Luka Yang Terdalam

Luka Yang Terdalam
Episode 36


__ADS_3

setelah mereka menyelesaikan makan siang nya bersama, Karin bersiap siap untuk pergi karna dia mendapat telpon mendadak.


"Han maaf jika aku tidak bisa menemanimu lebih lama lagi, aku harus pergi karna dapat telpon dari rumah sakit " ucap Karin tak enak.


"tidak apa-apa kar, seharusnya aku yang minta maaf sudah terlalu sering merepotkan mu " ucap Hana tak enak hati.


"tidak,,,,,,tidak aku sama sekali tidak merasa di repot kan dalam hal itu jangan merasa tidak enak begitu kita sahabat bukan jadi kita harus saling membantu " ucap Karin.


"baik lah aku harus pergi sekarang, dan ingat kau harus istirahat jangan membuat kau merasa lelah " pesan Karin sebelum pergi dari rumah Hana.


"baik buk docter, akan aku laksanakan " ucap Hana patuh.


"ada-ada saja kau Han, baik lah aku permisi " pamit Karin, dan langsung masuk ke dalam mobil sport miliknya.


"hati hati Karin " pesan Hana, Karin hanya melambaikan tangan merespon ucapan sahabatnya dan tak butuh waktu lama dia langsung melajukan mobil miliknya.


setelah melihat kepergian sahabatnya, Hana langsung masuk kembali ke rumah minimalis miliknya dan setelah mengunci pintu Hana langsung kembali ke kamar nya.


"aku harus istirahat biar besok bisa masuk bekerja, sebelum Karin mencari orang lain karna aku sakit " ucap hana.

__ADS_1


****


saat Hana sudah berada di kamar nya bukan nya tidur dia hanya ubah posisi tidur nya, Hana langsung bangun dari tidur nya.


jika kalian berpikir dia akan memikirkan mantan suaminya, tidak kalian salah besar , dia tidak memikirkan itu tapi ada sesuatu yang mengganggu pikirannya akhir akhir ini.


"kenapa dia selalu kepikiran dengan kedua orang tua nya , tapi dia tak mengetahui rupa nya "


"ada apa sebenar nya "


"kenapa dia mengingat mommy nya "


"bagaimana rupa kedua orang tuanya"


"apa mereka masih hidup " di saat dia memikir kan itu kenapa kepala nya selalu pusing tanpa sebab.


"auuuu ..... " pekik nya, sambil meremas rambut nya sendiri, dia berharap dengan begini pusing nya sedikit hilang.


"kenapa kepala ku tiba-tiba pusing begini " ucap hana.

__ADS_1


****


sedangkan pria di ujung sana yang duduk di kursi kebesaran sambil memandang perusahaan perusahan kecil yang ada di bawahnya, ya karna dia berada di lantai 50 perusahaan terbesar mendiang Daddy nya.


"dad apa kau di sana sudah tenang di alam baru mu, pasti kau bahagia bukan tapi kenapa dad tak membawa ku sekali, KENAPA DAD " ucap nya membatin.


"bukan kah dad hanya bilang pergi sebentar tapi apa buktinya kau tak kembali, dan menumpukan semua nya untuk ku "


"dad tau tak hanya dad yang pergi adik perempuan ku juga ikut serta, di saat kami mendapat kabar jika kau mengalami kecelakaan kami ingin menyusul mu tapi saat di jalan sepi ada mobil yang menghalangi jalan kami, siapa mereka dad , apa mereka ada hubungannya dengan kecelakaan mu dad " ucap nya sambil mengusap foto pria yang ada di tangannya.


"aku akan berjanji pada diri ku sendiri, aku akan mendapatkan adik ku kembali " tekat nya.


"mommy saja yakin jika adik perempuan ku masih hidup, lalu kenapa aku tidak "


"jika seorang ayah meninggalkan mu lebih dahulu, bagi anak perempuan mereka sudah kehilangan cinta pertamanya, tapi bagi anak laki-laki jika ayah nya meninggal seakan dia juga kehilangan arah pada hidup nya "


"dimana pun kau berada tunggu kakak "


****happy reading guys ******

__ADS_1


semoga suka dengan cerita nya, dan jangan lupa untuk dukung terus karya author yang lain nya 🙏😍


__ADS_2