Luka Yang Terdalam

Luka Yang Terdalam
Episode 53


__ADS_3

"Apa ada informasi tentang adik mu " tanya Amelia, pada putra nya.


Dave yang awal nya menggenggam erat tangan Amelia langsung mengurangi pegangan nya, pertanyaan ini yang dia hindari dia pasti akan mencari adik perempuannya, walau di ujung dunia sekali pun pasti dia dapatkan.


"Apa masih belum ada " tanya Amelia lemah.


"Mom, secepat nya Dave akan mendapatkan adik perempuan Dave tapi mom yang sabar sedikit lagi, besok Dave sendiri yang akan datang ke tempat yang Dave dapat " ucap Dave.


"Mom ingin ikut " ucap Amelia semangat, setidaknya mereka memiliki titik terang putri kecilnya.


"Mom, ini terlalu berbahaya untuk mom, banyak yang mengetahui keberadaan kita, Dave tak ingin jika mereka masih mengincar dari salah satu antara kita " ucap Deva waspada.


"Tapi mom juga ingin ikut mencari keberadaan adik mu " ucap Amelia lemah.


"Mom, mom percaya dengan Dave " tanya Dave lagi, Amelia mengangguk.


"Jika mommy percaya dengan putra mom ini, Dave mohon untuk ini biarkan Dave yang mencari adik perempuan Dave "


"Dave janji, jika Dave sudah menemukan Tiara, Dave akan langsung membawa nya kehadapan mommy " ucap Dave meyakinkan.


"Baik lah, mom serahkan pada mu nak, tapi boleh jika mom pergi jalan jalan, mom rindu dengan tempat tempat yang ada di sini " ucap Amelia, Dave diam mempertimbangkan keinginan mommy nya.


"Baik lah, mom di mansion saja " ucap Amelia lemah, dia langsung bangun dari duduk nya tapi tertahan oleh tangan kekar, siapa lagi jika bukan putra nya.

__ADS_1


"Jika mom ingin pergi ke luar, mom harus di kawal oleh bodyguard " ucap Dave.


"Nak, mom tak ingin menjadi pusat perhatian pengunjung mall " ucap Amelia.


"Mom, Dave mengenggem tangan putih Amelia, mom boleh pergi dengan perawat tapi tetap harus di awasi bodyguard " ucap Dave final.


"Baik lah, besok mom akan pergi " ucap Amelia lagi.


"Tapi ingat harus hati-hati apapun yang terjadi langsung hubungi Dave " pesan nya lagi.


"Siap boss " ucap Amelia hormat ala militer, Dave yang melihat mommy nya bahagia dia turut bahagia.


*****


ceklek


"ehmmmm ...... " ucap seseorang yang masih berada di ambang pintu.


"Enak banget ya, kerja nya hanya duduk " ucap seseorang dengan sinis.


"Berapa kau membayar ibu Karin untuk mendapatkan jabatan ini" ucap nya sinis.


"Nia masuk lah dahulu, kita bicara baik-baik " ucap Hana lembut, ya Nia rekan kerja yang tak pernah menyukainya.

__ADS_1


"Jangan sok baik dengan ku " ucap Nia sinis.


"Maaf maksud mu apa Nia " ucap Hana bingung.


"Liat lah, kau bodoh atau memang pura pura bodoh, aku perhatikan kau lagi ada masalah, apa kau sudah kehilangan uang butik ini " ucap Nia tanpa sadar.


"Bagaimana dia bisa tau padahal aku tak pernah beritahu siapa " Hana membatin.


"Siapa yang kehilangan uang " ucap seseorang.


"Ibu Ka,,,,,Rin " ucap Nia terbata.


"Nia apa kau tak bekerja, bukankah di luar sana costumer lagi ramai " tanya Karin, ya dia yang datang ke butik.


"Maaf Bu, saya ada perlu dengan Bu Hana " bohong Nia lagi.


"Apa sudah selesai urusan nya " tanya Karin lagi.


"Sudah Bu, mari saya permisi " ucap Nia pamit, setelah kepergian Nia di ruangannya Karin lngsung menutup pintu.


"Aku dengar ada yang kehilangan uang "


HAPPY READING GUYS 💞 MAAF JIKA MASIH BANYAK KATA YANG TYPO DAN JANGAN LUPA UNTUK SAKSIKAN PART SELANJUTNYA 😊

__ADS_1


__ADS_2