Luka Yang Terdalam

Luka Yang Terdalam
Episode 102


__ADS_3

"Ha,,, Minggu depan " ucap Tiara dan Amelia bersamaan.


"Dave " ucap Karin.


"Sayang aku tidak menerima penolakan kali, ini ma tolong siapkan segalanya dan Dave akan urus berkasnya sekarang " ucap Dave .


"Sayang ayo kita pilih gaun, so dan lain nya " ucap Amelia.


"Ayo Karin aku akan membantumu " ucap Tiara.


"Mama, Tiara, Karin belum menyetujui ini semua " ucap Karin, saat di mereka langsung mengiringi Karin menuju sofa keluarga.


"Sampai kapan lagi sayang, ini sudah waktunya " ucap Amelia.


"Mama benar Karin, sudahlah tidak ada bantahan ayo kita cari gaunnya " ucap Taira semangat.


Amelia langsung menghubungi seseorang yang akan mengurus cetak kartu undangan, Tiara membantu memilih gaun tentu sesuai dengan apa yang di inginkan karin, Dave menyiapkan berkas.


Tidak perlu memerlukan waktu berhari-hari 5 ribu undangan sudah ada di depan mata, dan masing-masing dari bodyguard menyebarkan undangan pernikahan Dave.


****


Sedangkan di sana, di mansion keluarga Prayitno mereka semua sedang berkumpul memperhatikan cucu mereka yang sedang bermain di temani baby sitter nya.


"Maya terima kasih sudah memberikan kami cucu " ucap Riska tersenyum.


"Mommy tidak perlu berterima kasih, ini sudah seharusnya yang Maya lakukan " ucap Maya.


"Kalian tidak ingin nambah lagi " ucap Riska.


"Kami sedang berusaha mom " ucap Alvin.


"Baiklah, mom mengerti pada kalian " ucap Riska.

__ADS_1


"Dad " ucap alvin.


"Dad, mom sudah bilang istirahat saja di atas " ucap Riska.


"Daddy bosan mom, di atas seorang diri " ucap Winata.


"Mommy benar dad, dad kan sedang tidak sehat " ucap Maya.


"Dad sehat nak " ucap Winata.


Akhir-akhir ini Winata memang sering melamun, dan wajahnya sangat pucat saat mereka periksa dokter menyatakan ini hanya terlalu lelah saja.


Riska tidak jauh beda dengan suaminya , akhir-akhir ini dia sering merasakan pusing yang teramat dan saat di periksa dokter hanya bilang jika darah nya tinggi.


"Tuan, nyonya maaf mengganggu " ucap maid.


"Ada apa " ucap Riska.


"Ini ada undangan " ucap maid.


"Kurang tau tuan, tapi nama pria nya Dave putra Swith " ucap maid.


"Sini undangan nya " ucap Winata.


"Bukanya dia pengusaha sukses itu " ucap alvin.


"Dia mantan bos ku yang di model itu " ucap Maya.


"Wanita beruntung mana yang sudah menjadi istrinya " ucap Riska.


"Karin " ucap Winata saat melihat nama mempelai wanita.


Sedangkan di butik ternama, anggota keluarga SWITH sudah berada di sana.

__ADS_1


"Nyonya " sambut pemilik butik.


"Seperti yang saya ucapkan sebelum nya " ucap Amelia.


"Mari nona " ucap pemilik butik.


"Tiara kau ikut sekalian " ucap Amelia.


Tanpa membantah Tiara langsung mengikuti ke sebuah ruangan, sedangkan Amelia dia langsung cek WO yang sudah di siapkan sebelumnya.


Dan tak lupa mereka mengabari Michel dan anggota keluarganya yang ada di London .


Sedangkan Karin dan Tiara yang berada di dalam ruangan, di sana banyak gaun gaun cantik .


"Nona bagaimana dengan gaun yang ini " ucap pemilik butik menunjukan salah satu gaun terbaru yang ada di butiknya.


"Tiara bagaimana menurut mu " ucap Karin.


"Cantik, tapi aku lebih suka yang di sana " ucap Tiara.


"Kau pakai gaun yang di sana saja saat hari pernikahan ku " ucap Karin.


"Tidak, jika aku menggunakan gaun itu aku sudah seperti ingin menikah " ucap Tiara.


"Demi aku please, dan nanti aku menggunakan gaun yang ini kan hampir sama " ucap Karin.


"Jika kau tidak mau maka aku tidak mau juga, lebih baik aku menggunakan gaun yang ada di butik ku saja " ucap Karin.


"Jangan mama akan kecewa jika kau tidak menggunakan gaun yang sudah di siapkan , baiklah demi diri mu dan mama, aku akan menggunakan gaun ini " ucap Tiara.


"Gitu dong " ucap Karin tersenyum.


"Kami boleh mencobanya " ucap Karin.

__ADS_1


"Tentu saja nona " ucap pemilik butik.


Jangan lupa untuk mampir di karya author yang lain dan mohon masukan dan saran nya KK 🙏🏻💞


__ADS_2