Luka Yang Terdalam

Luka Yang Terdalam
Episode 112


__ADS_3

Bughhhh


Sedangkan Dave dengan bodyguard nya yang mengikuti itu langsung menghentikan motornya saat mobil yang mereka kejar, menabrak pohon besar.


"Cepat telpon ambulance " perintah Dave.


sedangkan dia langsung menghampiri mereka yang ada di dalam.


"Tolong bantu aku " ucap Dave , pada warga yang mulai berdatangan.


"Nyonya bertahan lah " ucap Dave, pada wanita paruh baya yang sudah berlumur darah.


Wanita yang Dave tolong tak menjawab, tapi dia tersenyum sangat indah bahkan senyum itu seakan dia mengingat senyum istrinya.


"Maaf ,,,,, Aku ti-tip putri ku " ucap wanita itu terbata, dan pelan pelan mata itu mulai redup.


"Nyonya, sadar lah ingat putrimu " ucap Dave.


Sedangkan pria yang mengemudi mobil sudah tidak sadarkan diri dengan gak kalah parahnya.


Saat ambulance Sampai mereka langsung membawa sepasang paruh baya itu menuju rumah sakit.


"Kau ikuti ambulance itu, aku akan menyusul mu " ucap Dave .


Bodyguard nya, memasuki mobil ambulance sedangkan Dave yang membawa motor menuju mansion.


****


Sedangkan di mansion utama milik keluarga SWITH, tiga orang wanita cantik yang sedang menikmati rujak nya, tiba-tiba .


prankkkk


"Astaga " kaget Karin.


"Sayang kau tidak apa-apa " ucap Amelia.


"Karin kau tidak apa-apa " ucap Tiara.


"Tidak, tapi kenapa aku jadi kepikiran dengan mommy " ucap Karin.


Mendengar ucapan Karin, mereka Langsung mendekat dan memeluknya.


"Doakan saja jika mommy mu baik-baik saja sayang " ucap Amelia.

__ADS_1


sedangkan seorang pria yang baru saja sampai dengan peluh yang bercucuran langsung menghampiri mereka.


"Kakak " ucap Tiara.


"Sayang, ayo kita kerumah sakit " ucap Dave


Deg ...


Jantung Karin arakan mau lepas pada tempatnya, entah kenapa perasaan nya semangkin tidak enak dan kepikiran dengan mommy nya.


Mereka tidak menjawab, tapi mereka membantu Karin yang sudah bangun dari duduk nya.


Saat di perjalanan pun Karin juga diam, walah tidak di beri tahu siapa, tapi hatinya berkata jika mommy nya tidak baik-baik saja.


"Sini biar aku bantu " ucap Tiara, saat mereka sudah sampai di lobi rumah sakit.


"Tuan " lambai bodyguard nya.


Mereka langsung menuju ruang UGD saat bodyguard nya melambaikan tangan .


"Bagaimana " ucap Dave


Bodyguard nya menggeleng kepala sebagai jawaban atas pertanyaan tuan nya.


"Karin duduk lah " ucap Tiara.


"Bagaimana keadaan nya " ucap Dave to the point.


"Maaf tuan, Pasien laki-laki tidak bisa di selamat kan karna benturan yang dia alami sangat keras " ucap dokter cantik.


"Mommy" ucap Karin tiba-tiba.


"Maafkan kami Tuan " ucap dokter lagi.


"Mommy,,,, Hiks ,,,, Hiks" pecah sudah air mata Karin.


"Sayang tenangkan diri mu " ucao Amelia yang memeluk tubuh menantunya.


"Kami boleh melihat nya " ucap Dave.


"Tentu saja, silahkan tuan " ucap dokter cantik itu.


Mereka semua langsung masuk ke ruangan tersebut, di sana ada dua orang yang sudah di tutup Karin putih.

__ADS_1


Pelan-pelan Karin yang membuka kain putih, dan sebelum itu dia sudah menghapus air mata nya, dan saat sudah dia buka wajah mommy nya yang sudah pucat bahkan darah segar masih mengalir dari telinganya yang di tutup dengan kain kapas.


"Mommy " ucap Karin langsung memeluk tubuh kaku ibunya.


"Sayang tenangkan diri mu " ucap Dave.


"Mommy Karin ikhlas jika mom pergi, maaf jika Karin masih belum bisa menjadi anak yang mom inginkan " ucap Karin .


"Mommy tahu di sini ada cucu mommy " ucap Karin membatin, sambil dia mengusap perut datar nya.


"Karin sayang mommy " ucap Karin.


Cup


Sebelum dia menutup wajah ibunya, karin mencium lama kening ibu nya untuk yang terakhir kalinya.


Dan setelah selesai, Karin menuju seseorang yang juga di tutup kain putih di samping brankar ibunya.


"Dad " ucap Karin,saat sudah membuka kain yang menutup wajah Daddy nya.


Tak jauh berbeda, keadaan Daddy nya bahkan lebih parah dari mommy nya, kepala yang pecah dia yakin benturan yang di terima daddy nya sangat keras.


Cup


Karin, tak mengucapkan kata sepatah pun tapi dia hanya mencium lama kening Daddy nya.


Saat sudah selesai mereka langsung membawa mayat kedua orang tua Karin menuju Mension utama milik keluarga SWITH dan akan di kebumikan sore hari.


****


Saat sore harinya, mereka langsung memakan kan kedua orang tua Karin di salah satu tempat pemakan yang berada tak jauh dari mansion.


Dan setelah selesai proses pemakaman semua warga langsung pergi dan tinggal mereka yang masih di sana.


"Semoga mom dan daddy di tempat kan di tempat yang indah di sana " ucap Karin membatin.


"Karin ikhlas jika mom dan Daddy pergi untuk selamanya nya, Karin tidak akan lupa dengan semua kebaikan yang sudah mom dan dad berikan pada Karin " ucap Karin lagi.


"Sayang ayo kita pulang " ucap Dave.


"Ayo " ucap Karin.


Mereka semua langsung pulang menuju mansion utama milik keluarga SWITH.

__ADS_1


jangan lupa untuk mampir di karya author yang lain dan mohon masukan dan saran nya KK


Note : Sejahat jahat nya orang tua mu dia tetap orang tua mu, jangan pernah membenci bahkan dendam pada orang tua mu karna tanpa diri nya kau tidak akan pernah ada di dunia ini 🙏🏻


__ADS_2