Luka Yang Terdalam

Luka Yang Terdalam
Episode 35


__ADS_3

sedangkan seorang wanita paruh baya yang berada di ujung dunia, duduk di balkon kamar miliknya, sekali kali dia mengusap foto bayi lucu yang ada di tangan nya.


"mom ..... " ucap seseorang.


"apa yang mom pikirkan " ucap seseorang yang sudah berada di depan nya.


"son, sejak kapan kau ada di sini " tanya nya saat dia sadar dari lamunannya.


"baru saja, apa yang mom pikirkan " tanya nya khawatir, dan tanpa Sengahja dia melihat foto yang di pegang mommy nya.


jelas dia mengingat foto itu, orang yang sangat di nanti kedua orang tuanya tapi kebahagian nya tak bertahan lama saat saat mereka harus kehilangan seseorang yang ada di foto tersebut.


"mom masih memikirkan adik " tanya nya khawatir.


"bagaimana mom tak mengingat adik mu son, apa dia masih hidup atau sudah tiada ,,,, Hiks ,,,,,,, hiks ......." ucap nya sedih.


"mom, ini sudah 15 tahun lama nya tapat dengan kepergian daddy bagimana bisa adik hidup saat kejadian itu " ucap nya lagi.


"tapi kenapa hati mom selalu berkata jika adik mu masih hidup son "


"dan mom percaya itu , karna filing seorang ibu tidak pernah salah seberapa lama pun kejadian itu di hati ibu adik mu masih ada, setiap hari mom merasakan sakit di sini son, tunjuknya pada hati nya sendiri, seakan akan adik mu tidak baik baik saja di sana " ucap nya sedih.


"mom, maafkan aku yang tak bisa menemukan adik ku, tapi aku berjanji akan terus mencari adik ku sampai ketemu " ucap nya mantap.

__ADS_1


"mom, berharap kau bisa menemukan adik mu secepatnya nak, dan perlu kau ingat dia memiliki tahi lalat di dahi nya, semoga itu bisa membantu mu nak " ucap wanita paruh baya yang duduk di kursi roda.


"dan satu lagi kau masih mempunyai kalung keluarga kita bukan, setengah dari hati kalung mu milik adik mu " pesan nya lagi.


"jelas aku mengingat itu mom, Mom harus istirahat sekarang " ucap nya sambil membawa wanita paruh baya yang duduk di kursi roda kedalam kamarnya.


setelah berbicara dengan mommy nya dia langsung pergi ke ruang kerja mendiang Daddy nya.


"jika benar kau masih hidup, aku berharap kau masih menggunakan kalung pemberian keluarga kita Tiara " ucap nya sambil memegang kalung di tangannya.



"tetap di sana adik ku, tunggu kakak tidak berguna mu ini menjemput mu " ucap nya mantap.


****


sedangkan dua orang wanita yang sedang asik menikmati makanan nya, langsung terbatuk-batuk tanpa sebab.


"uuhuuukk ....... uuhuuuk "


"hey ,, ada apa dengan mu " ucap Karin, dengan sigap membantu Hana yang terdesak makanan, anggap saja seperti ini ya guys.


__ADS_1


"bagaimana bisa sampai kau tersedak begini " ucap Karin khawatir, setelah Hana sudah mendingan dari tersedianya.


"minum lah " perintahnya lagi, Hana langsung minum air yang sahabatnya berikan pada nya.


"terima kasih " ucap Hana setelah meneguk setenah air dari gelas tersebut.


"bagaimana bisa kau tersedak begini " tanya Karin lagi.


"aku juga tidak tau Karin, tapi aku merasa ada seseorang yang sedang membicarakan ku " ucap Hana.


"apa dia penggemar berat mu " tanya Karin penasaran.


"aku tidak punya penggemar berat karin " ucap Hana.


" ah, tidak mungkin kau tidak mempunyai penggemar berat secara cantik begini " ucap Karin.


"dan kau lebih cantik dari ku " ucap Hana lagi.


"baik lah aku terima atas pujian dari mu " ucap Karin bahagia.


...****happy reading guys ****...


...jangan lupa untuk terus mendukung karya author yang lain nya 🥰 jangan lupa untuk bahagia 😍...

__ADS_1


__ADS_2