Luka Yang Terdalam

Luka Yang Terdalam
Episode 86


__ADS_3

Sedangkan Karin yang sedang menikmati kue nya, dan sambil memainkan Instagram tiba-tiba notivikasi seseorang mengikutinya.


"Dia mengikuti ku " ucap Karin, bahkan dia sampai menghentikan makan kue nya.


"Apa sekarang dia sedang mencari info tentang ku " tebak Karin.


"Ah tidak mungkin, PD sekali diri ku, pria setampan dia mana mungkin mau dengan ku " ucap Karin lagi.


"Pria mana yang tak menyukai mu " ucap seseorang yang entah sejak kapan berada di ruangan nya.


"Saputra sejak kapan kau berada di sini " ucap Karin.


"Baru saja, dan lebih tepatnya sejak kau bicara tentang pria mana yang menyukaimu " ulang Saputra.


"Oh, lalu ada apa kau ke ruangan ku " ucap Karin.


"Ya ampun bisa kau sopan sedikit dengan atasan mu " ucap Saputra jengkel.


"Maaf pak direktur " ucap Karin.


"Hahaha,, aku hanya bercanda dengan mu jangan di anggap serius " ucap Saputra.


"Sudahlah, katakan apa maksud kedatangan mu ke mari " ucap Karin lagi.


"Tapi sebelum itu apa aku boleh minta kue mu, sepertinya enak " ucap Saputra .


"Enak saja, tidak boleh " Karin langsung menutup tempat bekal nya.


"Ya ampun pelit sekali " ucap Saputra.


"Tentu saja, ini kue buatan sahabat ku tidak sembarang orang bisa mencicipi nya " ucap Karin lagi.


"Sahabat mu, maksud mu si cengeng itu " ucap Saputra.


Bughhhh


"Oh my God wajah tampan ku " ucap Saputra , saat map besar mendarat sempurna di wajahnya.


"Jaga ucapan mu, kau menghina nya bearti kau juga menghina ku " ucap Karin marah.


"Sorry aku tidak bermaksud, tapi boleh kau aku bertemu dengan nya " ucap Saputra.


"Jangan bilang kau melukai hati nya, jika itu benar terjadi kau yang akan ku beri pelajaran " ucap Karin.


"Maaf " sesal Saputra.


Bughhhh


Lagi, map lebih besar sempurna mengenai wajah tampan nya.


"Kau tidak punya hati " ucap Karin marah.


"Maaf aku tidak bermaksud, aku tidak setuju dengan perjodohan mom dan ibu sahabat mu " ucap Saputra.


"Kau tidak melukai hati sahabat ku, tapi kau juga melukai hati Tante Amelia, keluar kau dari ruangan ku sekarang " ucap Karin tegas.


"Maaf, aku tidak bermaksud melukai hatinya " ucap Saputra.


"Camkan baik-baik ucapan ku, suatu saat kau akan menyesal sudah menolak perjodohan itu " ucap Karin.

__ADS_1


*****


Sedangkan di mansion khusus nya di kamar Tiara, mereka sedang membereskan semua barang barang Tiara untuk pergi ke London.


"Ma, kenapa mama selalu diam " ucap Tiara.


"Tidak sayang " ucap Amelia.


"Ma, sudah lah lupa kan ucapan pria tadi, jangan buat Tiara tidak tenang di London atau Tiara tidak usah pergi saja " ucap Tiara.


"Tidak sayang, mama akan melupakan semua " ucap Amelia.


"Senyum dong ma, biar Tiara tenang di sana " ucap Tiara lagi.


"Aaa,,,,, begitu kan cantik " ucap Tiara saat melihat Amelia tersenyum manis.


"Sedang apa sih sampai tidak menyadari ku dari tadi di sini " ucap Dave yang berada di ambang pintu.


"Kakak " ucap Tiara.


"Dave kemari lah nak " ucap Amelia.


"Mama nangis " ucap Dave, saat sudah mendekati dua orang wanita kesayangan .


"Tidak, mama hanya bahagia sudah bisa berkumpul lagi, tapi kita akan berpisah sementara waktu dengan adikmu " ucap Amelia sedih.


"Ma, Tiara hanya pergi kuliah saja di sana jika Tiara tidak punya jadwal padat Tiara akan pulang ke sini " ucap Tiara lagi.


"Tiara benar ma, hanya 4 tahun saja " ucap Dave.


"Kakak benar ma, secepat mungkin Tiara akan menyelesaikan kuliah Tiara " ucap Tiara.


"Janji " ucap Tiara.


"Jika Tiara sibuk, kita yang akan pergi ke sana ma " ucap Dave.


"Benar apa kata kakak " ucap Tiara.


"Baiklah, ayo kita selesaikan habis ini kita makan malam " ucap Amelia.


Benar saja setelah mereka selesai membantu membereskan barang putrinya, mereka langsung menuju meja makan, hari ini adalah hari terakhir mereka akan makan malam bersama dengan putrinya.


*****


Sedangkan di keluarga PRAYITNO mereka sedang melangsungkan acara makan malam bersama, tapi tiba-tiba terdengar suara seseorang.


"Bagaimana kabar mu kawan " ucap seseorang yang duduk di samping istri nya.


"Tidak, ini tidak mungkin " ucap Winata .


"Dad ada apa " ucap mereka panik.


Tapi saat Winata lihat kembali, orang yang duduk di samping istrinya menghilang .


"Air " ucap Winata langsung meneguk air putih yang istrinya berikan.


"Are you okey dad " tanya mereka .


"Tidak, tidak " ucap Winata.

__ADS_1


Mereka langsung melanjutkan acara makan malam nya, yang sempat tertunda, tapi Winata diam diam melihat kursi yang kosong di samping istrinya.


"Bagaimana bisa dia ada di sini " ucap Winata membatin.


Sedangkan salah satu maid yang berada tak jauh dari meja makan, tersenyum miring, Pelan pelan obat yang selalu dia berikan bereaksi.


"Dad ingin istirahat " ucap Winata, setelah menyelesaikan makan malam nya.


"Dad bisa sendiri kan " ucap Riska.


"Bisa " ucap Winata.


Sebelum Winata istirahat, dia menuju kamar mandi ingin membersihkan wajah dan menggosok gigi sebelum tidur, tapi saat dia ingin memulai gosok gigi di balik cermin ada seorang pria.


"Kau bahagia " ucap nya.


"Tidak, ini tidak mungkin " ucap Winata lagi.


"Kenapa tidak mungkin, aku datang ingin meminta pertanggung jawaban dari mu " ucap pria yang berada di belakang nya.


"Tidak tidak " teriak Winata.


"Dad, apa yang terjadi " ucap Riska yang menyusul suaminya.


"Daddy, ada apa " ucap Riska lagi.


"Mom dia datang " ucap Winata.


"Siapa yang datang dad, siapa " ucap Riska lagi.


"Mom, apa yang terjadi sama Daddy " ucap Alvin yang mendengar teriakan mommy nya.


"Tolong bantu mommy " ucap Riska lagi.


"Dad, ayo bangun lah " ajak Alvin membantu mengiringi tubuh Daddy nya yang lemas tak berdaya.


"Dad istirahat lah " ucap Alvin lagi.


"Mom, jika terjadi sesuatu panggil Alvin di kamar Alvin " ucap Alvin, sebelum keluar dari kamar kedua orang tua nya.


"Baiklah " ucap Riska.


"Mas ada apa " tanya Maya saat sudah melihat suaminya datang di di kamar nya.


"Entahlah, Daddy akhir-akhir ini sedikit aneh " ucap Alvin.


"Memangnya kenapa " tanya Maya.


"Iya, mom selalu bertingkah aneh seperti di hantui " ucap alvin.


"Maksud mas, Daddy di guna-guna begitu "ucap Maya.


"Entah lah, di bilang iya masak zaman sekarang masih menggunakan hal kuno seperti itu sih " ucap alvin lagi.


"Tapi kata mas, dad berbeda " ucap Maya.


"Iya sayang, tapi biarlah nanti dia cari tau lagi " ucap Alvin.


"Ayo kita tidur mas " ajak Maya.

__ADS_1


Jangan lupa untuk mampir di karya terbaru author yang berjudul Lady Queen 🤗💞


__ADS_2