion utama milik keluarga SWITH, seorang wanita paruh baya dan satu orang pria tampan yang juga ikut serta membantu memasak.
"Ma ini bagaimana" ucap Michel.
Ya, dia yang ikut andil dalam membantu masak apa yang di inginkan buah hatinya, sedangkan Karin duduk diam memperhatikan apa yang akan suaminya lakukan.
"Begini nak Michel " ucap Amelia, sambil mencontohkan bagaimana kupas petai pada menantunya.
"Sini biar Michel coba ma " ucap Michel.
"Bisa " ucap Amelia Setelah melihat menantunya mengupas petai
"Bisa " ucap Michel.
Saat mereka sibuk dengan bahan makanan, tiba-tiba dari arah depan terdengar suara langkah kaki .
Mereka langsung memandang siapa yang datang, dan di sana Karin yang bergelut manja di tangan kekar Deva.
"Kalian sudah pulang " ucap Amelia.
"Sudah, kalian juga sudah pulang " ucap Karin.
"Iya sudah " ucap Michel.
"Mama ingin buat apa " ucap Karin saat sudah mendekat dengan Amelia.
"Ini, Tiara ingin makan petai " ucap Amelia.
"Petai " ulang Karin.
"Karin juga mau " ucap Karin.
"Baiklah tunggu di sana biar kami selesai kan " ucap Amelia.
"Tapi Karin ingin makan masakan mas Dave ma, apa boleh " ucap Karin.
Amelia langsung mengerutkan kening bingung, kenapa putri dan menantunya aneh begini.
Sedangkan Tiara yang duduk di kursi hanya diam memperhatikan suaminya yang sedang berkutik dengan petai.
"Sayang, aku tidak bisa masak " ucap Dave
"Karin tidak menerima penolakan, pokoknya Karin ingin makan masakan mas Dave " ucap Karin merajuk
"Sudah lah, kakak ipar turuti saja darai pada ngiler " ucap Michel.
"Ngiler " ulang Amelia.
Upzzz,,,, Michel langsung menutup mulutnya saat hampir saja keceplosan .
"Tidak , tidak ini petai nya sudah selesai apa lagi ada lagi " ucap Michel mengalihkan topik pembicaraan.
"Sudah itu saja, Dave ayo bantu mama " ucap Amelia.
"Baiklah " pasrah Dave
Karin langsung menghampiri Tiara yang dari tadi duduk di kursi meja makan, sambil memperhatikan suaminya .
"Bagaimana " ucap Karin pelan.
"Apa " ucap Tiara.
__ADS_1
"Tidak tidak " ucap Karin.
Tapi melihat adik ipar nya yang berkutik di dapur seakan dia mengerti jika ini keinginan seseorang yang hadir di rahim mereka masing-masing.
Dan untuk pertama kali nya, dapur mansion utama milik SWITH di campuri oleh orang orang tampan.
*****
Sedangkan di sana, seorang pria dan wanita yang sedang berada di sebuah taman rumah sakit jiwa dengan boneka yang ada di gendongan wanita cantik tersebut dan kertas kertas yang berserakan di sana .
"Sayang minum susu nya " ucap wanita pada boneka di gendongan nya.
"Kamu ngantuk ya sayang, ayo kita bobok " ucap nya lagi.
Sedangkan pria yang berada tak jauh dari wanita tersebut sedang mencoret-coret kertas yang berserakan.
"Kalian mau minta tanda tangan lagi " ucap nya sendiri.
"Dasar kampungan " ucap nya lagi.
"Hahahaha " dan tanpa sebab dia tertawa sekerasnya nya.
Sedangkan seorang pria yang merekam semua Vidio itu, dan langsung mengirim nya pada seseorang .
"Kasian sekali dia " ucap pria yang berada tak jauh dari pagar rumah sakit jiwa .
Setelah selesai mendapatkan apa yang dia mau, dia langsung pergi dari sana dan kembali mansion nya.
****
Sekarang giliran bintang-bintang yang memperlihatkan cahaya nya, Setelah matahari menyembunyikan diri.
Masing-masing dari pria tampan membawa hasil masakan nya yang di dampingi oleh Amelia.
"Sayang ini " ucap Dave menyerahkan hasil masakan nya.
Mata Karin langsung berbinar melihat hasil masakan suami nya.
"Terima kasih sayang " ucap Karin bahagia.
Dan tak ingin kalah, Michel juga menyerahkan hasil masakan nya pada istri tercinta.
"Sayang ini petai cumi hasil masakan suamimu " ucap Michel.
"Terima kasih sayang " ucao Tiara.
"Ayo kita mulai " ucap Amelia.
makan malam berjalan dengan hikmat, apa lagi dia orang bumil yang semangkin lahap makan hasil masakan dari suaminya.
Setelah selesai mereka makan malam, mereka langsung menuju ruang keluarga dengan Karin yang selalu nempel pada suaminya.
" Tiara, Karin mama lihat akhir-akhir ini kalian sedikit aneh " ucap Amelia.
Michel yang sudah tau arah pembicaraan mama mertua nya langsung menatap Tiara yang sibuk mengunyah Snack .
"Iya Dave juga mereka begitu " ucap Dave bingung.
__ADS_1
"Ma, mas ada yang ingin Karin bicarakan " ucap Karin.
"Apa itu katakan " ucap Amelia.
"Karin hamil " ucap Karin.
Satu, dua tiga detik baru mereka diam dan akhirnya Dave langsung memeluk tubuh istrinya.
"Sayang kau hamil , sudah berapa bulan" ucap Dave bahagia.
"3 Minggu " ucap Karin.
"Selamat kakak ipar " ucap Tiara.
"Sayang " Amelia langsung memeluk tubuh menantu nya.
"Terima kasih sudah memberikan cucu untuk mama, jaga dia " ucap Amelia.
"Karin akan menjaga nya seperti Karin menjaga diri Karin sendiri " ucap Karin.
"Emmm,,,Tiara juga ingin bicara sesuatu " ucap Tiara tiba-tiba.
Mereka langsung memandang Tiara yang membuka suara.
"Apa yang ingin kau bicarakan sayang " ucap Amelia.
"Ini buka lah " ucap Tiara menyerahkan sebuah amplop coklat.
Amelia langsung mengambil amplop coklat yang di berikan putrinya dan langsung membukanya.
"Sayang " ucap Amelia.
Tiara mengangguk saat Amelia tidak menyelesaikan ucapannya, dan langsung memeluk tubuh putrinya.
"Sayang selamat sayang " ucap Amelia.
"Sudah berapa lama " ucap Amelia setelah mengurangi pelukan.
"Baru satu Minggu " ucap Tiara.
"Mama akan punya dua cucu sekaligus, terima kasih tuhan " ucap Amelia.
"Jaga dia baik-baik " ucap Amelia.
"Tiara akan menjaga nya seperti Tiara menjaga diri Tiara " ucap Tiara .
Semenjak mengetahui kehamilan menantu dan cucu nya, wajah Amelia semangkin berseri-seri .
Sedangkan Dave yang melihat ponsel nya tersenyum miring .
"Ada apa " ucap Karin.
"Tidak sayang " ucap Dave langsung menyembunyikan ponsel nya.
Tentu saja Dave tersenyum saat melihat Vidio dari seseorang, di mana Alvin yang gila dan begitupun dengan Maya istrinya.
Saat Alvin kecelakaan detak jantung nya berhenti dan mereka mengira sudah meninggal, tapi siapa sangka saat sudah di beri pertolongan pertama detak jantung nya kembali berdetak dan sayang saat kepalanya terbentur dengan kuat menyebabkan dia menjadi gila.
Sepertinya itu sudah cukup balasan dari tuhan untuk mereka yang jahat pada adik nya, selesai satu masalah untuk mereka .
Jangan lupa untuk mampir di karya author yang lain dan mohon masukan dan saran nya KK 🙏🏻
__ADS_1