
4 tahun kemudian
Wanita cantik yang berkacamata sedang mendorong koper besar miliknya.
Tak ada yang menjemput nya, dia Sengahja melakukan itu untuk memberikan kejutan pada keluarga nya.
"Nona " ucap supir taksi.
"Ini kopernya " ucap Tiara, ya dia Tiara yang kembali ke tanah air dengan penampilan berbeda.
"Maaf nona ke mana kita akan pergi " ucap supir taksi.
"Pergi ke restoran yang tidak jauh dari rumah sakit " ucap Tiara.
"Baik nona " ucap tukang supir.
Saat di perjalanan Tiara mengaktifkan ponselnya yang selama di perjalanan dia nonaktifkan.
"Ya Tuhan banyak sekali " ucap Tiara.
Michel 💖
Sayang apa kau sudah sampai
Sayang kenapa tidak di balas
Sayang jangan buat aku khawatir
Sayang
Sayang apa kau terluka
Jika itu terjadi aku akan membunuh mereka
sayang balas lah
sayang aku mohon
Sayang jika aku sudah menyelesaikan pekerjaan ini dan masih belum juga di balas maka aku akan terbang ke sana
Aku tidak main-main sayang
Sayang
Balas lah
Sayang aku tidak ingin kehilangan mu
Sayang
Tiara 💞
Maaf sayang, ponsel ku baru saja aktif
Michel 💖
Sayang kau membuatku cemas, aku sudah di bandara
Tiara 💞
Ingin pergi kemana
Michel 💖
Tentu saja menyusul mu sayang, aku sudah merindukan mu
Tiara 💞
Aku baru saja pulang Michel bagaimana sudah merindukan ku, dan ini juga belum 24 jam kau sudah rindu dengan ku.
Michel 💖
Aku akan menyusul mu
Tiara 💞
Baiklah sayang, datang lah kemari maka aku akan mengembalikan cincin ini
Michel 💖
Tidak sayang, baiklah aku akan menyelesaikan tugas ku batu aku menyusul mu sayang
Tiara 💞
Good baby, aku ingin makan
__ADS_1
Michel 💖
Ah,,,aku jadi rindu makan bersama, nonton, membantumu mengerjakan tugas kuliah
Tiara 💞
Terima kasih sudah membantuku selama di sana
Michel 💖
Baiklah, aku harus ke kantor jangan lupa mengabariku sayang
Tiara hanya membacanya saja dan memasukan ponselnya dalam tas jinjing yang dia bawa.
"Pak masuklah dan makan bersama saya " ucap Tiara.
"Maaf nona saya sedang puasa " ucap supir.
"Oh,,,,maaf pak saya tidak tau " ucap Tiara tidak enak.
"Tidak masalah nona, bapak akan menunggu mesjid saja sekalian bapak sholat Zuhur " ucap supir.
"Baiklah pak, saya makan sebentar " ucap Tiara.
"Oh iya ini kartu nama saya, jika bapak sudah selesai hubungi saya biar bapak tidak menunggu lama " ucap Karin menyerahkan kartu nama nya.
"Baik nona " ucap nya.
"Saya masuk dulu " ucap Tiara.
Sedangkan sepasang kekasih yang sudah selesai menikmati makan siangnya.
"Karin, kapan aku bisa menemui kedua orang tua mu " ucap Dave yang entah ke sekian kali nya.
"Dave mereka tidak akan mau menikahkan ku " ucap Karin lagi.
"Kenapa, kau putrinya Karin sampai kapan kita akan terus berpacaran seperti ini " ucap Dave lagi.
"Nanti akan ku coba lagi " ucap Karin.
"Sini biar aku yang menghubunginya " ucap Dave.
"Dia tidak akan menjawab nomor asing Dave " ucap Karin lagi.
"Carilah wanita lain yang lebih sempurna dari ku Dave, aku tidak pantas untuk mu Keluarga ku tidak seperti keluarga mu yang harmonis, bahagia " ucap Karin menunduk.
"Karin aku mencintaimu, keluarga mu biar kita jadikan pelajaran dan kita akan menciptakan kebahagiaan di keluarga kita " ucap Dave .
"Tapi jika kau tidak berhasil carilah wanita lain " ucap Karin.
"Itu tidak akan terjadi, aku pasti berhasil " ucap Dave yakin.
"Kau sendiri yang akan memberikan nomor telepon orang tua mu, atau aku sendiri yang mencari nya " ucap Dave.
"Jangan, ini " Karin langsung memberikan nomor telepon kedua orang tua nya.
Ya dia yakin kekasihnya dengan mudah mendapatkan nya, apa lagi hanya sebuah nomor telepon.
Sedangkan Tiara yang baru memasuki restoran yang sering mereka kunjungi saat bersama sahabat nya, dia mencari cari meja yang kosong tapi matanya langsung menangkap dua orang yang dia kenali, dan tanpa pikir panjang dia langsung menuju ke meja yang berada di pojok sana.
"Tiara " ucap Karin langsung memeluk tubuh sahabat nya.
"Aku merindukanmu " ucap Karin.
"Aku juga " ucap Tiara.
"Duduklah " ucap Karin.
"Tiara bukannya kau kembali bulan depan " ucap Dave.
"Tadinya sih begitu tapi ternyata semuanya di percepat " ucap Tiara.
"Tadinya ingin memberi kejutan tapi sepertinya aku yang terkejut " ucap Tiara lagi.
"Tiara aku tidak bermaksud menyembunyikan ini pada mu " ucap Karin.
"Sudah berapa lama " ucap Tiara.
"Saat Michel datang melamar mu " ucap Dave.
"Astaga selama itu " ucap Tiara.
"Hehehe, sorry " ucap Karin.
"Tidak masalah, tapi kalian harus mentraktir ku makan aku lapar " ucap Tiara.
__ADS_1
"Mbak " panggil Karin.
"Aku ingin makan makan yang terlezat di sini " ucap Tiara tanpa melihat menu.
"Ada yang lain nona " ucap pelayan.
"Tidak, dan iya satu bungkus kan paket komplit ya mbak" ucap Tiara.
"Baik nona " ucap pelayan lagi.
"Untuk siapa satu bungkusnya " ucap Dave.
"Untuk supir taksi " ucap Tiara.
"Kenapa tidak kau suruh masuk sekalian " ucap Dave.
"Dia sedang puasa, itu sebenarnya Tiara bungkus untuk dia berbuka " ucap Tiara.
"Oh " ucap mereka.
"Sampai mana hubungan kalian " ucap Tiara.
"Ya gini gini saja " ucap Dave .
"Gini maksudnya bagaimana, tidak ingin ke jenjang serius " ucap Tiara.
"Tanya sahabat mu " ucap Dave.
"Karin ada apa, apa ini tentang kedua orang tua mu " ucap Tiara pelan, Karin mengangguk .
"Jangan pernah merasa sendiri, anggap kami keluarga mu " ucap Tiara langsung memeluk sahabatnya.
"Maaf mba ini pesanan " ucap pelayan.
"Terima kasih " ucap Tiara langsung melepaskan pelukan nya.
"Karin, percayalah pada ku jika kita akan segera menikah " ucap Dave.
"Aku percaya padamu " ucap Karin.
Setelah selesai Tiara menghabiskan makan siang nya, mereka langsung pergi karna jam istirahat Karin sudah habis dia akan melanjutkan tugasnya sedangkan Tiara dan Dave langsung menuju mansion, tapi sebelum itu Tiara menghampiri taksi.
Tok Tok Tok
"Sudah selesai nona " ucap supir langsung membuka pintu mobil.
"Sudah pak maaf jika saya lama " ucap Tiara.
"Tidak masalah nona " ucap supir.
"Oh iya, ini ada sedikit makan untuk bapak buka puasa nanti " ucap Tiara.
"Nona ini pasti mahal " ucap supir taksi.
"Tidak kok pak, ini tidak seberapa, oh iya saya turun di sini saja " ucap Tiara.
"Kenapa nona, apa bapak salah " ucap supir taksi.
"Tidak pak, kebetulan Kakak saya juga makan di sini jadi biar saya ikut bersama dengannya " ucap Tiara.
"Ah, baiklah nona ini koper nya " ucap supir taksi .
"Oh iya pak, kebetulan saya tidak bawa uang tunai bagaimana jika saya tranfer saja " ucap Tiara.
"Boleh nona " ucap supir taksi menyebutkan nomor rekening nya.
Ting
"Nona ini kebanyakan " ucap supir taksi .
"Anggap saja itu tips dari saya pak " ucap Taira.
"Tapi nona, saya sudah mendapat makan " ucap supir.
"Hanya makanan saja pak, saya hanya minta doa bapak jika urusan kakak saya di mudahkan " ucap Tiara.
"Semoga Tuhan membalas kebaikan and nona " ucap supir taksi.
"Tetapi kasih pak, saya pamit dulu " ucap Tiara.
"Hati-hati nona " ucap supir taksi .
Setelah mereka pergi dari area restauran mereka langsung menuju mansion utama.
Jangan lupa untuk mampir di karya author yang lain dan mohon koreksi nya 🙏
__ADS_1